<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diduga Residivis Curanmor, Pria di Jaksel Tewas Dihakimi Massa</title><description>Seorang pria terduga pelaku pencurian sepeda motor tewas setelah dihajar warga di kawasan Kebayoran Lama, Jumat 17 April 2026 dini hari.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/20/338/3213571/diduga-residivis-curanmor-pria-di-jaksel-tewas-dihakimi-massa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/20/338/3213571/diduga-residivis-curanmor-pria-di-jaksel-tewas-dihakimi-massa"/><item><title>Diduga Residivis Curanmor, Pria di Jaksel Tewas Dihakimi Massa</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/20/338/3213571/diduga-residivis-curanmor-pria-di-jaksel-tewas-dihakimi-massa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/20/338/3213571/diduga-residivis-curanmor-pria-di-jaksel-tewas-dihakimi-massa</guid><pubDate>Senin 20 April 2026 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/20/338/3213571/mayat-GTcy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mayat (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/20/338/3213571/mayat-GTcy_large.jpg</image><title>Mayat (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Seorang pria terduga pelaku pencurian sepeda motor tewas setelah dihajar warga di kawasan Kebayoran Lama, Jumat 17 April 2026 dini hari.&#13;
&#13;
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Ivo Amelia, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Polisi menerima laporan dari warga terkait adanya pelaku curanmor yang telah diamankan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari Jumat tanggal 17 April sekitar pukul 00.30 WIB, piket menerima laporan dari warga adanya pelaku pencurian motor yang diamankan oleh masyarakat setempat,&amp;quot; kata Ivo, Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, warga menduga pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian motor di wilayah tersebut. Dugaan itu muncul setelah warga mencocokkan ciri-ciri pelaku dengan rekaman CCTV.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat menganggap orang tersebut sudah melakukan pencurian motor dua kali dalam satu bulan. Hal itu dilihat dari rekaman CCTV, wajah dan ciri-cirinya sama,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat petugas tiba di lokasi, pelaku sudah dalam kondisi babak belur akibat diamuk massa. Polisi kemudian segera melarikan pelaku ke rumah sakit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat kami datang, pelaku sudah babak belur. Kami langsung membawa karena dikhawatirkan kondisinya sudah sekarat, kemudian dibawa ke RSUD Kramat Jati,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, nyawa pelaku tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia beberapa jam setelah dibawa ke rumah sakit. Polisi memastikan penyebab kematian akibat aksi kekerasan warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaku meninggal dunia di RSUD Kramat Jati. Saat kami bawa, setibanya di sana, anggota mendapat informasi bahwa pelaku telah meninggal,&amp;rdquo; jelas Ivo.&#13;
&#13;
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ditemukan kunci T dan beberapa kunci motor,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian lain, termasuk menelusuri identitas dan keluarganya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Identitas sudah diketahui, tetapi masih dicocokkan. Kami juga sedang mencoba menghubungi pihak keluarganya,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Seorang pria terduga pelaku pencurian sepeda motor tewas setelah dihajar warga di kawasan Kebayoran Lama, Jumat 17 April 2026 dini hari.&#13;
&#13;
Kanit Reskrim Polsek Kebayoran Lama, AKP Ivo Amelia, mengatakan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 00.30 WIB. Polisi menerima laporan dari warga terkait adanya pelaku curanmor yang telah diamankan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari Jumat tanggal 17 April sekitar pukul 00.30 WIB, piket menerima laporan dari warga adanya pelaku pencurian motor yang diamankan oleh masyarakat setempat,&amp;quot; kata Ivo, Senin (20/4/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, warga menduga pelaku sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian motor di wilayah tersebut. Dugaan itu muncul setelah warga mencocokkan ciri-ciri pelaku dengan rekaman CCTV.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat menganggap orang tersebut sudah melakukan pencurian motor dua kali dalam satu bulan. Hal itu dilihat dari rekaman CCTV, wajah dan ciri-cirinya sama,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat petugas tiba di lokasi, pelaku sudah dalam kondisi babak belur akibat diamuk massa. Polisi kemudian segera melarikan pelaku ke rumah sakit.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saat kami datang, pelaku sudah babak belur. Kami langsung membawa karena dikhawatirkan kondisinya sudah sekarat, kemudian dibawa ke RSUD Kramat Jati,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, nyawa pelaku tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal dunia beberapa jam setelah dibawa ke rumah sakit. Polisi memastikan penyebab kematian akibat aksi kekerasan warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pelaku meninggal dunia di RSUD Kramat Jati. Saat kami bawa, setibanya di sana, anggota mendapat informasi bahwa pelaku telah meninggal,&amp;rdquo; jelas Ivo.&#13;
&#13;
Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan untuk melakukan aksi pencurian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ditemukan kunci T dan beberapa kunci motor,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Hingga kini, polisi masih mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus pencurian lain, termasuk menelusuri identitas dan keluarganya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Identitas sudah diketahui, tetapi masih dicocokkan. Kami juga sedang mencoba menghubungi pihak keluarganya,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
