<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5.0 Guncang NTB, Getarannya Dirasakan Hingga Kabupaten Bandung</title><description>Gempa yang mengguncang NTB tidak berpotensi tsunami. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212553/gempa-m5-0-guncang-ntb-getarannya-dirasakan-hingga-kabupaten-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212553/gempa-m5-0-guncang-ntb-getarannya-dirasakan-hingga-kabupaten-bandung"/><item><title>Gempa M5.0 Guncang NTB, Getarannya Dirasakan Hingga Kabupaten Bandung</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212553/gempa-m5-0-guncang-ntb-getarannya-dirasakan-hingga-kabupaten-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212553/gempa-m5-0-guncang-ntb-getarannya-dirasakan-hingga-kabupaten-bandung</guid><pubDate>Rabu 15 April 2026 11:53 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/15/337/3212553/ilustrasi-sNGJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/15/337/3212553/ilustrasi-sNGJ_large.jpg</image><title>Ilustrasi.</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya aktivitas gempa bumi dengan magnitudo 5,0 di timur laut Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat (NTB), pagi ini (15/4/2026). Gempa tersebut terasa hingga Kabupaten Badung, Bali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kabupaten Badung dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang),&amp;rdquo; kata Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya, Rabu.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter terbaru dengan magnitudo M4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,18&amp;deg; LS; 117,10&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 137 km arah timur laut Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 485 km.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dalam (deep focus) akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng (slab pull),&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, hingga pukul 09.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya aktivitas gempa bumi dengan magnitudo 5,0 di timur laut Pulau Saringi, Nusa Tenggara Barat (NTB), pagi ini (15/4/2026). Gempa tersebut terasa hingga Kabupaten Badung, Bali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kabupaten Badung dengan skala intensitas II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang),&amp;rdquo; kata Plt Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono dalam keterangannya, Rabu.&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter terbaru dengan magnitudo M4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 7,18&amp;deg; LS; 117,10&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 137 km arah timur laut Nusa Tenggara Barat pada kedalaman 485 km.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dalam (deep focus) akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam lempeng (slab pull),&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan turun (normal fault),&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, hingga pukul 09.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
