<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendagri Ungkap Angka Kemiskinan di Seluruh Papua Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional</title><description>Tito menyampaikan, tingkat kemiskinan nasional saat ini berada di angka 8,25%.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/13/337/3212141/mendagri-ungkap-angka-kemiskinan-di-seluruh-papua-lebih-tinggi-dari-rata-rata-nasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/13/337/3212141/mendagri-ungkap-angka-kemiskinan-di-seluruh-papua-lebih-tinggi-dari-rata-rata-nasional"/><item><title>Mendagri Ungkap Angka Kemiskinan di Seluruh Papua Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/13/337/3212141/mendagri-ungkap-angka-kemiskinan-di-seluruh-papua-lebih-tinggi-dari-rata-rata-nasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/13/337/3212141/mendagri-ungkap-angka-kemiskinan-di-seluruh-papua-lebih-tinggi-dari-rata-rata-nasional</guid><pubDate>Senin 13 April 2026 13:31 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/13/337/3212141/mendagri_tito_karnavian-en41_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Ungkap Angka Kemiskinan di Seluruh Papua Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional (Felldy Utama)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/13/337/3212141/mendagri_tito_karnavian-en41_large.jpg</image><title>Mendagri Ungkap Angka Kemiskinan di Seluruh Papua Lebih Tinggi dari Rata-Rata Nasional (Felldy Utama)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap kondisi tingkat kemiskinan di tanah Papua saat rapat kerja bersama Komisi II DPR RI pada Senin (13/4/2036). Meskipun beberapa wilayah menunjukkan perbaikan, angka kemiskinan di seluruh provinsi di Papua masih berada di atas rata-rata nasional.&#13;
&#13;
Tito menyampaikan, tingkat kemiskinan nasional saat ini berada di angka 8,25%. Sementara itu, seluruh provinsi di Papua mencatatkan angka kemiskinan jauh lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita melihat bahwa tingkat kemiskinan di seluruh Papua itu, itu di atas nasional. Ini bukan bagus, di atas. Karena makin besar angkanya menunjukkan bahwa persentase masyarakat yang miskin besar,&amp;quot; kata Tito dalam paparannya.&#13;
&#13;
Mendagri menjelaskan, Papua Pegunungan menjadi wilayah dengan penurunan angka kemiskinan paling signifikan, yakni dari 32,97% pada 2024 menjadi 27,21%. Kemudian, di Papua Tengah relatif tidak banyak pergerakan, yakni di angka sebesar 29,45%.&#13;
&#13;
Tren positif juga terlihat di Papua Barat dan Papua Barat Daya yang kini berada di angka 17,5%. Namun, Mendagri memberikan catatan khusus untuk Papua Selatan yang justru angka kemiskinannya naik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Papua Selatan, kita melihat bahwa ada kecenderungan menaik malah warga yang miskin. Dari 17,44% ke angka 19,26%. Jadi malah naik 2% selama 2024&amp;ndash;2025,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Untuk diketahui, rapat kerja antara Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) membahas agenda tunggal yakni pembahasan terkait dengan otonomi khusus (Otsus) Papua, Aceh, dan Keistimewaan DI Yogyakarta.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkap kondisi tingkat kemiskinan di tanah Papua saat rapat kerja bersama Komisi II DPR RI pada Senin (13/4/2036). Meskipun beberapa wilayah menunjukkan perbaikan, angka kemiskinan di seluruh provinsi di Papua masih berada di atas rata-rata nasional.&#13;
&#13;
Tito menyampaikan, tingkat kemiskinan nasional saat ini berada di angka 8,25%. Sementara itu, seluruh provinsi di Papua mencatatkan angka kemiskinan jauh lebih tinggi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita melihat bahwa tingkat kemiskinan di seluruh Papua itu, itu di atas nasional. Ini bukan bagus, di atas. Karena makin besar angkanya menunjukkan bahwa persentase masyarakat yang miskin besar,&amp;quot; kata Tito dalam paparannya.&#13;
&#13;
Mendagri menjelaskan, Papua Pegunungan menjadi wilayah dengan penurunan angka kemiskinan paling signifikan, yakni dari 32,97% pada 2024 menjadi 27,21%. Kemudian, di Papua Tengah relatif tidak banyak pergerakan, yakni di angka sebesar 29,45%.&#13;
&#13;
Tren positif juga terlihat di Papua Barat dan Papua Barat Daya yang kini berada di angka 17,5%. Namun, Mendagri memberikan catatan khusus untuk Papua Selatan yang justru angka kemiskinannya naik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di Papua Selatan, kita melihat bahwa ada kecenderungan menaik malah warga yang miskin. Dari 17,44% ke angka 19,26%. Jadi malah naik 2% selama 2024&amp;ndash;2025,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Untuk diketahui, rapat kerja antara Komisi II DPR RI bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) membahas agenda tunggal yakni pembahasan terkait dengan otonomi khusus (Otsus) Papua, Aceh, dan Keistimewaan DI Yogyakarta.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
