<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Preman Tanah Abang Palak Tukang Bakso, Ditangkap Polisi Meringis</title><description>Selain itu barang bukti yang diamankan, ketiga pelaku ternyata positif methamphetamine atau sabu bedasarkan hasil tes urine yang dilakukan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/10/338/3211781/viral-preman-tanah-abang-palak-tukang-bakso-ditangkap-polisi-meringis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/10/338/3211781/viral-preman-tanah-abang-palak-tukang-bakso-ditangkap-polisi-meringis"/><item><title>Viral Preman Tanah Abang Palak Tukang Bakso, Ditangkap Polisi Meringis</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/10/338/3211781/viral-preman-tanah-abang-palak-tukang-bakso-ditangkap-polisi-meringis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/10/338/3211781/viral-preman-tanah-abang-palak-tukang-bakso-ditangkap-polisi-meringis</guid><pubDate>Jum'at 10 April 2026 22:16 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/10/338/3211781/viral-a1Z5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral Preman Tanah Abang Palak Tukang Bakso, Ditangkap Polisi Meringis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/10/338/3211781/viral-a1Z5_large.jpg</image><title>Viral Preman Tanah Abang Palak Tukang Bakso, Ditangkap Polisi Meringis</title></images><description>JAKARTA - Polsek Tanah Abang menangkap tiga pelaku pemalakan kepada pedagang bakso. Adapun aksi pemalakan ini viral di media sosial karena pelaku mengancam korban dengan memecahkan mangkok dagangnya.&#13;
&#13;
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait adanya tindak pidana pemerasan dengan ancaman pada Kamis (9/4).&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan tersebut, petugas langsung meminta keterangan korban dan tak lama kemudian pelaku berhasil ditangkap.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lanjut piket reskrim mengambil keterangan korban dan melakukan koordinasi dengan pak RW,berhasil membawa pelaku berjumlah 3 orang,&amp;quot; kata Dhimas dalam keterangannya, Jumat (10/4).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun ketiga pelaku merupakan warga Kampung Bali itu berinisial TDT (26), DA (36), dan OP (36). Ketiga pelaku diduga meminta uang keamanan Rp300 ribu kepada pedagang tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelapor sedang dagang bakso di TKP dateng tiga orang pelaku meminta uang jatah keamanan sebesar Rp300.000 sambil mengancam akan menusuk apabila tidak diberikan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Ketiganya langsung dibawa ke Polsek Tanah Abang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas menyita barang bukti berupa senjata tajam (Sajam).&#13;
&#13;
Selain itu barang bukti yang diamankan, ketiga pelaku ternyata positif methamphetamine atau sabu bedasarkan hasil tes urine yang dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sita barang bukti sajam. Cek urine dengan hasil Ketiga nya positif methamphetamine,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, petugas sedang melengkapi berkas perkara atas pemerasan tersebut serta menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan narkotika oleh ketiga tersangka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rencana tindak lanjut, melengkapi berkas dan memproses terkait penyalahgunaan penggunaan narkoba,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
Adapun, dari video yang viral di media sosial, pelaku diduga meminta uang Rp100 ribu kepada pedagang tersebut. Sempat terjadi ketegangan antar keduanya, karena pelaku meminta pedagang untuk memberikan uangnya segera mungkin.&#13;
&#13;
Pelaku terlihat memecahkan beberapa mangkok milik pedagang itu. Padahal pedagang telah menyanggupi untuk membayar dengan jangka waktu yang ia tentukan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polsek Tanah Abang menangkap tiga pelaku pemalakan kepada pedagang bakso. Adapun aksi pemalakan ini viral di media sosial karena pelaku mengancam korban dengan memecahkan mangkok dagangnya.&#13;
&#13;
Kapolsek Metro Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, pihaknya menerima informasi dari masyarakat terkait adanya tindak pidana pemerasan dengan ancaman pada Kamis (9/4).&#13;
&#13;
Berdasarkan laporan tersebut, petugas langsung meminta keterangan korban dan tak lama kemudian pelaku berhasil ditangkap.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lanjut piket reskrim mengambil keterangan korban dan melakukan koordinasi dengan pak RW,berhasil membawa pelaku berjumlah 3 orang,&amp;quot; kata Dhimas dalam keterangannya, Jumat (10/4).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun ketiga pelaku merupakan warga Kampung Bali itu berinisial TDT (26), DA (36), dan OP (36). Ketiga pelaku diduga meminta uang keamanan Rp300 ribu kepada pedagang tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelapor sedang dagang bakso di TKP dateng tiga orang pelaku meminta uang jatah keamanan sebesar Rp300.000 sambil mengancam akan menusuk apabila tidak diberikan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Ketiganya langsung dibawa ke Polsek Tanah Abang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas menyita barang bukti berupa senjata tajam (Sajam).&#13;
&#13;
Selain itu barang bukti yang diamankan, ketiga pelaku ternyata positif methamphetamine atau sabu bedasarkan hasil tes urine yang dilakukan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sita barang bukti sajam. Cek urine dengan hasil Ketiga nya positif methamphetamine,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, petugas sedang melengkapi berkas perkara atas pemerasan tersebut serta menindaklanjuti dugaan penyalahgunaan narkotika oleh ketiga tersangka.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rencana tindak lanjut, melengkapi berkas dan memproses terkait penyalahgunaan penggunaan narkoba,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
Adapun, dari video yang viral di media sosial, pelaku diduga meminta uang Rp100 ribu kepada pedagang tersebut. Sempat terjadi ketegangan antar keduanya, karena pelaku meminta pedagang untuk memberikan uangnya segera mungkin.&#13;
&#13;
Pelaku terlihat memecahkan beberapa mangkok milik pedagang itu. Padahal pedagang telah menyanggupi untuk membayar dengan jangka waktu yang ia tentukan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
