<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan</title><description>Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/22/18/3213946/trump-perpanjang-gencatan-senjata-dengan-iran-tapi-blokade-tetap-berjalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/22/18/3213946/trump-perpanjang-gencatan-senjata-dengan-iran-tapi-blokade-tetap-berjalan"/><item><title>Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran, Tapi Blokade Tetap Berjalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/22/18/3213946/trump-perpanjang-gencatan-senjata-dengan-iran-tapi-blokade-tetap-berjalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/22/18/3213946/trump-perpanjang-gencatan-senjata-dengan-iran-tapi-blokade-tetap-berjalan</guid><pubDate>Rabu 22 April 2026 08:30 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/22/18/3213946/presiden_as_donald_trump-bAWo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden AS Donald Trump (foto: AP News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/22/18/3213946/presiden_as_donald_trump-bAWo_large.jpg</image><title>Presiden AS Donald Trump (foto: AP News)</title></images><description>&#13;
&#13;
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.&#13;
&#13;
Trump menyatakan, militer AS akan menunda serangan yang sebelumnya direncanakan, guna memberi waktu kepada Teheran untuk mengajukan proposal terpadu dalam upaya mengakhiri konflik. Langkah ini diambil pada Selasa (21/4) atas permintaan mediator Pakistan. Gencatan senjata sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Rabu (22/4).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oleh karena itu, saya telah menginstruksikan militer kita untuk melanjutkan blokade dan tetap siap dalam segala hal. Gencatan senjata akan diperpanjang sampai proposal mereka diajukan dan diskusi diselesaikan, dengan satu atau lain cara,&amp;quot; tulis Trump di media sosial seperti dilansir dari Aljazeera, Rabu (22/4/2026).&#13;
&#13;
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa perpanjangan gencatan senjata berlangsung tanpa batas waktu yang jelas, setidaknya dari pihak AS.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga kini, Iran belum memberikan tanggapan resmi. Kantor berita semi-resmi Tasnim menyebut posisi Teheran akan diumumkan kemudian.&#13;
&#13;
Perpanjangan ini menjadi perubahan sikap terbaru dari Trump. Beberapa jam sebelumnya, ia justru menolak memperpanjang gencatan senjata dan memperingatkan Iran bahwa waktu hampir habis sebelum AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur mereka.&#13;
&#13;
Perubahan itu terjadi di tengah kecaman Iran terhadap blokade angkatan laut AS di pelabuhan-pelabuhan mereka. Teheran menilai langkah tersebut sebagai tindakan provokatif yang berpotensi mengganggu proses perundingan yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif menyampaikan apresiasi atas keputusan Trump. Ia berharap kedua pihak dapat memanfaatkan momentum ini untuk mencapai kesepakatan damai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya berharap kedua belah pihak terus mematuhi gencatan senjata dan mampu menyepakati perjanjian damai komprehensif dalam putaran kedua pembicaraan di Islamabad,&amp;rdquo; tulis Sharif di platform X.&#13;
&#13;
Meski demikian, keberlanjutan blokade laut menimbulkan ketidakpastian apakah Iran akan hadir dalam perundingan tersebut.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut blokade pelabuhan oleh AS sebagai &amp;ldquo;tindakan perang&amp;rdquo; dan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iran tahu bagaimana menetralisir pembatasan, membela kepentingannya, dan melawan intimidasi,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Trump juga menyinggung adanya perbedaan pandangan di internal pemerintahan Iran yang dinilai memperlambat proses diplomasi. Namun, laporan dari Teheran menyebut kepemimpinan Iran justru solid pasca pergantian pemimpin tertinggi dari Ali Khamenei kepada putranya, Mojtaba Khamenei.&#13;
&#13;
Sejak konflik meningkat pada 28 Februari, setelah serangan AS dan Israel ke Iran, sejumlah pejabat tinggi Iran dilaporkan tewas. Meski demikian, struktur kekuasaan tetap bertahan dengan Korps Garda Revolusi Islam memimpin operasi militer.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gencatan senjata awal antara AS dan Iran disepakati pada 8 April selama dua pekan. Namun, kesepakatan itu diwarnai perbedaan pendapat, termasuk soal keterlibatan Lebanon dan kendali atas Selat Hormuz.&#13;
&#13;
Dalam upaya mengakhiri konflik, AS menuntut penghentian total program nuklir Iran serta pembatasan produksi rudal dan dukungan terhadap sekutu regional seperti Hizbullah dan Hamas.&#13;
&#13;
Sebaliknya, Iran menegaskan haknya untuk memperkaya uranium sebagai bagian dari program nuklir sipil dan menolak menjadikan kemampuan militernya sebagai bahan negosiasi.&#13;
&#13;
Analis dari Stimson Center, Barbara Slavin, menilai langkah Trump memperpanjang gencatan senjata sebagai upaya menutupi kegagalan diplomasi sebelumnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, AS perlu melonggarkan tuntutan dan menunjukkan keseriusan dalam mencari solusi damai agar negosiasi dapat berjalan efektif.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata dengan Iran. Namun, ia menegaskan bahwa blokade militer terhadap negara tersebut tetap diberlakukan.&#13;
&#13;
Trump menyatakan, militer AS akan menunda serangan yang sebelumnya direncanakan, guna memberi waktu kepada Teheran untuk mengajukan proposal terpadu dalam upaya mengakhiri konflik. Langkah ini diambil pada Selasa (21/4) atas permintaan mediator Pakistan. Gencatan senjata sebelumnya dijadwalkan berakhir pada Rabu (22/4).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Oleh karena itu, saya telah menginstruksikan militer kita untuk melanjutkan blokade dan tetap siap dalam segala hal. Gencatan senjata akan diperpanjang sampai proposal mereka diajukan dan diskusi diselesaikan, dengan satu atau lain cara,&amp;quot; tulis Trump di media sosial seperti dilansir dari Aljazeera, Rabu (22/4/2026).&#13;
&#13;
Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa perpanjangan gencatan senjata berlangsung tanpa batas waktu yang jelas, setidaknya dari pihak AS.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga kini, Iran belum memberikan tanggapan resmi. Kantor berita semi-resmi Tasnim menyebut posisi Teheran akan diumumkan kemudian.&#13;
&#13;
Perpanjangan ini menjadi perubahan sikap terbaru dari Trump. Beberapa jam sebelumnya, ia justru menolak memperpanjang gencatan senjata dan memperingatkan Iran bahwa waktu hampir habis sebelum AS melancarkan serangan besar-besaran terhadap infrastruktur mereka.&#13;
&#13;
Perubahan itu terjadi di tengah kecaman Iran terhadap blokade angkatan laut AS di pelabuhan-pelabuhan mereka. Teheran menilai langkah tersebut sebagai tindakan provokatif yang berpotensi mengganggu proses perundingan yang dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif menyampaikan apresiasi atas keputusan Trump. Ia berharap kedua pihak dapat memanfaatkan momentum ini untuk mencapai kesepakatan damai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya berharap kedua belah pihak terus mematuhi gencatan senjata dan mampu menyepakati perjanjian damai komprehensif dalam putaran kedua pembicaraan di Islamabad,&amp;rdquo; tulis Sharif di platform X.&#13;
&#13;
Meski demikian, keberlanjutan blokade laut menimbulkan ketidakpastian apakah Iran akan hadir dalam perundingan tersebut.&#13;
&#13;
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut blokade pelabuhan oleh AS sebagai &amp;ldquo;tindakan perang&amp;rdquo; dan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iran tahu bagaimana menetralisir pembatasan, membela kepentingannya, dan melawan intimidasi,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Trump juga menyinggung adanya perbedaan pandangan di internal pemerintahan Iran yang dinilai memperlambat proses diplomasi. Namun, laporan dari Teheran menyebut kepemimpinan Iran justru solid pasca pergantian pemimpin tertinggi dari Ali Khamenei kepada putranya, Mojtaba Khamenei.&#13;
&#13;
Sejak konflik meningkat pada 28 Februari, setelah serangan AS dan Israel ke Iran, sejumlah pejabat tinggi Iran dilaporkan tewas. Meski demikian, struktur kekuasaan tetap bertahan dengan Korps Garda Revolusi Islam memimpin operasi militer.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gencatan senjata awal antara AS dan Iran disepakati pada 8 April selama dua pekan. Namun, kesepakatan itu diwarnai perbedaan pendapat, termasuk soal keterlibatan Lebanon dan kendali atas Selat Hormuz.&#13;
&#13;
Dalam upaya mengakhiri konflik, AS menuntut penghentian total program nuklir Iran serta pembatasan produksi rudal dan dukungan terhadap sekutu regional seperti Hizbullah dan Hamas.&#13;
&#13;
Sebaliknya, Iran menegaskan haknya untuk memperkaya uranium sebagai bagian dari program nuklir sipil dan menolak menjadikan kemampuan militernya sebagai bahan negosiasi.&#13;
&#13;
Analis dari Stimson Center, Barbara Slavin, menilai langkah Trump memperpanjang gencatan senjata sebagai upaya menutupi kegagalan diplomasi sebelumnya.&#13;
&#13;
Menurutnya, AS perlu melonggarkan tuntutan dan menunjukkan keseriusan dalam mencari solusi damai agar negosiasi dapat berjalan efektif.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
