<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kondisi PRT yang Lompat dari Kamar Kos Majikan di Benhil, Polisi: Tangannya Patah!</title><description>Roby menerangkan, menurut pengakuan salah satu korban, keduanya tak betah lantaran majikannya bersikap sadis.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/24/338/3214409/kondisi-prt-yang-lompat-dari-kamar-kos-majikan-di-benhil-polisi-tangannya-patah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/24/338/3214409/kondisi-prt-yang-lompat-dari-kamar-kos-majikan-di-benhil-polisi-tangannya-patah"/><item><title>Kondisi PRT yang Lompat dari Kamar Kos Majikan di Benhil, Polisi: Tangannya Patah!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/24/338/3214409/kondisi-prt-yang-lompat-dari-kamar-kos-majikan-di-benhil-polisi-tangannya-patah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/24/338/3214409/kondisi-prt-yang-lompat-dari-kamar-kos-majikan-di-benhil-polisi-tangannya-patah</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2026 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/24/338/3214409/mayat-0LBv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Wanita Jatuh/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/24/338/3214409/mayat-0LBv_large.jpg</image><title>Ilustrasi Wanita Jatuh/ist</title></images><description>JAKARTA - Dua orang pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D melompat dari lantai 4 sebuah bangunan kos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, hingga membuat salah satunya, R, tewas. Polisi menyebutkan, saat ini korban D masih menjalani perawatan usai mengalami patah tulang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nggak (kritis), patah tangan aja,&amp;rdquo; kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra dikutip Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
Dia mengatakan, keduanya diduga melompat karena ingin kabur lantaran tidak betah bekerja.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau untuk informasi sementara, orang itu katanya enggak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai 4,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Roby menerangkan, menurut pengakuan salah satu korban, keduanya tak betah lantaran majikannya bersikap sadis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada saksi yang lain yang ngomongin bahwa mereka itu enggak betah karena majikannya sadis gitu atau sadis katanya. Sadis itu enggak tahu ya gimana kata-katanya ya. Enggak ngomong suka disiksa, tapi galak,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kronologi dan motif pasti di balik aksi nekat kedua PRT tersebut.&#13;
&#13;
Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/4) lalu di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Kedua PRT itu jatuh dari lantai 4 kamar kosan majikan dan salah satunya meninggal dunia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Dua orang pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D melompat dari lantai 4 sebuah bangunan kos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, hingga membuat salah satunya, R, tewas. Polisi menyebutkan, saat ini korban D masih menjalani perawatan usai mengalami patah tulang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nggak (kritis), patah tangan aja,&amp;rdquo; kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra dikutip Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
Dia mengatakan, keduanya diduga melompat karena ingin kabur lantaran tidak betah bekerja.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau untuk informasi sementara, orang itu katanya enggak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai 4,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
Roby menerangkan, menurut pengakuan salah satu korban, keduanya tak betah lantaran majikannya bersikap sadis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada saksi yang lain yang ngomongin bahwa mereka itu enggak betah karena majikannya sadis gitu atau sadis katanya. Sadis itu enggak tahu ya gimana kata-katanya ya. Enggak ngomong suka disiksa, tapi galak,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kronologi dan motif pasti di balik aksi nekat kedua PRT tersebut.&#13;
&#13;
Diketahui, peristiwa itu terjadi pada Rabu (22/4) lalu di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Kedua PRT itu jatuh dari lantai 4 kamar kosan majikan dan salah satunya meninggal dunia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
