<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis, Perempuan Ini Terjebak 3 Jam dalam Lubang Jamban yang Ambrol</title><description>Perempuan itu baru bisa diselamatkan setelah seorang tukang melintas di lokasi kejadian. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/24/18/3214467/tragis-perempuan-ini-terjebak-3-jam-dalam-lubang-jamban-yang-ambrol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/24/18/3214467/tragis-perempuan-ini-terjebak-3-jam-dalam-lubang-jamban-yang-ambrol"/><item><title>Tragis, Perempuan Ini Terjebak 3 Jam dalam Lubang Jamban yang Ambrol</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/24/18/3214467/tragis-perempuan-ini-terjebak-3-jam-dalam-lubang-jamban-yang-ambrol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/24/18/3214467/tragis-perempuan-ini-terjebak-3-jam-dalam-lubang-jamban-yang-ambrol</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2026 15:30 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/24/18/3214467/ilustrasi-NXsE_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Unsplash)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/24/18/3214467/ilustrasi-NXsE_large.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Unsplash)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Seorang perempuan yang sedang buang air kecil saat melakukan perjalanan di pedalaman Australia terjebak hingga setinggi pinggang di dalam lubang pembuangan setelah jamban yang digunakannya ambrol alias runtuh.&#13;
&#13;
Ia &amp;quot;terperangkap di dalam lubang pembuangan selama kurang lebih tiga jam, sampai diselamatkan oleh seorang tukang lokal yang kebetulan lewat,&amp;quot; ujar pihak berwenang di Northern Territory (Wilayah Utara Australia) sebagaimana dilansir BBC.&#13;
&#13;
Perempuan tersebut, yang sedang bersama suami dan dua anaknya, tengah dalam perjalanan pulang ke Canberra setelah mengunjungi kerabat di Darwin ketika insiden itu terjadi, menurut laman Facebook komunitas Action for Alice.&#13;
&#13;
Jamban yang dimaksud terletak di Zona Konservasi Meteorit Henbury, sekitar 145 km barat daya kota terpencil Alice Springs. Jamban tersebut adalah jenis jamban sederhana tanpa sistem siram yang menampung kotoran manusia di lubang tanah yang dalam. Model ini umum ditemukan di daerah terpencil atau pedesaan, seperti lokasi perkemahan yang tidak terjangkau jaringan listrik.&#13;
&#13;
NT WorkSafe, badan yang mengatur kesehatan dan keselamatan kerja di wilayah tersebut, menyatakan bahwa pengelola zona konservasi Henbury telah melaporkan insiden itu kepada mereka, dan saat ini investigasi sedang berlangsung.&#13;
&#13;
Seorang saksi mata mengatakan kepada media lokal NT News bahwa suami perempuan itu berhasil menarik perhatian seorang tukang bangunan. Tukang tersebut kemudian menurunkan tali ke dalam lubang agar korban bisa berpegangan, lalu menggunakan kendaraannya untuk menarik perempuan itu keluar.&#13;
&#13;
Proses evakuasi memakan waktu lebih dari 45 menit. Saksi mata yang tidak disebutkan namanya menceritakan kepada NT News bahwa kondisi di dalam lubang sangat memprihatinkan dengan adanya tumpukan popok, kotoran, dan urin.&#13;
&#13;
Perempuan tersebut segera dibawa ke rumah sakit, namun dilaporkan tidak mengalami cedera serius.&#13;
&#13;
Kejadian ini bukan pertama kalinya kecelakaan yang melibatkan jamban lubang terjadi di Australia. Pada Juli 2024, petugas pemadam kebakaran harus membongkar salah satu jamban lubang di Indigo Valley, negara bagian Victoria, setelah seorang pria terjebak di dalamnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pada 2012, seorang perempuan berusia 65 tahun diterbangkan ke rumah sakit setelah jatuh terlentang ke dalam jamban lubang di Queensland tengah. Menurut laporan The Courier Mail, ia mengalami patah kaki akibat insiden tersebut.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Seorang perempuan yang sedang buang air kecil saat melakukan perjalanan di pedalaman Australia terjebak hingga setinggi pinggang di dalam lubang pembuangan setelah jamban yang digunakannya ambrol alias runtuh.&#13;
&#13;
Ia &amp;quot;terperangkap di dalam lubang pembuangan selama kurang lebih tiga jam, sampai diselamatkan oleh seorang tukang lokal yang kebetulan lewat,&amp;quot; ujar pihak berwenang di Northern Territory (Wilayah Utara Australia) sebagaimana dilansir BBC.&#13;
&#13;
Perempuan tersebut, yang sedang bersama suami dan dua anaknya, tengah dalam perjalanan pulang ke Canberra setelah mengunjungi kerabat di Darwin ketika insiden itu terjadi, menurut laman Facebook komunitas Action for Alice.&#13;
&#13;
Jamban yang dimaksud terletak di Zona Konservasi Meteorit Henbury, sekitar 145 km barat daya kota terpencil Alice Springs. Jamban tersebut adalah jenis jamban sederhana tanpa sistem siram yang menampung kotoran manusia di lubang tanah yang dalam. Model ini umum ditemukan di daerah terpencil atau pedesaan, seperti lokasi perkemahan yang tidak terjangkau jaringan listrik.&#13;
&#13;
NT WorkSafe, badan yang mengatur kesehatan dan keselamatan kerja di wilayah tersebut, menyatakan bahwa pengelola zona konservasi Henbury telah melaporkan insiden itu kepada mereka, dan saat ini investigasi sedang berlangsung.&#13;
&#13;
Seorang saksi mata mengatakan kepada media lokal NT News bahwa suami perempuan itu berhasil menarik perhatian seorang tukang bangunan. Tukang tersebut kemudian menurunkan tali ke dalam lubang agar korban bisa berpegangan, lalu menggunakan kendaraannya untuk menarik perempuan itu keluar.&#13;
&#13;
Proses evakuasi memakan waktu lebih dari 45 menit. Saksi mata yang tidak disebutkan namanya menceritakan kepada NT News bahwa kondisi di dalam lubang sangat memprihatinkan dengan adanya tumpukan popok, kotoran, dan urin.&#13;
&#13;
Perempuan tersebut segera dibawa ke rumah sakit, namun dilaporkan tidak mengalami cedera serius.&#13;
&#13;
Kejadian ini bukan pertama kalinya kecelakaan yang melibatkan jamban lubang terjadi di Australia. Pada Juli 2024, petugas pemadam kebakaran harus membongkar salah satu jamban lubang di Indigo Valley, negara bagian Victoria, setelah seorang pria terjebak di dalamnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, pada 2012, seorang perempuan berusia 65 tahun diterbangkan ke rumah sakit setelah jatuh terlentang ke dalam jamban lubang di Queensland tengah. Menurut laporan The Courier Mail, ia mengalami patah kaki akibat insiden tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
