<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menhaj Putuskan Hentikan Wacana &amp;#039;War Ticket&amp;#039; Haji</title><description>Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memutuskan untuk menghentikan wacana sistem ?? war ticket” haji. Ia menyatakan Kemenhaj akan lebih fokus terlebih dahulu pada pelaksanaan haji tahun ini.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/14/337/3212357/menhaj-putuskan-hentikan-wacana-039-war-ticket-039-haji</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/14/337/3212357/menhaj-putuskan-hentikan-wacana-039-war-ticket-039-haji"/><item><title>Menhaj Putuskan Hentikan Wacana &amp;#039;War Ticket&amp;#039; Haji</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/14/337/3212357/menhaj-putuskan-hentikan-wacana-039-war-ticket-039-haji</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/14/337/3212357/menhaj-putuskan-hentikan-wacana-039-war-ticket-039-haji</guid><pubDate>Selasa 14 April 2026 13:43 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/14/337/3212357/kemenhaj-rG92_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menhaj Mochamad Irfan Yusuf (Foto: Felldy Utama/Okezone) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/14/337/3212357/kemenhaj-rG92_large.jpg</image><title>Menhaj Mochamad Irfan Yusuf (Foto: Felldy Utama/Okezone) </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memutuskan untuk menghentikan wacana sistem &amp;ldquo;war ticket&amp;rdquo; haji. Ia menyatakan Kemenhaj akan lebih fokus terlebih dahulu pada pelaksanaan haji tahun ini.&#13;
&#13;
Pria yang akrab disapa Gus Irfan ini mengakui bahwa istilah &amp;ldquo;war ticket&amp;rdquo; pertama kali dilontarkan di internal Kemenhaj sebelum akhirnya menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kalau kita ditanya siapa yang bertanggung jawab, sayalah orang yang pertama melontarkan istilah war ticket ini,&amp;rdquo; kata Gus Irfan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menyadari wacana tersebut memicu kegaduhan karena dianggap terlalu dini untuk dipublikasikan. Sebagai langkah tindak lanjut, pembahasan mengenai sistem tersebut dihentikan untuk sementara waktu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kalau itu dianggap sebagai terlalu prematur, ya akan kita tutup dulu sampai hari ini, sambil kita menyelesaikan haji kita yang sudah di depan mata,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf memutuskan untuk menghentikan wacana sistem &amp;ldquo;war ticket&amp;rdquo; haji. Ia menyatakan Kemenhaj akan lebih fokus terlebih dahulu pada pelaksanaan haji tahun ini.&#13;
&#13;
Pria yang akrab disapa Gus Irfan ini mengakui bahwa istilah &amp;ldquo;war ticket&amp;rdquo; pertama kali dilontarkan di internal Kemenhaj sebelum akhirnya menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kalau kita ditanya siapa yang bertanggung jawab, sayalah orang yang pertama melontarkan istilah war ticket ini,&amp;rdquo; kata Gus Irfan dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga menyadari wacana tersebut memicu kegaduhan karena dianggap terlalu dini untuk dipublikasikan. Sebagai langkah tindak lanjut, pembahasan mengenai sistem tersebut dihentikan untuk sementara waktu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dan kalau itu dianggap sebagai terlalu prematur, ya akan kita tutup dulu sampai hari ini, sambil kita menyelesaikan haji kita yang sudah di depan mata,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
