<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Bakal Bentuk Petugas PPSU Khusus Tangkap Ikan Sapu-sapu</title><description>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana membentuk Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) khusus untuk menangani maraknya ikan sapu-sapu di perairan Ibu Kota.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/19/338/3213358/pramono-bakal-bentuk-petugas-ppsu-khusus-tangkap-ikan-sapu-sapu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/19/338/3213358/pramono-bakal-bentuk-petugas-ppsu-khusus-tangkap-ikan-sapu-sapu"/><item><title>Pramono Bakal Bentuk Petugas PPSU Khusus Tangkap Ikan Sapu-sapu</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/19/338/3213358/pramono-bakal-bentuk-petugas-ppsu-khusus-tangkap-ikan-sapu-sapu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/19/338/3213358/pramono-bakal-bentuk-petugas-ppsu-khusus-tangkap-ikan-sapu-sapu</guid><pubDate>Minggu 19 April 2026 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/19/338/3213358/petugas_saat_mencari_ikan_sapu_sapu-kGRf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas saat mencari ikan sapu sapu (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/19/338/3213358/petugas_saat_mencari_ikan_sapu_sapu-kGRf_large.jpg</image><title>Petugas saat mencari ikan sapu sapu (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana membentuk Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) khusus untuk menangani maraknya ikan sapu-sapu di perairan Ibu Kota.&#13;
&#13;
Langkah ini diambil menyusul tingginya populasi ikan sapu-sapu yang dinilai mengancam ekosistem sungai di Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jakarta akan punya PPSU untuk secara berkala membersihkan ikan sapu-sapu. Kalau tidak, ekosistem air Jakarta bisa rusak,&amp;quot; ujar Pramono di Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, populasi ikan sapu-sapu di kali dan sungai Jakarta kini telah melampaui 60%. Bahkan, berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), angkanya disebut telah menembus lebih dari 70%.&#13;
&#13;
&amp;quot;KKP melaporkan lebih dari 70 persen, tapi saya masih menyampaikan lebih dari 60 persen,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan operasi serentak penangkapan ikan sapu-sapu di lima wilayah kota administratif pada Jumat (17/4). Dari operasi tersebut, total 6,5 ton ikan sapu-sapu berhasil ditangkap.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari jumlah itu, wilayah Jakarta Selatan menjadi penyumbang terbesar dengan tangkapan mencapai lebih dari 3,5 ton dalam satu hari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam satu hari pembersihan, khususnya di Jakarta Selatan terkumpul lebih dari 3,5 ton, total hampir 6,5 ton,&amp;rdquo; jelas Pramono.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, penanganan ikan sapu-sapu tidak bisa dilakukan secara parsial. Oleh karena itu, kegiatan penangkapan akan dilakukan secara rutin dan terstruktur melalui pembentukan PPSU khusus.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini tidak bisa dilakukan parsial, kami akan lanjutkan secara berkala,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Pemprov DKI berharap langkah ini dapat mengendalikan populasi ikan sapu-sapu sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana membentuk Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) khusus untuk menangani maraknya ikan sapu-sapu di perairan Ibu Kota.&#13;
&#13;
Langkah ini diambil menyusul tingginya populasi ikan sapu-sapu yang dinilai mengancam ekosistem sungai di Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jakarta akan punya PPSU untuk secara berkala membersihkan ikan sapu-sapu. Kalau tidak, ekosistem air Jakarta bisa rusak,&amp;quot; ujar Pramono di Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, populasi ikan sapu-sapu di kali dan sungai Jakarta kini telah melampaui 60%. Bahkan, berdasarkan data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), angkanya disebut telah menembus lebih dari 70%.&#13;
&#13;
&amp;quot;KKP melaporkan lebih dari 70 persen, tapi saya masih menyampaikan lebih dari 60 persen,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan operasi serentak penangkapan ikan sapu-sapu di lima wilayah kota administratif pada Jumat (17/4). Dari operasi tersebut, total 6,5 ton ikan sapu-sapu berhasil ditangkap.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dari jumlah itu, wilayah Jakarta Selatan menjadi penyumbang terbesar dengan tangkapan mencapai lebih dari 3,5 ton dalam satu hari.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dalam satu hari pembersihan, khususnya di Jakarta Selatan terkumpul lebih dari 3,5 ton, total hampir 6,5 ton,&amp;rdquo; jelas Pramono.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, penanganan ikan sapu-sapu tidak bisa dilakukan secara parsial. Oleh karena itu, kegiatan penangkapan akan dilakukan secara rutin dan terstruktur melalui pembentukan PPSU khusus.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini tidak bisa dilakukan parsial, kami akan lanjutkan secara berkala,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Pemprov DKI berharap langkah ini dapat mengendalikan populasi ikan sapu-sapu sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
