<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Buru Preman yang Palak Sopir Bajaj Rp100 Ribu di Tanah Abang</title><description>Polisi melakukan penyelidikan terkait aksi pemalakan yang diduga dilakukan oleh preman terhadap sopir bajaj sebesar Rp100 ribu di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat ini, pelaku tengah diburu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/12/338/3212037/polisi-buru-preman-yang-palak-sopir-bajaj-rp100-ribu-di-tanah-abang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/12/338/3212037/polisi-buru-preman-yang-palak-sopir-bajaj-rp100-ribu-di-tanah-abang"/><item><title>Polisi Buru Preman yang Palak Sopir Bajaj Rp100 Ribu di Tanah Abang</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/12/338/3212037/polisi-buru-preman-yang-palak-sopir-bajaj-rp100-ribu-di-tanah-abang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/12/338/3212037/polisi-buru-preman-yang-palak-sopir-bajaj-rp100-ribu-di-tanah-abang</guid><pubDate>Minggu 12 April 2026 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/12/338/3212037/pemalakan-ODHd_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemalakan di Tanah Abang (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/12/338/3212037/pemalakan-ODHd_large.jpg</image><title>Pemalakan di Tanah Abang (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polisi melakukan penyelidikan terkait aksi pemalakan yang diduga dilakukan oleh preman terhadap sopir bajaj sebesar Rp100 ribu di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat ini, pelaku tengah diburu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku yang diduga melakukan pemalakan,&amp;rdquo; kata Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, kepada wartawan, Minggu (12/4/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna mencegah aksi premanisme di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, misalnya kecamatan, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan, untuk melaksanakan patroli bersama di wilayah rawan pungli,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun video yang diunggah akun Instagram @jakarta.terkini memperlihatkan detik-detik aksi pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Tanah Abang. Video tersebut direkam oleh penumpang yang berada di dalam bajaj.&#13;
&#13;
Saat kendaraan melaju, sopir tiba-tiba dihampiri oleh pelaku. Pelaku kemudian meminta sejumlah uang kepada sopir tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam percakapan antara perekam video dan sopir, disebutkan nominal yang diminta cukup besar, yakni hingga Rp100.000 per hari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau di Tanah Abang memang seperti itu ya? Diminta apa tuh? Tapi palak atau apa sih, Bang?&amp;rdquo; tanya penumpang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, palak. Sehari Rp100.000,&amp;rdquo; jawab sopir.&#13;
&#13;
Pelaku juga disebut kerap mengancam para sopir jika tidak diberi uang. Bahkan, kaca bagian depan bajaj tersebut dilaporkan rusak akibat ulah pelaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terus kalau tidak dikasih bagaimana, Bang?&amp;rdquo; tanya penumpang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diteriakin maling. Ini sudah pada pecah (kaca depan bajaj),&amp;rdquo; jawab sopir.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polisi melakukan penyelidikan terkait aksi pemalakan yang diduga dilakukan oleh preman terhadap sopir bajaj sebesar Rp100 ribu di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Saat ini, pelaku tengah diburu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat ini anggota masih melakukan penyelidikan untuk menemukan pelaku yang diduga melakukan pemalakan,&amp;rdquo; kata Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo, kepada wartawan, Minggu (12/4/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, pihaknya juga berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait guna mencegah aksi premanisme di wilayah tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait, misalnya kecamatan, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan, untuk melaksanakan patroli bersama di wilayah rawan pungli,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Adapun video yang diunggah akun Instagram @jakarta.terkini memperlihatkan detik-detik aksi pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Tanah Abang. Video tersebut direkam oleh penumpang yang berada di dalam bajaj.&#13;
&#13;
Saat kendaraan melaju, sopir tiba-tiba dihampiri oleh pelaku. Pelaku kemudian meminta sejumlah uang kepada sopir tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam percakapan antara perekam video dan sopir, disebutkan nominal yang diminta cukup besar, yakni hingga Rp100.000 per hari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau di Tanah Abang memang seperti itu ya? Diminta apa tuh? Tapi palak atau apa sih, Bang?&amp;rdquo; tanya penumpang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, palak. Sehari Rp100.000,&amp;rdquo; jawab sopir.&#13;
&#13;
Pelaku juga disebut kerap mengancam para sopir jika tidak diberi uang. Bahkan, kaca bagian depan bajaj tersebut dilaporkan rusak akibat ulah pelaku.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Terus kalau tidak dikasih bagaimana, Bang?&amp;rdquo; tanya penumpang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Diteriakin maling. Ini sudah pada pecah (kaca depan bajaj),&amp;rdquo; jawab sopir.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
