<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP Soroti Fenomena Kritik Dibalas Laporan ke Polisi</title><description>PDI Perjuangan menyoroti banyaknya kritik yang justru dibalas dengan laporan ke polisi, yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/18/337/3213203/pdip-soroti-fenomena-kritik-dibalas-laporan-ke-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/18/337/3213203/pdip-soroti-fenomena-kritik-dibalas-laporan-ke-polisi"/><item><title>PDIP Soroti Fenomena Kritik Dibalas Laporan ke Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/18/337/3213203/pdip-soroti-fenomena-kritik-dibalas-laporan-ke-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/18/337/3213203/pdip-soroti-fenomena-kritik-dibalas-laporan-ke-polisi</guid><pubDate>Sabtu 18 April 2026 13:08 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/18/337/3213203/pdip-Wr7R_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PDIP Soroti Fenomena Kritik Dibalas Laporan ke Polisi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/18/337/3213203/pdip-Wr7R_large.jpg</image><title>PDIP Soroti Fenomena Kritik Dibalas Laporan ke Polisi</title></images><description>JAKARTA- PDI Perjuangan menyoroti banyaknya kritik yang justru dibalas dengan laporan ke polisi, yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Pasalnya, tidak boleh ada penindasan dalam bentuk apapun di Indonesia.&#13;
&#13;
Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dalam sambutan pembukaan acara peringatan 71 tahun Konferensi Asia Afrika 1955 di Sekolah Partai PDIP di Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai mercusuar keadilan dan kemanusiaan dengan narasi pembebasan yang sangat kental, maka di Republik ini seharusnya tidak boleh ada penindasan atas cara apapun,&amp;quot; kata Hasto.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu yang harus dipastikan, kata dia, terkait dengan kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Hasto lantas menyinggung banyaknya kritik yang berujung kepada pelaporan balik ke polisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang ini kritik masalah pangan diadukan ke polisi. Kritik masalah terhadap pemerintah diadukan kepada polisi. Padahal republik ini dibangun dengan suatu dialektika,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Hasto menegaskan kritik-kritik yang disampaikan bukan berarti tidak ingin pemerintah berhasil. Melainkan sebagai bentuk kepedulian agar pembangunan berjalan dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita kritik pemerintah, bukan berarti kita tidak ingin pemerintah berhasil. Justru ketika kita kritik pada pemerintah karena kita sayang, cinta tanah air kepada Republik ini,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasto meminta seluruh kader tidak hanya menggelorakan semangat kepemimpinan Indonesia bagi dunia, tapi juga menjadi sumber keteladanan bahwa perbedaan-perbedaan ide dan pemikiran selama digerakkan oleh semangat rasa cinta tanah air untuk kemajuan bangsa, itu bukan hal yang diharamkan, tetapi itu penting dalam hal demokrasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua harus kita perjuangkan demi sehatnya Indonesia di dalam mencapai tujuan bernegara. Narasi pembebasan itulah yang kita temukan di dalam seminar ini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- PDI Perjuangan menyoroti banyaknya kritik yang justru dibalas dengan laporan ke polisi, yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Pasalnya, tidak boleh ada penindasan dalam bentuk apapun di Indonesia.&#13;
&#13;
Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dalam sambutan pembukaan acara peringatan 71 tahun Konferensi Asia Afrika 1955 di Sekolah Partai PDIP di Jakarta Selatan, pada Sabtu (18/4/2026).&#13;
&#13;
&amp;quot;Sebagai mercusuar keadilan dan kemanusiaan dengan narasi pembebasan yang sangat kental, maka di Republik ini seharusnya tidak boleh ada penindasan atas cara apapun,&amp;quot; kata Hasto.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salah satu yang harus dipastikan, kata dia, terkait dengan kebebasan masyarakat dalam menyampaikan aspirasinya. Hasto lantas menyinggung banyaknya kritik yang berujung kepada pelaporan balik ke polisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang ini kritik masalah pangan diadukan ke polisi. Kritik masalah terhadap pemerintah diadukan kepada polisi. Padahal republik ini dibangun dengan suatu dialektika,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Hasto menegaskan kritik-kritik yang disampaikan bukan berarti tidak ingin pemerintah berhasil. Melainkan sebagai bentuk kepedulian agar pembangunan berjalan dengan baik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau kita kritik pemerintah, bukan berarti kita tidak ingin pemerintah berhasil. Justru ketika kita kritik pada pemerintah karena kita sayang, cinta tanah air kepada Republik ini,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasto meminta seluruh kader tidak hanya menggelorakan semangat kepemimpinan Indonesia bagi dunia, tapi juga menjadi sumber keteladanan bahwa perbedaan-perbedaan ide dan pemikiran selama digerakkan oleh semangat rasa cinta tanah air untuk kemajuan bangsa, itu bukan hal yang diharamkan, tetapi itu penting dalam hal demokrasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua harus kita perjuangkan demi sehatnya Indonesia di dalam mencapai tujuan bernegara. Narasi pembebasan itulah yang kita temukan di dalam seminar ini,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
