<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Eks Kepala BAIS: Pernyataan Saiful Mujani cs Bisa Dianggap Ancaman dari Sisi Keamanan!</title><description>Pihak keamanan kata Soleman sejatinya memiliki pekerjaan yang jelas, yakni menegakkan kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah, melindungi segenap bangsa.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212481/eks-kepala-bais-pernyataan-saiful-mujani-cs-bisa-dianggap-ancaman-dari-sisi-keamanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212481/eks-kepala-bais-pernyataan-saiful-mujani-cs-bisa-dianggap-ancaman-dari-sisi-keamanan"/><item><title>Eks Kepala BAIS: Pernyataan Saiful Mujani cs Bisa Dianggap Ancaman dari Sisi Keamanan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212481/eks-kepala-bais-pernyataan-saiful-mujani-cs-bisa-dianggap-ancaman-dari-sisi-keamanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212481/eks-kepala-bais-pernyataan-saiful-mujani-cs-bisa-dianggap-ancaman-dari-sisi-keamanan</guid><pubDate>Rabu 15 April 2026 01:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/14/337/3212481/viral-Zth9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Eks Kepala BAIS: Pernyataan Saiful Mujani cs Bisa Dianggap Ancaman dari Sisi Keamanan!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/14/337/3212481/viral-Zth9_large.jpg</image><title>Eks Kepala BAIS: Pernyataan Saiful Mujani cs Bisa Dianggap Ancaman dari Sisi Keamanan!</title></images><description>JAKARTA- Pernyataan Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saiful Mujani dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi tentang penggulingan pemerintahan bakal dianggap sebagai ancaman. Pasalnya, pernyataan itu diyakini telah memunculkan alarm dari sisi keamanan.&#13;
&#13;
Demikian disampaikan mantan Kepala Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto dalam program Rakyat Bersuara bertema Seruan Berujung Laporan, Ada Gerakan Makar? di iNews TV Selasa (14/4/2026) malam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sangat berani, itu kata-kata &amp;nbsp;menjatuhkan pemerintahan, apakah di belakang ada apakah, enggak ada, tapi menjatuhkan titik, itu sudah bangun semua,&amp;quot; ujarnya Soleman Ponto.&#13;
&#13;
Dia mengibaratkan, sejatinya dia sebagai mantan Kepala BAIS, saat mendengar pernyataan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi dalam posisi tidur, dia bakal langsung terbangun dari tidurnya itu. Pasalnya, sensor deteksi yang ada pada dirinya sebagai intelijen telah mendeteksi adanya sinyal bahaya dari sisi keamanan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Menanggapi apa yang disampaikan Saiful Mujani berdua, saya tidur-tidur saja terbangun. Artinya, sensor-sensor deteksi dini itu langsung bangun, apa dekteksi dini, kata-kata apa, mari kita tumbangkan, ada kata dapatkah ditumbangkan, kalau dapat, bagi bahasa kita itu nah ini ada niat untuk menumbangkan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Begitu niat menumbangkan muncul, sensor-sensor deteksi dini bangun semua, setelah sensor deteksi dini bangun, semua kamera mengarah pada dua orang ini, setelah mengarah, kapan dia on off, tergantung perkembangan kedua orang ini dan kawan-kawan apabila ini membesar, apabila dia mengecil atau apabila ini makin panas,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, dari sisi keamanan, kedua orang yang dianggap telah memberikan ancaman itu akan diawasi ke depannya. Bahkan, pihak keamanan bisa saja bergerak melakukan tindakan pada keduanya, hanya saja itu bergantung dari standar masing-masing pihak keamanan, termasuk dari tingkat kepangkatannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu kapan juga sensor-sensor ini akan bergerak, on off, sangat tergantung pada standar masing-masing yang memegang alat ini. Kalau Pati dia agak bisa beradaptasi, Kalau Pemendes dia setengah beradaptasi, kalau Pamah sangat sensitif, dan itu automaticly,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu yang saya ingatkan, bahwa Perwira Pertama, Perwira Menengah, dan Perwira Tinggi punya kuping yang sama, punya hati yang berbeda, punya stabilitas yang berbeda, tetapi punya deteksi dini yang sama,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihak keamanan kata Soleman sejatinya memiliki pekerjaan yang jelas, yakni menegakkan kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah, melindungi segenap bangsa.&#13;
&#13;
Hal itu diterjemahkan pula oleh pihak keamanan sebagai pemerintah atau Presiden, dalam hal ini lambang negara, tidak boleh turun apabila direncanakan atau diniatkan di luar aturan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kata-kata ini ditangkap terbalik, niat menurunkan itu sudah ada, dengan adanya niat itu maka mulai saat itu mulai sensor on, lihat terus kesitu, deteksi, lock on, kemana perginya, semua terawasi, terdeteksi, kapan dia akan bergerak, sangat tergantung itu tadi, tidak punya standar,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, ya pasti (Saiful Mujani dan Islah Bahrawi akan diawasi). Deteksi dini, setelah deteksi dini pasti ada diikuti, cegah dini. Iyah, saya bilang saya tidur saja terbangun kok gara-gara dengar itu Youtubenya,&amp;quot; imbuh Soleman.&#13;
&#13;
Maka itu, dia menilai, laporan yang dilayangkan terhadap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi ke polisi itu sebagai langkah yang baik. Pasalnya, bisa saja pihak keamanan bergerak sendiri meski tidak ada perintah, khususnya dari jajaran kepangkatan bawah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu penawarnya apa, sudah bagus dilaporkan itu, kalau tidak ada dilaporkan dia jalan sendiri, ah ini tidak ada yang lapor, kita saja yang menyelesaikan negeri ini,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- Pernyataan Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saiful Mujani dan Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia Islah Bahrawi tentang penggulingan pemerintahan bakal dianggap sebagai ancaman. Pasalnya, pernyataan itu diyakini telah memunculkan alarm dari sisi keamanan.&#13;
&#13;
Demikian disampaikan mantan Kepala Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS), Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto dalam program Rakyat Bersuara bertema Seruan Berujung Laporan, Ada Gerakan Makar? di iNews TV Selasa (14/4/2026) malam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sangat berani, itu kata-kata &amp;nbsp;menjatuhkan pemerintahan, apakah di belakang ada apakah, enggak ada, tapi menjatuhkan titik, itu sudah bangun semua,&amp;quot; ujarnya Soleman Ponto.&#13;
&#13;
Dia mengibaratkan, sejatinya dia sebagai mantan Kepala BAIS, saat mendengar pernyataan Saiful Mujani dan Islah Bahrawi dalam posisi tidur, dia bakal langsung terbangun dari tidurnya itu. Pasalnya, sensor deteksi yang ada pada dirinya sebagai intelijen telah mendeteksi adanya sinyal bahaya dari sisi keamanan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Menanggapi apa yang disampaikan Saiful Mujani berdua, saya tidur-tidur saja terbangun. Artinya, sensor-sensor deteksi dini itu langsung bangun, apa dekteksi dini, kata-kata apa, mari kita tumbangkan, ada kata dapatkah ditumbangkan, kalau dapat, bagi bahasa kita itu nah ini ada niat untuk menumbangkan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Begitu niat menumbangkan muncul, sensor-sensor deteksi dini bangun semua, setelah sensor deteksi dini bangun, semua kamera mengarah pada dua orang ini, setelah mengarah, kapan dia on off, tergantung perkembangan kedua orang ini dan kawan-kawan apabila ini membesar, apabila dia mengecil atau apabila ini makin panas,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, dari sisi keamanan, kedua orang yang dianggap telah memberikan ancaman itu akan diawasi ke depannya. Bahkan, pihak keamanan bisa saja bergerak melakukan tindakan pada keduanya, hanya saja itu bergantung dari standar masing-masing pihak keamanan, termasuk dari tingkat kepangkatannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu kapan juga sensor-sensor ini akan bergerak, on off, sangat tergantung pada standar masing-masing yang memegang alat ini. Kalau Pati dia agak bisa beradaptasi, Kalau Pemendes dia setengah beradaptasi, kalau Pamah sangat sensitif, dan itu automaticly,&amp;quot; terangnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu yang saya ingatkan, bahwa Perwira Pertama, Perwira Menengah, dan Perwira Tinggi punya kuping yang sama, punya hati yang berbeda, punya stabilitas yang berbeda, tetapi punya deteksi dini yang sama,&amp;quot; lanjutnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihak keamanan kata Soleman sejatinya memiliki pekerjaan yang jelas, yakni menegakkan kedaulatan, menjaga keutuhan wilayah, melindungi segenap bangsa.&#13;
&#13;
Hal itu diterjemahkan pula oleh pihak keamanan sebagai pemerintah atau Presiden, dalam hal ini lambang negara, tidak boleh turun apabila direncanakan atau diniatkan di luar aturan yang berlaku.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kata-kata ini ditangkap terbalik, niat menurunkan itu sudah ada, dengan adanya niat itu maka mulai saat itu mulai sensor on, lihat terus kesitu, deteksi, lock on, kemana perginya, semua terawasi, terdeteksi, kapan dia akan bergerak, sangat tergantung itu tadi, tidak punya standar,&amp;quot; paparnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, ya pasti (Saiful Mujani dan Islah Bahrawi akan diawasi). Deteksi dini, setelah deteksi dini pasti ada diikuti, cegah dini. Iyah, saya bilang saya tidur saja terbangun kok gara-gara dengar itu Youtubenya,&amp;quot; imbuh Soleman.&#13;
&#13;
Maka itu, dia menilai, laporan yang dilayangkan terhadap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi ke polisi itu sebagai langkah yang baik. Pasalnya, bisa saja pihak keamanan bergerak sendiri meski tidak ada perintah, khususnya dari jajaran kepangkatan bawah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lalu penawarnya apa, sudah bagus dilaporkan itu, kalau tidak ada dilaporkan dia jalan sendiri, ah ini tidak ada yang lapor, kita saja yang menyelesaikan negeri ini,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
