<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Heroik Benny Moerdani, Jenderal Kopassus Lolos dari Bidikan Sniper Pasukan Elite Dunia</title><description>Benny Moerdani, tokoh legendaris Kopassus nyaris kehilangan nyawa setelah menjadi sasaran tembak pasukan elite dunia, Special Air Service (SAS) dan marinir Belanda Koninklijke Mariniers. Kala itu, Benny masih berpangkat kapten di RPKAD (sekarang dikenal Kopassus) diterjunkan dalam Operasi Naga di Irian Barat. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/16/337/3212861/kisah-heroik-benny-moerdani-jenderal-kopassus-lolos-dari-bidikan-sniper-pasukan-elite-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/16/337/3212861/kisah-heroik-benny-moerdani-jenderal-kopassus-lolos-dari-bidikan-sniper-pasukan-elite-dunia"/><item><title>Kisah Heroik Benny Moerdani, Jenderal Kopassus Lolos dari Bidikan Sniper Pasukan Elite Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/16/337/3212861/kisah-heroik-benny-moerdani-jenderal-kopassus-lolos-dari-bidikan-sniper-pasukan-elite-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/16/337/3212861/kisah-heroik-benny-moerdani-jenderal-kopassus-lolos-dari-bidikan-sniper-pasukan-elite-dunia</guid><pubDate>Kamis 16 April 2026 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Arief Setyadi </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/16/337/3212861/benny_moerdani-QqdL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Benny Moerdani (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/16/337/3212861/benny_moerdani-QqdL_large.jpg</image><title>Benny Moerdani (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Benny Moerdani, tokoh legendaris Kopassus nyaris kehilangan nyawa setelah menjadi sasaran tembak pasukan elite dunia, Special Air Service (SAS) dan marinir Belanda Koninklijke Mariniers. Kala itu, Benny masih berpangkat kapten di RPKAD (sekarang dikenal Kopassus) diterjunkan dalam Operasi Naga di Irian Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Operasi Naga tergolong berat karena bertujuan menggagalkan rencana Belanda membentuk &amp;ldquo;negara boneka&amp;rdquo; di Papua. Operasi ini juga menjadi bagian dari strategi TNI untuk memecah fokus kekuatan Belanda yang mencapai sekitar 10.000 personel dan berpusat di Biak.&#13;
&#13;
Dalam buku Benny Moerdani yang Belum Terungkap, disebutkan adanya upaya perburuan terhadap Benny oleh pasukan elite Belanda. Sebanyak 213 prajurit Kopassus diterjunkan dalam Operasi Naga menggunakan tiga pesawat C-130 Hercules di wilayah Merauke, Papua, pada 23 Juni 1962.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, rencana operasi tersebut bocor melalui siaran radio Australia. Mengetahui hal itu, pasukan Belanda segera bergerak melakukan penyergapan terhadap Benny dan pasukannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tim Naga yang dipimpin Benny tetap melanjutkan pergerakan menuju pusat pertahanan Belanda di Merauke, meski menghadapi berbagai hambatan. Bentrokan pecah, antara pasukan Naga dan Marinir Belanda pada 28 Juni 1962.&#13;
&#13;
Dua perahu motor milik marinir Belanda tiba-tiba menyerang pasukan Benny yang tengah beristirahat di Sungai Kumbai. Pertempuran jarak dekat pun tak terhindarkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Benny segera mencari perlindungan sambil memerintahkan anak buahnya untuk menyelamatkan diri. Ia hampir tewas setelah topi rimbanya tertembus peluru, namun berhasil lolos.&#13;
&#13;
Dalam peristiwa lain, saat konfrontasi Indonesia-Malaysia di hutan Kalimantan Utara pada 1964, Benny kembali menghadapi situasi berbahaya. Ia sempat diburu pasukan SAS Inggris ketika menjalankan misi penyusupan jauh ke wilayah musuh&amp;mdash;sebuah tugas dengan risiko tinggi.&#13;
&#13;
Bersama tim kecil RPKAD, Benny menyusuri hutan lebat dengan berjalan kaki selama berjam-jam. Misi tersebut bertujuan membuka jalur bagi pasukan utama Angkatan Darat yang akan melancarkan serangan ke Malaysia.&#13;
&#13;
Dalam perjalanan, mereka menembus hutan dan menyeberangi sungai menggunakan perahu. Benny menyadari bahwa pasukan Inggris selalu siaga terhadap kemungkinan penyusupan.&#13;
&#13;
Benar saja, pergerakan mereka akhirnya terdeteksi oleh SAS, yang dikenal berpengalaman dalam berbagai pertempuran sejak Perang Dunia II. Pasukan tersebut telah bersiap di seberang sungai, mengambil posisi di tempat tinggi sambil menunggu momen untuk menembak.&#13;
&#13;
Posisi Benny yang berada di perahu paling depan membuatnya menjadi target empuk. Seorang penembak jitu SAS telah mengarahkan bidikan langsung kepadanya.&#13;
&#13;
Sosok Benny terlihat jelas dari teropong sniper. Namun secara mengejutkan, tembakan tak kunjung dilepaskan. Beberapa detik yang menentukan berlalu begitu saja.&#13;
&#13;
Kesempatan emas itu pun hilang. Pasukan SAS gagal mengeksekusi target, sehingga Benny dan timnya berhasil lolos dari maut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Benny Moerdani, tokoh legendaris Kopassus nyaris kehilangan nyawa setelah menjadi sasaran tembak pasukan elite dunia, Special Air Service (SAS) dan marinir Belanda Koninklijke Mariniers. Kala itu, Benny masih berpangkat kapten di RPKAD (sekarang dikenal Kopassus) diterjunkan dalam Operasi Naga di Irian Barat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Operasi Naga tergolong berat karena bertujuan menggagalkan rencana Belanda membentuk &amp;ldquo;negara boneka&amp;rdquo; di Papua. Operasi ini juga menjadi bagian dari strategi TNI untuk memecah fokus kekuatan Belanda yang mencapai sekitar 10.000 personel dan berpusat di Biak.&#13;
&#13;
Dalam buku Benny Moerdani yang Belum Terungkap, disebutkan adanya upaya perburuan terhadap Benny oleh pasukan elite Belanda. Sebanyak 213 prajurit Kopassus diterjunkan dalam Operasi Naga menggunakan tiga pesawat C-130 Hercules di wilayah Merauke, Papua, pada 23 Juni 1962.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, rencana operasi tersebut bocor melalui siaran radio Australia. Mengetahui hal itu, pasukan Belanda segera bergerak melakukan penyergapan terhadap Benny dan pasukannya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Tim Naga yang dipimpin Benny tetap melanjutkan pergerakan menuju pusat pertahanan Belanda di Merauke, meski menghadapi berbagai hambatan. Bentrokan pecah, antara pasukan Naga dan Marinir Belanda pada 28 Juni 1962.&#13;
&#13;
Dua perahu motor milik marinir Belanda tiba-tiba menyerang pasukan Benny yang tengah beristirahat di Sungai Kumbai. Pertempuran jarak dekat pun tak terhindarkan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Benny segera mencari perlindungan sambil memerintahkan anak buahnya untuk menyelamatkan diri. Ia hampir tewas setelah topi rimbanya tertembus peluru, namun berhasil lolos.&#13;
&#13;
Dalam peristiwa lain, saat konfrontasi Indonesia-Malaysia di hutan Kalimantan Utara pada 1964, Benny kembali menghadapi situasi berbahaya. Ia sempat diburu pasukan SAS Inggris ketika menjalankan misi penyusupan jauh ke wilayah musuh&amp;mdash;sebuah tugas dengan risiko tinggi.&#13;
&#13;
Bersama tim kecil RPKAD, Benny menyusuri hutan lebat dengan berjalan kaki selama berjam-jam. Misi tersebut bertujuan membuka jalur bagi pasukan utama Angkatan Darat yang akan melancarkan serangan ke Malaysia.&#13;
&#13;
Dalam perjalanan, mereka menembus hutan dan menyeberangi sungai menggunakan perahu. Benny menyadari bahwa pasukan Inggris selalu siaga terhadap kemungkinan penyusupan.&#13;
&#13;
Benar saja, pergerakan mereka akhirnya terdeteksi oleh SAS, yang dikenal berpengalaman dalam berbagai pertempuran sejak Perang Dunia II. Pasukan tersebut telah bersiap di seberang sungai, mengambil posisi di tempat tinggi sambil menunggu momen untuk menembak.&#13;
&#13;
Posisi Benny yang berada di perahu paling depan membuatnya menjadi target empuk. Seorang penembak jitu SAS telah mengarahkan bidikan langsung kepadanya.&#13;
&#13;
Sosok Benny terlihat jelas dari teropong sniper. Namun secara mengejutkan, tembakan tak kunjung dilepaskan. Beberapa detik yang menentukan berlalu begitu saja.&#13;
&#13;
Kesempatan emas itu pun hilang. Pasukan SAS gagal mengeksekusi target, sehingga Benny dan timnya berhasil lolos dari maut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
