<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Ini Kata Dubes Iran</title><description>Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, angkat suara ihwal nasib kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz. Ia mengatakan, kondisi Selat Hormuz saat ini sedang tidak biasa.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/12/18/3211908/dua-kapal-tanker-pertamina-masih-tertahan-di-selat-hormuz-ini-kata-dubes-iran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/12/18/3211908/dua-kapal-tanker-pertamina-masih-tertahan-di-selat-hormuz-ini-kata-dubes-iran"/><item><title>Dua Kapal Tanker Pertamina Masih Tertahan di Selat Hormuz, Ini Kata Dubes Iran</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/12/18/3211908/dua-kapal-tanker-pertamina-masih-tertahan-di-selat-hormuz-ini-kata-dubes-iran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/12/18/3211908/dua-kapal-tanker-pertamina-masih-tertahan-di-selat-hormuz-ini-kata-dubes-iran</guid><pubDate>Minggu 12 April 2026 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/11/18/3211908/dubes_iran-kvEm_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dubes Iran Mohammad Boroujerdi (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/11/18/3211908/dubes_iran-kvEm_large.jpg</image><title>Dubes Iran Mohammad Boroujerdi (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, angkat suara ihwal nasib kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz. Ia mengatakan, kondisi Selat Hormuz saat ini sedang tidak biasa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan Teluk Persia dan Selat Hormuz, saat ini tidak dalam kondisi biasa. Sebagaimana kita ketahui, apa yang terjadi di sana memiliki sensitivitas seperti masa perang,&amp;quot; ucap Boroujerdi saat ditemui di Kampus Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu (11/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Boroujerdi pun mengatakan ada protokol ketat yang ditetapkan oleh penjaga keamanan dan tentara Iran di Selat Hormuz. &amp;quot;Pada masa seperti ini tentunya ada beberapa protokol yang harus dilalui terkait lewatnya kapal-kapal di Selat Hormuz,&amp;quot; kata Boroujerdi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di antaranya adalah bernegosiasi dengan pihak terkait, yaitu penjaga keamanan dari Republik Islam Iran, yang semuanya harus melalui protokol tersebut,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan saat ini pemerintah masih berupaya berkomunikasi agar kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) bisa melalui Selat Hormuz.&#13;
&#13;
Setidaknya ada dua kapal milik Pertamina yang saat ini belum dapat melewati Selat Hormuz, yakni kapal VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Keduanya mengangkut minyak dan gas untuk pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita lagi sedang berkomunikasi terus, ya,&amp;quot; ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Sabtu 11 April 2026.&#13;
&#13;
Pada kesempatan berbeda, Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita, mengatakan pihaknya masih melakukan komunikasi intensif bersama Kementerian Luar Negeri untuk mengeluarkan dua kapal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bersama dengan Kemlu, PIS terus memantau perkembangan 24/7 dan membahas persiapan teknis agar kedua kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman,&amp;quot; ujarnya dalam keterangan resmi.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Duta Besar Republik Islam Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, angkat suara ihwal nasib kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di Selat Hormuz. Ia mengatakan, kondisi Selat Hormuz saat ini sedang tidak biasa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terkait dengan Teluk Persia dan Selat Hormuz, saat ini tidak dalam kondisi biasa. Sebagaimana kita ketahui, apa yang terjadi di sana memiliki sensitivitas seperti masa perang,&amp;quot; ucap Boroujerdi saat ditemui di Kampus Paramadina, Jakarta Timur, Sabtu (11/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Boroujerdi pun mengatakan ada protokol ketat yang ditetapkan oleh penjaga keamanan dan tentara Iran di Selat Hormuz. &amp;quot;Pada masa seperti ini tentunya ada beberapa protokol yang harus dilalui terkait lewatnya kapal-kapal di Selat Hormuz,&amp;quot; kata Boroujerdi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di antaranya adalah bernegosiasi dengan pihak terkait, yaitu penjaga keamanan dari Republik Islam Iran, yang semuanya harus melalui protokol tersebut,&amp;quot; imbuhnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengatakan saat ini pemerintah masih berupaya berkomunikasi agar kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) bisa melalui Selat Hormuz.&#13;
&#13;
Setidaknya ada dua kapal milik Pertamina yang saat ini belum dapat melewati Selat Hormuz, yakni kapal VLCC Pertamina Pride dan Gamsunoro. Keduanya mengangkut minyak dan gas untuk pemenuhan kebutuhan energi di dalam negeri.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita lagi sedang berkomunikasi terus, ya,&amp;quot; ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Sabtu 11 April 2026.&#13;
&#13;
Pada kesempatan berbeda, Pjs Corporate Secretary PIS Vega Pita, mengatakan pihaknya masih melakukan komunikasi intensif bersama Kementerian Luar Negeri untuk mengeluarkan dua kapal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bersama dengan Kemlu, PIS terus memantau perkembangan 24/7 dan membahas persiapan teknis agar kedua kapal dapat melintasi Selat Hormuz dengan aman,&amp;quot; ujarnya dalam keterangan resmi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
