<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blak-blakan, Menlu Ungkap Alasan Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR</title><description>Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengungkapkan alasan mengapa jarang menghadiri rapat di Komisi I DPR RI. Ia mengaku ketidakhadirannya dalam rapat di DPR lantaran jadwal yang tidak pas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/22/337/3214043/blak-blakan-menlu-ungkap-alasan-jarang-hadir-rapat-di-komisi-i-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/22/337/3214043/blak-blakan-menlu-ungkap-alasan-jarang-hadir-rapat-di-komisi-i-dpr"/><item><title>Blak-blakan, Menlu Ungkap Alasan Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/22/337/3214043/blak-blakan-menlu-ungkap-alasan-jarang-hadir-rapat-di-komisi-i-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/22/337/3214043/blak-blakan-menlu-ungkap-alasan-jarang-hadir-rapat-di-komisi-i-dpr</guid><pubDate>Rabu 22 April 2026 15:02 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/22/337/3214043/menlu-zxAf_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Sugiono (Foto: Binti M/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/22/337/3214043/menlu-zxAf_large.jpg</image><title>Menlu Sugiono (Foto: Binti M/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengungkapkan alasan mengapa jarang menghadiri rapat di Komisi I DPR RI. Ia mengaku ketidakhadirannya dalam rapat di DPR lantaran jadwal yang tidak pas.&#13;
&#13;
Namun, Sugiono memastikan selalu mengomunikasikan hal tersebut kepada legislator di Komisi I.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya kebetulan pas jadwalnya nggak ada di situ dan itu juga sudah saya komunikasikan,&amp;rdquo; kata Menlu saat konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (22/4/2026).&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Menlu menegaskan kembali bahwa dirinya telah melakukan komunikasi tiap kali berhalangan hadir di rapat kerja Komisi I DPR.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sudah komunikasikan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP, TB Hasanuddin, mengungkapkan keresahannya terkait sulitnya membangun diskusi mendalam dengan pemerintah.&#13;
&#13;
TB pun menyoroti minimnya kehadiran Menteri Pertahanan (Menhan) dan Menlu dalam rapat-rapat kerja bersama DPR RI. Ia menyebut kondisi ini membuat akses komunikasi antara legislatif dan eksekutif menjadi terhambat, terutama dalam membahas persoalan strategis bangsa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jujur saja, kami di Komisi I merasa tertutup untuk diskusi; Menhan hampir tidak pernah datang, Menteri Luar Negeri juga tidak. Kalaupun Menhan datang, biasanya diwakilkan,&amp;rdquo; kata TB Hasanuddin dalam seminar peringatan Konferensi Asia-Afrika ke-71 di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Sabtu 18 April 2026.&#13;
&#13;
TB menegaskan pentingnya kehadiran fisik para menteri untuk menguji efektivitas kebijakan yang telah diambil. Dirinya menyayangkan jika kesempatan untuk beradu argumen demi kepentingan negara justru hilang karena delegasi tugas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menurut saya itu kurang mantap. Saya ingin berbicara langsung, head-to-head dengan mereka untuk menguji pengalaman dan aplikasi di lapangan demi kebaikan negara. Tapi kalau kesempatannya tidak ada, ya sudah, wassalam,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono mengungkapkan alasan mengapa jarang menghadiri rapat di Komisi I DPR RI. Ia mengaku ketidakhadirannya dalam rapat di DPR lantaran jadwal yang tidak pas.&#13;
&#13;
Namun, Sugiono memastikan selalu mengomunikasikan hal tersebut kepada legislator di Komisi I.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya kebetulan pas jadwalnya nggak ada di situ dan itu juga sudah saya komunikasikan,&amp;rdquo; kata Menlu saat konferensi pers di Gedung Bina Graha, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu (22/4/2026).&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Menlu menegaskan kembali bahwa dirinya telah melakukan komunikasi tiap kali berhalangan hadir di rapat kerja Komisi I DPR.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Saya sudah komunikasikan,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDIP, TB Hasanuddin, mengungkapkan keresahannya terkait sulitnya membangun diskusi mendalam dengan pemerintah.&#13;
&#13;
TB pun menyoroti minimnya kehadiran Menteri Pertahanan (Menhan) dan Menlu dalam rapat-rapat kerja bersama DPR RI. Ia menyebut kondisi ini membuat akses komunikasi antara legislatif dan eksekutif menjadi terhambat, terutama dalam membahas persoalan strategis bangsa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Jujur saja, kami di Komisi I merasa tertutup untuk diskusi; Menhan hampir tidak pernah datang, Menteri Luar Negeri juga tidak. Kalaupun Menhan datang, biasanya diwakilkan,&amp;rdquo; kata TB Hasanuddin dalam seminar peringatan Konferensi Asia-Afrika ke-71 di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Sabtu 18 April 2026.&#13;
&#13;
TB menegaskan pentingnya kehadiran fisik para menteri untuk menguji efektivitas kebijakan yang telah diambil. Dirinya menyayangkan jika kesempatan untuk beradu argumen demi kepentingan negara justru hilang karena delegasi tugas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Menurut saya itu kurang mantap. Saya ingin berbicara langsung, head-to-head dengan mereka untuk menguji pengalaman dan aplikasi di lapangan demi kebaikan negara. Tapi kalau kesempatannya tidak ada, ya sudah, wassalam,&amp;rdquo; katanya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
