<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag Ajak MUI dan Ormas Islam Jadi Penyejuk di Tengah Dinamika Global</title><description>Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk terus berperan aktif di tengah masyarakat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212704/menag-ajak-mui-dan-ormas-islam-jadi-penyejuk-di-tengah-dinamika-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212704/menag-ajak-mui-dan-ormas-islam-jadi-penyejuk-di-tengah-dinamika-global"/><item><title>Menag Ajak MUI dan Ormas Islam Jadi Penyejuk di Tengah Dinamika Global</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212704/menag-ajak-mui-dan-ormas-islam-jadi-penyejuk-di-tengah-dinamika-global</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/15/337/3212704/menag-ajak-mui-dan-ormas-islam-jadi-penyejuk-di-tengah-dinamika-global</guid><pubDate>Rabu 15 April 2026 21:07 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/15/337/3212704/menteri_agama_nasaruddin_umar-ymSZ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama Nasaruddin Umar (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/15/337/3212704/menteri_agama_nasaruddin_umar-ymSZ_large.jpg</image><title>Menteri Agama Nasaruddin Umar (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk terus berperan aktif di tengah masyarakat.&#13;
&#13;
Menurutnya, di tengah dinamika global yang tidak menentu serta disrupsi informasi, keberadaan MUI dan ormas Islam menjadi sangat penting.&#13;
&#13;
&amp;quot;Majelis Ulama hadir sebagai penuntun arah, penjaga keseimbangan, dan rujukan yang meneduhkan di tengah berbagai perbedaan,&amp;quot; kata Menag dalam sambutannya pada acara Silaturahmi Nasional Ormas Islam dan Halalbihalal Idulfitri 1447 H MUI di Jakarta, Rabu (15/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemerintah, lanjutnya, memandang MUI dan ormas-ormas Islam sebagai mitra strategis yang tidak tergantikan. Karena itu, pemerintah memiliki harapan yang sederhana namun mendasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ormas harus tetap menjadi perekat umat, penyejuk di tengah perbedaan, serta kekuatan moral dalam kehidupan berbangsa,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, kegiatan silaturahmi tersebut bukan sekadar pertemuan, melainkan pengingat bahwa kekuatan bangsa terletak pada nilai, peran ulama, serta kebersamaan yang terus terjaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Silaturahmi hari ini bukan sekadar pertemuan, tetapi pengingat bahwa bangsa ini kuat karena ada nilai, ulama, dan kebersamaan yang terus terawat,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengajak Majelis Ulama Indonesia (MUI) bersama organisasi masyarakat (ormas) Islam untuk terus berperan aktif di tengah masyarakat.&#13;
&#13;
Menurutnya, di tengah dinamika global yang tidak menentu serta disrupsi informasi, keberadaan MUI dan ormas Islam menjadi sangat penting.&#13;
&#13;
&amp;quot;Majelis Ulama hadir sebagai penuntun arah, penjaga keseimbangan, dan rujukan yang meneduhkan di tengah berbagai perbedaan,&amp;quot; kata Menag dalam sambutannya pada acara Silaturahmi Nasional Ormas Islam dan Halalbihalal Idulfitri 1447 H MUI di Jakarta, Rabu (15/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pemerintah, lanjutnya, memandang MUI dan ormas-ormas Islam sebagai mitra strategis yang tidak tergantikan. Karena itu, pemerintah memiliki harapan yang sederhana namun mendasar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ormas harus tetap menjadi perekat umat, penyejuk di tengah perbedaan, serta kekuatan moral dalam kehidupan berbangsa,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, kegiatan silaturahmi tersebut bukan sekadar pertemuan, melainkan pengingat bahwa kekuatan bangsa terletak pada nilai, peran ulama, serta kebersamaan yang terus terjaga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Silaturahmi hari ini bukan sekadar pertemuan, tetapi pengingat bahwa bangsa ini kuat karena ada nilai, ulama, dan kebersamaan yang terus terawat,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
