<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis, Bos Tenda di Bekasi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah</title><description>Bos tenda hajatan berinsial ES (60) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kejadian itu menggegerkan warga setempat. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/10/338/3211780/tragis-bos-tenda-di-bekasi-ditemukan-tewas-bersimbah-darah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/10/338/3211780/tragis-bos-tenda-di-bekasi-ditemukan-tewas-bersimbah-darah"/><item><title>Tragis, Bos Tenda di Bekasi Ditemukan Tewas Bersimbah Darah</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/10/338/3211780/tragis-bos-tenda-di-bekasi-ditemukan-tewas-bersimbah-darah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/10/338/3211780/tragis-bos-tenda-di-bekasi-ditemukan-tewas-bersimbah-darah</guid><pubDate>Jum'at 10 April 2026 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/10/338/3211780/mayat-sqa0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/10/338/3211780/mayat-sqa0_large.jpg</image><title>Ilustrasi mayat (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Bos tenda hajatan berinsial ES (60) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kejadian itu menggegerkan warga setempat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat ditemukan, jasad korban tergeletak bersimbah darah dengan luka di tubuhnya. Polisi pun turun tangan untuk menyelidiki dugaan tindak pidana pembunuhan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi masih melakukan pendalaman terkait tentang peristiwa ini, apakah terjadi pembunuhan murni atau ada barang-barang yang diambil,&amp;quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (10/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kini, jenazah korban telah di evakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Proses autopsi dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi luka. Saat ini, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Peristiwa ini pertama kali terungkap pada Kamis, 9 April 2026 sekitar pukul 12.20 WIB di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti. Awal mula kejadian terkuak dari kecurigaan karyawan korban.&#13;
&#13;
Mereka datang ke rumah untuk mengambil perlengkapan tenda, namun tak mendapat respons sama sekali dari korban. Setelah pintu rumah berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Bos tenda hajatan berinsial ES (60) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kejadian itu menggegerkan warga setempat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Saat ditemukan, jasad korban tergeletak bersimbah darah dengan luka di tubuhnya. Polisi pun turun tangan untuk menyelidiki dugaan tindak pidana pembunuhan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Penyidik Polda Metro Jaya dan Polres Metro Bekasi masih melakukan pendalaman terkait tentang peristiwa ini, apakah terjadi pembunuhan murni atau ada barang-barang yang diambil,&amp;quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (10/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kini, jenazah korban telah di evakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Proses autopsi dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jenazah tersebut ditemukan dalam kondisi luka. Saat ini, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Peristiwa ini pertama kali terungkap pada Kamis, 9 April 2026 sekitar pukul 12.20 WIB di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti. Awal mula kejadian terkuak dari kecurigaan karyawan korban.&#13;
&#13;
Mereka datang ke rumah untuk mengambil perlengkapan tenda, namun tak mendapat respons sama sekali dari korban. Setelah pintu rumah berhasil dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
