<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Jenderal Kopassus Lakukan Tirakat Khusus Tumpas Pemberontak yang Paling Ditakuti</title><description>Saat itu Yogie S Memet berpuasa jauh-jauh hari sebelum bulan puasa (Ramadhan) karena prihatin tekad mereka belum terpenuhi.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/22/337/3213924/kisah-jenderal-kopassus-lakukan-tirakat-khusus-tumpas-pemberontak-yang-paling-ditakuti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/22/337/3213924/kisah-jenderal-kopassus-lakukan-tirakat-khusus-tumpas-pemberontak-yang-paling-ditakuti"/><item><title>Kisah Jenderal Kopassus Lakukan Tirakat Khusus Tumpas Pemberontak yang Paling Ditakuti</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/22/337/3213924/kisah-jenderal-kopassus-lakukan-tirakat-khusus-tumpas-pemberontak-yang-paling-ditakuti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/22/337/3213924/kisah-jenderal-kopassus-lakukan-tirakat-khusus-tumpas-pemberontak-yang-paling-ditakuti</guid><pubDate>Rabu 22 April 2026 06:00 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/21/337/3213924/tni-PuBO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Prajurit Kopassus/dok TNI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/21/337/3213924/tni-PuBO_large.jpg</image><title>Prajurit Kopassus/dok TNI</title></images><description>JAKARTA - &amp;nbsp;Letjen TNI (Purn) Yogie S Memet merupakan mantan Jenderal Kopassus yang cukup disegani selama berkarier menjadi prajurit TNI. Dia banyak menduduki posisi penting dan mentereng selama menjadi prajurit.&#13;
&#13;
Pria kelahiran Cirebon pada 16 Mei 1929 itu tercatat pernah naik pangkat secara singkat hingga menjabat bintang tiga.&#13;
&#13;
Namun ada kisah unik di era kepimpinan Yogie S Memet saat menjadi Danyon 330/Kujang Kodam Siliwangi pernah menumpas gerombolan DI/TII Kahar Muzakkar di Sulawesi Selatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada 17 Agustus 1964, Presiden Soekarno memberikan ultimatum kepada Kodam Hasanuddin untuk segera menangkap Kahar Muzakkar hidup atau mati.&#13;
&#13;
Waktu itu, Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) &amp;nbsp;juga mendapat penugasan di bawah Yonif 330/Para Kujang pimpinan Yogie S Memet untuk membantu Kodam Hasanuddin. Setelah mendengar perintah, Yogie bertekad segera menangkap Kahar.&#13;
&#13;
Yogie S Memet memiliki tirakat khusus saat hendak menangkap Kahar Muzakkar, demikian dituliskan dalam buku Jenderal M Jusuf: Panglima Para Prajurit karya Atmadji Sumarkidjo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat itu Yogie S Memet berpuasa jauh-jauh hari sebelum bulan puasa (Ramadhan) karena prihatin tekad mereka belum terpenuhi.&#13;
&#13;
Setelah itu, operasi penangkapan sukses besar. Pasukan Yon 330/Para Kujang berhasil menemukan tempat persembunyian Kahar Muzakkar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebuah penggerebekan kilat dilakukan saat subuh dengan pasukan yang dikomandoi Kolonel Solichin GP (kepala staf operasi). &amp;nbsp;Setelah terjadi baku tembak, Kahar Muzakkar dinyatakan tewas.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - &amp;nbsp;Letjen TNI (Purn) Yogie S Memet merupakan mantan Jenderal Kopassus yang cukup disegani selama berkarier menjadi prajurit TNI. Dia banyak menduduki posisi penting dan mentereng selama menjadi prajurit.&#13;
&#13;
Pria kelahiran Cirebon pada 16 Mei 1929 itu tercatat pernah naik pangkat secara singkat hingga menjabat bintang tiga.&#13;
&#13;
Namun ada kisah unik di era kepimpinan Yogie S Memet saat menjadi Danyon 330/Kujang Kodam Siliwangi pernah menumpas gerombolan DI/TII Kahar Muzakkar di Sulawesi Selatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pada 17 Agustus 1964, Presiden Soekarno memberikan ultimatum kepada Kodam Hasanuddin untuk segera menangkap Kahar Muzakkar hidup atau mati.&#13;
&#13;
Waktu itu, Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) &amp;nbsp;juga mendapat penugasan di bawah Yonif 330/Para Kujang pimpinan Yogie S Memet untuk membantu Kodam Hasanuddin. Setelah mendengar perintah, Yogie bertekad segera menangkap Kahar.&#13;
&#13;
Yogie S Memet memiliki tirakat khusus saat hendak menangkap Kahar Muzakkar, demikian dituliskan dalam buku Jenderal M Jusuf: Panglima Para Prajurit karya Atmadji Sumarkidjo.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat itu Yogie S Memet berpuasa jauh-jauh hari sebelum bulan puasa (Ramadhan) karena prihatin tekad mereka belum terpenuhi.&#13;
&#13;
Setelah itu, operasi penangkapan sukses besar. Pasukan Yon 330/Para Kujang berhasil menemukan tempat persembunyian Kahar Muzakkar.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Sebuah penggerebekan kilat dilakukan saat subuh dengan pasukan yang dikomandoi Kolonel Solichin GP (kepala staf operasi). &amp;nbsp;Setelah terjadi baku tembak, Kahar Muzakkar dinyatakan tewas.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
