<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Palak Rombongan Emak-Emak saat Acara Halal Bihalal, Polisi Ini Bernasib Tragis</title><description>Oknum polisi tersebut saat ini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Propam Polres Grobogan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/12/340/3211998/palak-rombongan-emak-emak-saat-acara-halal-bihalal-polisi-ini-bernasib-tragis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/12/340/3211998/palak-rombongan-emak-emak-saat-acara-halal-bihalal-polisi-ini-bernasib-tragis"/><item><title>Palak Rombongan Emak-Emak saat Acara Halal Bihalal, Polisi Ini Bernasib Tragis</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/12/340/3211998/palak-rombongan-emak-emak-saat-acara-halal-bihalal-polisi-ini-bernasib-tragis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/12/340/3211998/palak-rombongan-emak-emak-saat-acara-halal-bihalal-polisi-ini-bernasib-tragis</guid><pubDate>Minggu 12 April 2026 14:57 WIB</pubDate><dc:creator>Tim iNews Media Group </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/12/340/3211998/viral-f9Rz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban Pemalakan Oknum Polisi di Grobogan</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/12/340/3211998/viral-f9Rz_large.jpg</image><title>Korban Pemalakan Oknum Polisi di Grobogan</title></images><description>GROBOGAN - Viral aksi oknum anggota Bhabinkamtibmas di Grobogan, Jawa Tengah, diduga melakukan pungutan liar (pungli). &amp;nbsp;Oknum tersebut meminta uang keamanan ke rombongan emak-emak saat acara halal bihalal di Lapangan Desa Kunjeng, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
Oknum polisi tersebut saat ini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Propam Polres Grobogan.&#13;
&#13;
Kronologi bermula saat rombongan emak-emak tersebut sedang berkumpul halal bihalal sambil menunggu anak-anak mereka berlatih sepak bola.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam rekaman video amatir milik warga, oknum polisi &amp;nbsp;itu terlihat meminta uang sebesar Rp200 Ribu dengan dalih untuk biaya keamanan dua orang petugas.&#13;
&#13;
Merasa ada yang janggal, salah satu warga kemudian mencoba mengonfirmasi tujuan permintaan uang tersebut sambil merekam menggunakan ponsel.&#13;
&#13;
Namun bukannya memberikan penjelasan, oknum polisi tersebut justru tersulut emosi. Ia sempat berusaha merebut paksa ponsel milik warga dan berupaya menghapus rekaman video tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sempat tanya uang keamanan itu untuk apa, tapi tidak direspon dengan jelas. Katanya itu bagian dari kebijakan Polsek,&amp;quot; ujar salah satu warga di lokasi, Anis Aminah, Minggu (12/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rombongan emak-emak tersebut kompak menolak memberikan uang yang diminta. Penolakan ini membuat oknum Bhabinkamtibmas tersebut semakin geram hingga terjadi adu mulut di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menolak karena merasa kegiatan kami hanya duduk-duduk nunggu anak latihan bola, kok dimintai uang keamanan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Video tersebut langsung viral dan menuai kecaman pedas dari warganet. Banyak yang menyayangkan perilaku premanisme yang justru dilakukan oleh pengayom masyarakat.&#13;
</description><content:encoded>GROBOGAN - Viral aksi oknum anggota Bhabinkamtibmas di Grobogan, Jawa Tengah, diduga melakukan pungutan liar (pungli). &amp;nbsp;Oknum tersebut meminta uang keamanan ke rombongan emak-emak saat acara halal bihalal di Lapangan Desa Kunjeng, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
Oknum polisi tersebut saat ini telah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan intensif di Propam Polres Grobogan.&#13;
&#13;
Kronologi bermula saat rombongan emak-emak tersebut sedang berkumpul halal bihalal sambil menunggu anak-anak mereka berlatih sepak bola.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam rekaman video amatir milik warga, oknum polisi &amp;nbsp;itu terlihat meminta uang sebesar Rp200 Ribu dengan dalih untuk biaya keamanan dua orang petugas.&#13;
&#13;
Merasa ada yang janggal, salah satu warga kemudian mencoba mengonfirmasi tujuan permintaan uang tersebut sambil merekam menggunakan ponsel.&#13;
&#13;
Namun bukannya memberikan penjelasan, oknum polisi tersebut justru tersulut emosi. Ia sempat berusaha merebut paksa ponsel milik warga dan berupaya menghapus rekaman video tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sempat tanya uang keamanan itu untuk apa, tapi tidak direspon dengan jelas. Katanya itu bagian dari kebijakan Polsek,&amp;quot; ujar salah satu warga di lokasi, Anis Aminah, Minggu (12/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Rombongan emak-emak tersebut kompak menolak memberikan uang yang diminta. Penolakan ini membuat oknum Bhabinkamtibmas tersebut semakin geram hingga terjadi adu mulut di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami menolak karena merasa kegiatan kami hanya duduk-duduk nunggu anak latihan bola, kok dimintai uang keamanan,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
Video tersebut langsung viral dan menuai kecaman pedas dari warganet. Banyak yang menyayangkan perilaku premanisme yang justru dilakukan oleh pengayom masyarakat.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
