<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gagal Kabur ke Jepang, Terduga Penipu Arisan Miliaran Terlibat Adu Jotos dengan Korban</title><description>Seorang pengelola arisan berinisial NNS (31), yang juga dikenal sebagai Saska J, menjadi perhatian publik setelah diduga terlibat kasus penipuan dengan nilai mencapai miliaran rupiah. Ia disebut-sebut sempat berupaya meninggalkan Indonesia menuju Jepang sebelum akhirnya dicegat oleh para korban.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/22/340/3213963/gagal-kabur-ke-jepang-terduga-penipu-arisan-miliaran-terlibat-adu-jotos-dengan-korban</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/22/340/3213963/gagal-kabur-ke-jepang-terduga-penipu-arisan-miliaran-terlibat-adu-jotos-dengan-korban"/><item><title>Gagal Kabur ke Jepang, Terduga Penipu Arisan Miliaran Terlibat Adu Jotos dengan Korban</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/22/340/3213963/gagal-kabur-ke-jepang-terduga-penipu-arisan-miliaran-terlibat-adu-jotos-dengan-korban</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/22/340/3213963/gagal-kabur-ke-jepang-terduga-penipu-arisan-miliaran-terlibat-adu-jotos-dengan-korban</guid><pubDate>Rabu 22 April 2026 10:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/22/340/3213963/terduga_penipu_arisan_miliaran_rupiah-EA3Y_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terduga penipu arisan miliaran rupiah (Foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/22/340/3213963/terduga_penipu_arisan_miliaran_rupiah-EA3Y_large.jpg</image><title>Terduga penipu arisan miliaran rupiah (Foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Seorang pengelola arisan berinisial NNS (31), yang juga dikenal sebagai Saska J, menjadi perhatian publik setelah diduga terlibat kasus penipuan dengan nilai mencapai miliaran rupiah. Ia disebut-sebut sempat berupaya meninggalkan Indonesia menuju Jepang sebelum akhirnya dicegat oleh para korban.&#13;
&#13;
Dilansir dari akun @balilocalstory, Rabu (22/4/2026). Peristiwa pencegatan itu terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Senin 20 April 2026. Puluhan korban diketahui sudah lebih dulu berada di lokasi setelah memperoleh informasi dari komunikasi internal mengenai rencana keberangkatan NNS bersama suaminya, diduga akan pergi ke Jepang.&#13;
&#13;
Mengetahui hal tersebut, para korban bergerak cepat dan menunggu kedatangan terduga di bandara. Situasi pun memanas saat terjadi pertemuan antara kedua pihak. Keributan tak terhindarkan, bahkan sempat terjadi aksi saling dorong hingga adu jotos.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akibat insiden tersebut, beberapa korban dilaporkan mengalami luka ringan. Mereka mengaku khawatir NNS akan melarikan diri tanpa menyelesaikan tanggung jawab atas dugaan kerugian yang dialami.&#13;
&#13;
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait proses hukum maupun langkah lanjutan dari pihak berwenang.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Seorang pengelola arisan berinisial NNS (31), yang juga dikenal sebagai Saska J, menjadi perhatian publik setelah diduga terlibat kasus penipuan dengan nilai mencapai miliaran rupiah. Ia disebut-sebut sempat berupaya meninggalkan Indonesia menuju Jepang sebelum akhirnya dicegat oleh para korban.&#13;
&#13;
Dilansir dari akun @balilocalstory, Rabu (22/4/2026). Peristiwa pencegatan itu terjadi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai pada Senin 20 April 2026. Puluhan korban diketahui sudah lebih dulu berada di lokasi setelah memperoleh informasi dari komunikasi internal mengenai rencana keberangkatan NNS bersama suaminya, diduga akan pergi ke Jepang.&#13;
&#13;
Mengetahui hal tersebut, para korban bergerak cepat dan menunggu kedatangan terduga di bandara. Situasi pun memanas saat terjadi pertemuan antara kedua pihak. Keributan tak terhindarkan, bahkan sempat terjadi aksi saling dorong hingga adu jotos.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Akibat insiden tersebut, beberapa korban dilaporkan mengalami luka ringan. Mereka mengaku khawatir NNS akan melarikan diri tanpa menyelesaikan tanggung jawab atas dugaan kerugian yang dialami.&#13;
&#13;
Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait proses hukum maupun langkah lanjutan dari pihak berwenang.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
