<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Lagu &amp;#039;Erika&amp;#039; Bernuansa Pelecehan, HMT ITB: Kami Minta Maaf dan Akan Dihapus</title><description>Video yang merekam kelompok Orkes Semi Dangdut (OSD) Himpunan Mahasiswa Tambang ITB sedang asyik menyanyikan lagu berjudul &quot;Erika&quot; menjadi sorotan di media sosial seusai liriknya dinilai mengandung unsur pelecehan terhadap perempuan. Menanggapi hal itu, Himpunan Mahasiswa Tambang ITB meminta maaf.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212611/viral-lagu-039-erika-039-bernuansa-pelecehan-hmt-itb-kami-minta-maaf-dan-akan-dihapus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212611/viral-lagu-039-erika-039-bernuansa-pelecehan-hmt-itb-kami-minta-maaf-dan-akan-dihapus"/><item><title>Viral Lagu &amp;#039;Erika&amp;#039; Bernuansa Pelecehan, HMT ITB: Kami Minta Maaf dan Akan Dihapus</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212611/viral-lagu-039-erika-039-bernuansa-pelecehan-hmt-itb-kami-minta-maaf-dan-akan-dihapus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212611/viral-lagu-039-erika-039-bernuansa-pelecehan-hmt-itb-kami-minta-maaf-dan-akan-dihapus</guid><pubDate>Rabu 15 April 2026 14:50 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/15/337/3212611/erika-0tkz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral lagu Erika (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/15/337/3212611/erika-0tkz_large.jpg</image><title>Viral lagu Erika (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Video yang merekam kelompok Orkes Semi Dangdut (OSD) Himpunan Mahasiswa Tambang ITB sedang asyik menyanyikan lagu berjudul &amp;quot;Erika&amp;quot; menjadi sorotan di media sosial seusai liriknya dinilai mengandung unsur pelecehan terhadap perempuan. Menanggapi hal itu, Himpunan Mahasiswa Tambang ITB meminta maaf.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini serta menyampaikan keprihatinan dan empati kepada masyarakat, khususnya perempuan,&amp;rdquo; demikian pernyataan resmi ITB melalui website resminya, Rabu (15/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam penjelasannya, OSD HMT-ITB merupakan salah satu unit kegiatan yang berada dalam lingkup HMT-ITB yang telah berdiri sejak tahun 1970-an, dan lagu berjudul &amp;quot;Erika&amp;quot; dibuat pada tahun 1980-an.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menyadari bahwa merupakan sebuah kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
HMT ITB juga mengaku bahwa konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan.&#13;
&#13;
HMT-ITB dengan tegas menyatakan bahwa tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok mana pun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami telah berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk segera menurunkan (take down) konten video dan audio dari kanal resmi HMT-ITB serta penghapusan dari akun-akun individu yang terafiliasi, termasuk video tahun 2020 yang beredar di masyarakat,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pihaknya melakukan evaluasi internal secara komprehensif terhadap konten, pelaksanaan, serta pengawasan kegiatan atas lagu terkait dan lagu yang mengandung unsur serupa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Serta meninjau kembali standar dan pedoman kegiatan organisasi agar selaras dengan nilai-nilai etika yang berkembang di lingkungan Kampus ITB dan dalam masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Video yang merekam kelompok Orkes Semi Dangdut (OSD) Himpunan Mahasiswa Tambang ITB sedang asyik menyanyikan lagu berjudul &amp;quot;Erika&amp;quot; menjadi sorotan di media sosial seusai liriknya dinilai mengandung unsur pelecehan terhadap perempuan. Menanggapi hal itu, Himpunan Mahasiswa Tambang ITB meminta maaf.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini serta menyampaikan keprihatinan dan empati kepada masyarakat, khususnya perempuan,&amp;rdquo; demikian pernyataan resmi ITB melalui website resminya, Rabu (15/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam penjelasannya, OSD HMT-ITB merupakan salah satu unit kegiatan yang berada dalam lingkup HMT-ITB yang telah berdiri sejak tahun 1970-an, dan lagu berjudul &amp;quot;Erika&amp;quot; dibuat pada tahun 1980-an.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menyadari bahwa merupakan sebuah kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
HMT ITB juga mengaku bahwa konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan.&#13;
&#13;
HMT-ITB dengan tegas menyatakan bahwa tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok mana pun.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami telah berkoordinasi dengan para pihak terkait untuk segera menurunkan (take down) konten video dan audio dari kanal resmi HMT-ITB serta penghapusan dari akun-akun individu yang terafiliasi, termasuk video tahun 2020 yang beredar di masyarakat,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pihaknya melakukan evaluasi internal secara komprehensif terhadap konten, pelaksanaan, serta pengawasan kegiatan atas lagu terkait dan lagu yang mengandung unsur serupa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Serta meninjau kembali standar dan pedoman kegiatan organisasi agar selaras dengan nilai-nilai etika yang berkembang di lingkungan Kampus ITB dan dalam masyarakat,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
