<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ikan Sapu-sapu Rusak Ekosistem, Pramono Gelar Pembersihan Serentak Jumat Pekan Ini</title><description>Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar aksi pembersihan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota pada Jumat 16 April 2026 pekan ini. Langkah ini dilakukan usai rapat terbatas membahas persoalan ikan sapu-sapu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/15/338/3212678/ikan-sapu-sapu-rusak-ekosistem-pramono-gelar-pembersihan-serentak-jumat-pekan-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/15/338/3212678/ikan-sapu-sapu-rusak-ekosistem-pramono-gelar-pembersihan-serentak-jumat-pekan-ini"/><item><title>Ikan Sapu-sapu Rusak Ekosistem, Pramono Gelar Pembersihan Serentak Jumat Pekan Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/15/338/3212678/ikan-sapu-sapu-rusak-ekosistem-pramono-gelar-pembersihan-serentak-jumat-pekan-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/15/338/3212678/ikan-sapu-sapu-rusak-ekosistem-pramono-gelar-pembersihan-serentak-jumat-pekan-ini</guid><pubDate>Rabu 15 April 2026 22:05 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/15/338/3212678/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-Yfn8_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/15/338/3212678/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-Yfn8_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar aksi pembersihan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota pada Jumat 16 April 2026 pekan ini. Langkah ini dilakukan usai rapat terbatas membahas persoalan ikan sapu-sapu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Besok, pada hari Jumat pagi secara serentak seluruh lima kota yang ada di Jakarta akan mengadakan acara untuk pembersihan ikan sapu-sapu. Kenapa ikan ini harus dibersihkan, dikurangi, karena memang sudah merusak,&amp;quot; ucap Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/4/2026).&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan, ikan sapu-sapu dinilai berbahaya lantaran mengandung kadar timbal yang melebihi ambang batas 0,3 miligram. Menurutnya, hal ini akan berbahaya apabila dikonsumsi manusia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada timbalnya, ada macam-macamnya, dan itu benar-benar berbahaya bagi manusia kalau dikonsumsi,&amp;quot; jelas Pramono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain berisiko bagi kesehatan, ikan sapu-sapu juga dinilai merusak lingkungan. Ikan ini membuat lubang di tanggul dan tebing sungai sebagai tempat berlindung, yang berpotensi merusak struktur bantaran.&#13;
&#13;
Tak hanya itu, keberadaan ikan sapu-sapu juga mengancam populasi ikan lokal. Spesies ini diketahui memakan ikan lain hingga telur-telurnya, sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Hampir ketika ada ikan ini, semua dinding dan juga ikan-ikan lokal kita itu dimakan, termasuk sampai dengan telur-telurnya. Memang ikan ini bisa hidup dalam segala cuaca, termasuk dalam kondisi air yang sangat tidak sehat,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Pramono menyinggung keberadaan spesies asli Amerika Selatan ini juga menjadi persoalan di tempat asalnya. Ia menyebut di Amerika Selatan ikan sapu-sapu juga tengah diupayakan untuk dimusnahkan.&#13;
&#13;
Oleh karenanya, ia menilai langkah pembersihan ikan sapu-sapu akan bermanfaat. Pramono menambahkan pembersihan ikan itu juga meliputi kegiatan untuk membersihkan dan memperbaiki saluran air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak semata-mata untuk ikan sapu-sapu, tetapi kita juga mengangkut sedimen, kemudian memperbaiki saluran air, dan sebagainya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menggelar aksi pembersihan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota pada Jumat 16 April 2026 pekan ini. Langkah ini dilakukan usai rapat terbatas membahas persoalan ikan sapu-sapu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Besok, pada hari Jumat pagi secara serentak seluruh lima kota yang ada di Jakarta akan mengadakan acara untuk pembersihan ikan sapu-sapu. Kenapa ikan ini harus dibersihkan, dikurangi, karena memang sudah merusak,&amp;quot; ucap Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/4/2026).&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan, ikan sapu-sapu dinilai berbahaya lantaran mengandung kadar timbal yang melebihi ambang batas 0,3 miligram. Menurutnya, hal ini akan berbahaya apabila dikonsumsi manusia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ada timbalnya, ada macam-macamnya, dan itu benar-benar berbahaya bagi manusia kalau dikonsumsi,&amp;quot; jelas Pramono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain berisiko bagi kesehatan, ikan sapu-sapu juga dinilai merusak lingkungan. Ikan ini membuat lubang di tanggul dan tebing sungai sebagai tempat berlindung, yang berpotensi merusak struktur bantaran.&#13;
&#13;
Tak hanya itu, keberadaan ikan sapu-sapu juga mengancam populasi ikan lokal. Spesies ini diketahui memakan ikan lain hingga telur-telurnya, sehingga mengganggu keseimbangan ekosistem perairan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Hampir ketika ada ikan ini, semua dinding dan juga ikan-ikan lokal kita itu dimakan, termasuk sampai dengan telur-telurnya. Memang ikan ini bisa hidup dalam segala cuaca, termasuk dalam kondisi air yang sangat tidak sehat,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&#13;
Pramono menyinggung keberadaan spesies asli Amerika Selatan ini juga menjadi persoalan di tempat asalnya. Ia menyebut di Amerika Selatan ikan sapu-sapu juga tengah diupayakan untuk dimusnahkan.&#13;
&#13;
Oleh karenanya, ia menilai langkah pembersihan ikan sapu-sapu akan bermanfaat. Pramono menambahkan pembersihan ikan itu juga meliputi kegiatan untuk membersihkan dan memperbaiki saluran air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tidak semata-mata untuk ikan sapu-sapu, tetapi kita juga mengangkut sedimen, kemudian memperbaiki saluran air, dan sebagainya,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
