<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami&amp;nbsp;</title><description>Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa M5,0 yang mengguncang Maluku Barat Daya, Jumat, 24 April 2026 pukul 05.13.25 WIB.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/24/337/3214363/gempa-m5-0-guncang-maluku-barat-daya-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-nbsp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/24/337/3214363/gempa-m5-0-guncang-maluku-barat-daya-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-nbsp"/><item><title>Gempa M5,0 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami&amp;nbsp;</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/24/337/3214363/gempa-m5-0-guncang-maluku-barat-daya-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-nbsp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/24/337/3214363/gempa-m5-0-guncang-maluku-barat-daya-bmkg-tidak-berpotensi-tsunami-nbsp</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2026 07:34 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/24/337/3214363/gempa-GHyn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/24/337/3214363/gempa-GHyn_large.jpg</image><title>Ilustrasi gempa (Foto: Freepik)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa M5,0 yang mengguncang Maluku Barat Daya, Jumat, 24 April 2026 pukul 05.13.25 WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter pembaruan dengan magnitudo 4,9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,42&amp;deg; LS; 129,34&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 190 km arah timur laut Maluku Barat Daya pada kedalaman 150 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi dalam lempeng (intraslab) subduksi Laut Banda,&amp;quot; ungkap Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar turun (oblique normal). Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Pulau-Pulau Babar dan Pulau Wetang, Maluku Barat Daya, dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seperti truk berlalu).&#13;
&#13;
Rahmat memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. &amp;quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Hingga pukul 05.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa M5,0 yang mengguncang Maluku Barat Daya, Jumat, 24 April 2026 pukul 05.13.25 WIB.&#13;
&#13;
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter pembaruan dengan magnitudo 4,9. Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,42&amp;deg; LS; 129,34&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 190 km arah timur laut Maluku Barat Daya pada kedalaman 150 km.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi dalam lempeng (intraslab) subduksi Laut Banda,&amp;quot; ungkap Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar turun (oblique normal). Berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Pulau-Pulau Babar dan Pulau Wetang, Maluku Barat Daya, dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata dalam rumah, terasa seperti truk berlalu).&#13;
&#13;
Rahmat memastikan hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. &amp;quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Hingga pukul 05.40 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
