<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Bakal Periksa Agen Penyalur 2 PRT Loncat dari Kos Majikan di Benhil Jakpus</title><description>Polisi masih menyelidiki kasus dua pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D yang melompat dari lantai 4 kos di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Agen penyalur PRT tersebut bakal diperiksa polisi. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/24/338/3214452/polisi-bakal-periksa-agen-penyalur-2-prt-loncat-dari-kos-majikan-di-benhil-jakpus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/24/338/3214452/polisi-bakal-periksa-agen-penyalur-2-prt-loncat-dari-kos-majikan-di-benhil-jakpus"/><item><title>Polisi Bakal Periksa Agen Penyalur 2 PRT Loncat dari Kos Majikan di Benhil Jakpus</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/24/338/3214452/polisi-bakal-periksa-agen-penyalur-2-prt-loncat-dari-kos-majikan-di-benhil-jakpus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/24/338/3214452/polisi-bakal-periksa-agen-penyalur-2-prt-loncat-dari-kos-majikan-di-benhil-jakpus</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2026 14:41 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/24/338/3214452/mayat-NRor_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/24/338/3214452/mayat-NRor_large.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polisi masih menyelidiki kasus dua pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D yang melompat dari lantai 4 kos di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Agen penyalur PRT tersebut bakal diperiksa polisi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Peristiwa tersebut menyebabkan salah satu korban, R, meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga akan memanggil agen PRT untuk didalami keterangannya. Langkah ini penting agar penyidik mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara profesional, cermat, dan berimbang,&amp;rdquo; kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihak kepolisian masih memeriksa saksi yang selamat dalam kejadian tersebut. Reynold menegaskan penanganan kasus ini dilakukan dengan mengedepankan aspek kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin memastikan bahwa setiap fakta didalami secara objektif. Di sisi lain, kami juga menaruh perhatian pada kondisi saksi yang selamat, termasuk aspek pemulihan dan pendampingannya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Diketahui, polisi juga telah memeriksa pihak majikan pada Kamis 23 April. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Roby Heri Saputra, menyebut keduanya diduga melompat karena ingin kabur lantaran tidak betah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau untuk informasi sementara, orang itu katanya enggak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai 4,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Roby menjelaskan, berdasarkan keterangan salah satu korban, keduanya merasa tidak betah karena majikannya bersikap keras. &amp;ldquo;Ada saksi yang lain yang ngomongin bahwa mereka itu enggak betah karena majikannya sadis gitu atau sadis katanya. Sadis itu enggak tahu ya gimana kata-katanya ya. Enggak ngomong suka disiksa, tapi galak,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 22 April di kawasan Benhil, Jakarta Pusat. Kedua PRT itu jatuh dari lantai 4 kamar kos majikan, dan salah satunya meninggal dunia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polisi masih menyelidiki kasus dua pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D yang melompat dari lantai 4 kos di Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat. Agen penyalur PRT tersebut bakal diperiksa polisi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Peristiwa tersebut menyebabkan salah satu korban, R, meninggal dunia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga akan memanggil agen PRT untuk didalami keterangannya. Langkah ini penting agar penyidik mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara profesional, cermat, dan berimbang,&amp;rdquo; kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pihak kepolisian masih memeriksa saksi yang selamat dalam kejadian tersebut. Reynold menegaskan penanganan kasus ini dilakukan dengan mengedepankan aspek kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin memastikan bahwa setiap fakta didalami secara objektif. Di sisi lain, kami juga menaruh perhatian pada kondisi saksi yang selamat, termasuk aspek pemulihan dan pendampingannya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Diketahui, polisi juga telah memeriksa pihak majikan pada Kamis 23 April. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, Roby Heri Saputra, menyebut keduanya diduga melompat karena ingin kabur lantaran tidak betah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau untuk informasi sementara, orang itu katanya enggak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai 4,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Roby menjelaskan, berdasarkan keterangan salah satu korban, keduanya merasa tidak betah karena majikannya bersikap keras. &amp;ldquo;Ada saksi yang lain yang ngomongin bahwa mereka itu enggak betah karena majikannya sadis gitu atau sadis katanya. Sadis itu enggak tahu ya gimana kata-katanya ya. Enggak ngomong suka disiksa, tapi galak,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 22 April di kawasan Benhil, Jakarta Pusat. Kedua PRT itu jatuh dari lantai 4 kamar kos majikan, dan salah satunya meninggal dunia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
