<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geger! Mayat Tanpa Identitas dengan Luka Leher Mengapung di Sungai Jombang</title><description>Sesosok mayat pria dengan luka di bagian leher yang diduga akibat benda tajam, ditemukan di saluran sekunder Mrican Kanan, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/13/340/3212235/geger-mayat-tanpa-identitas-dengan-luka-leher-mengapung-di-sungai-jombang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/13/340/3212235/geger-mayat-tanpa-identitas-dengan-luka-leher-mengapung-di-sungai-jombang"/><item><title>Geger! Mayat Tanpa Identitas dengan Luka Leher Mengapung di Sungai Jombang</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/13/340/3212235/geger-mayat-tanpa-identitas-dengan-luka-leher-mengapung-di-sungai-jombang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/13/340/3212235/geger-mayat-tanpa-identitas-dengan-luka-leher-mengapung-di-sungai-jombang</guid><pubDate>Senin 13 April 2026 22:10 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/13/340/3212235/mayat-cir9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mayat Pria (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/13/340/3212235/mayat-cir9_large.jpg</image><title>Mayat Pria (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Sesosok mayat pria dengan luka di bagian leher yang diduga akibat benda tajam, ditemukan di saluran sekunder Mrican Kanan, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur.&#13;
&#13;
Polisi kini melakukan penyelidikan terkait temuan jasad laki-laki tersebut. Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup di aliran sungai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan informasi dari masyarakat, ditemukan mayat laki-laki berusia sekitar 30 tahun di aliran Sungai Mrican, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh. Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup di sungai,&amp;rdquo; kata Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, Senin (13/4/2026).&#13;
&#13;
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka di bagian leher serta luka lain di pipi korban.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jasad pria tanpa identitas tersebut telah dibawa ke rumah sakit di Jombang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas akan melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada dugaan luka di leher dan pipi. Jenazah sudah kami bawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna memastikan apakah korban meninggal secara wajar atau ada dugaan tindak pidana,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci terkait luka pada korban karena masih menunggu hasil autopsi dari tim medis RS Bhayangkara Kediri.&#13;
&#13;
Selain itu, polisi juga masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Menurutnya, aliran Sungai Mrican cukup panjang hingga ke wilayah Kediri. Warga sekitar pun tidak mengenali korban, sehingga diduga korban bukan berasal dari wilayah Megaluh dan kemungkinan terbawa arus sungai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Warga sekitar TKP tidak mengenal korban. Ada kemungkinan bukan warga setempat dan terbawa arus sungai,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Polisi juga menyebut kondisi jasad diperkirakan belum lebih dari 24 jam. Namun, kepastian waktu kematian masih menunggu hasil autopsi.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Sesosok mayat pria dengan luka di bagian leher yang diduga akibat benda tajam, ditemukan di saluran sekunder Mrican Kanan, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh, Jombang, Jawa Timur.&#13;
&#13;
Polisi kini melakukan penyelidikan terkait temuan jasad laki-laki tersebut. Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup di aliran sungai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Berdasarkan informasi dari masyarakat, ditemukan mayat laki-laki berusia sekitar 30 tahun di aliran Sungai Mrican, Desa Turipinggir, Kecamatan Megaluh. Korban ditemukan dalam keadaan tertelungkup di sungai,&amp;rdquo; kata Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, Senin (13/4/2026).&#13;
&#13;
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka di bagian leher serta luka lain di pipi korban.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Jasad pria tanpa identitas tersebut telah dibawa ke rumah sakit di Jombang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas akan melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada dugaan luka di leher dan pipi. Jenazah sudah kami bawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna memastikan apakah korban meninggal secara wajar atau ada dugaan tindak pidana,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci terkait luka pada korban karena masih menunggu hasil autopsi dari tim medis RS Bhayangkara Kediri.&#13;
&#13;
Selain itu, polisi juga masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Menurutnya, aliran Sungai Mrican cukup panjang hingga ke wilayah Kediri. Warga sekitar pun tidak mengenali korban, sehingga diduga korban bukan berasal dari wilayah Megaluh dan kemungkinan terbawa arus sungai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Warga sekitar TKP tidak mengenal korban. Ada kemungkinan bukan warga setempat dan terbawa arus sungai,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
Polisi juga menyebut kondisi jasad diperkirakan belum lebih dari 24 jam. Namun, kepastian waktu kematian masih menunggu hasil autopsi.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
