<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lele Bioflok Siap Panen, Marthen Natonis Perkuat Ekonomi Kerakyatan di TTS</title><description>Program tersebut diinisiasi Anggota DPRD TTS dari Partai Perindo, Marthen Natonis, melalui dana aspirasi atau pokok-pokok pikiran (pokir) Tahun 2025.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/24/340/3214512/lele-bioflok-siap-panen-marthen-natonis-perkuat-ekonomi-kerakyatan-di-tts</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/24/340/3214512/lele-bioflok-siap-panen-marthen-natonis-perkuat-ekonomi-kerakyatan-di-tts"/><item><title>Lele Bioflok Siap Panen, Marthen Natonis Perkuat Ekonomi Kerakyatan di TTS</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/24/340/3214512/lele-bioflok-siap-panen-marthen-natonis-perkuat-ekonomi-kerakyatan-di-tts</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/24/340/3214512/lele-bioflok-siap-panen-marthen-natonis-perkuat-ekonomi-kerakyatan-di-tts</guid><pubDate>Jum'at 24 April 2026 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/24/340/3214512/perindo-wask_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Lele Bioflok Siap Panen, Marthen Natonis Perkuat Ekonomi Kerakyatan di TTS</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/24/340/3214512/perindo-wask_large.jpg</image><title>Lele Bioflok Siap Panen, Marthen Natonis Perkuat Ekonomi Kerakyatan di TTS</title></images><description>TIMOR TENGAH SELATAN &amp;ndash; Penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal mulai menunjukkan hasil di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Program budidaya ikan lele sistem bioflok yang dikembangkan di tingkat desa kini memasuki masa panendan membuka peluang peningkatan pendapatan warga.&#13;
&#13;
Program tersebut diinisiasi Anggota DPRD TTS dari Partai Perindo, Marthen Natonis, melalui dana aspirasi atau pokok-pokok pikiran (pokir) Tahun 2025, dengan menyasar masyarakat di Desa Belle dan Desa Boti, Kecamatan Kie.&#13;
&#13;
Sebanyak tiga kolam bioflok dibangun, masing-masing diisi sekitar 1.000 ekor ikan lele. Setelah berjalan sejak Desember 2025, hasil panen tahap awal mulai dirasakan oleh masyarakat setempat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil panen tahap awal dimanfaatkan untuk konsumsi warga. Selanjutnya akan kami dorong menjadi usaha kelompok,&amp;rdquo; ujar Marthen, Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
Budidaya lele dipilih karena sesuai dengan karakteristik masyarakat pedesaan. Selain mudah dikembangkan, lele memiliki daya adaptasi tinggi, tidak membutuhkan lahan luas, serta memiliki siklus panen yang relatif cepat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini salah satu upaya mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat,&amp;rdquo; kata Marthen.&#13;
&#13;
Dengan masa panen sekitar dua hingga tiga bulan, program ini dinilai mampu mempercepat perputaran ekonomi di tingkat desa. Permintaan pasar yang stabil juga menjadi peluang bagi pengembangan usaha secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
Dia menilai, pendekatan berbasis kelompok menjadi kunci agar program ini tidak berhenti sebagai bantuan, melainkan berkembang menjadi usaha produktif yang mampu memperkuat ekonomi keluarga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Marthen berharap budidaya lele bioflok dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sekaligus mendorong ketahanan pangan di daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Budidaya lele sangat potensial meningkatkan pendapatan rumah tangga dan mendukung ketahanan pangan,&amp;rdquo; terangnya.&#13;
&#13;
Sebagai Ketua DPD Partai Perindo TTS, dia menegaskan program ini sejalan dengan upaya mendorong ekonomi kerakyatan melalui penguatan usaha kecil berbasis masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengembangan sektor budidaya seperti ini diharapkan dapat menjadi fondasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat lokal,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>TIMOR TENGAH SELATAN &amp;ndash; Penguatan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal mulai menunjukkan hasil di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur. Program budidaya ikan lele sistem bioflok yang dikembangkan di tingkat desa kini memasuki masa panendan membuka peluang peningkatan pendapatan warga.&#13;
&#13;
Program tersebut diinisiasi Anggota DPRD TTS dari Partai Perindo, Marthen Natonis, melalui dana aspirasi atau pokok-pokok pikiran (pokir) Tahun 2025, dengan menyasar masyarakat di Desa Belle dan Desa Boti, Kecamatan Kie.&#13;
&#13;
Sebanyak tiga kolam bioflok dibangun, masing-masing diisi sekitar 1.000 ekor ikan lele. Setelah berjalan sejak Desember 2025, hasil panen tahap awal mulai dirasakan oleh masyarakat setempat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hasil panen tahap awal dimanfaatkan untuk konsumsi warga. Selanjutnya akan kami dorong menjadi usaha kelompok,&amp;rdquo; ujar Marthen, Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
Budidaya lele dipilih karena sesuai dengan karakteristik masyarakat pedesaan. Selain mudah dikembangkan, lele memiliki daya adaptasi tinggi, tidak membutuhkan lahan luas, serta memiliki siklus panen yang relatif cepat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ini salah satu upaya mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat,&amp;rdquo; kata Marthen.&#13;
&#13;
Dengan masa panen sekitar dua hingga tiga bulan, program ini dinilai mampu mempercepat perputaran ekonomi di tingkat desa. Permintaan pasar yang stabil juga menjadi peluang bagi pengembangan usaha secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
Dia menilai, pendekatan berbasis kelompok menjadi kunci agar program ini tidak berhenti sebagai bantuan, melainkan berkembang menjadi usaha produktif yang mampu memperkuat ekonomi keluarga.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Marthen berharap budidaya lele bioflok dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan, sekaligus mendorong ketahanan pangan di daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Budidaya lele sangat potensial meningkatkan pendapatan rumah tangga dan mendukung ketahanan pangan,&amp;rdquo; terangnya.&#13;
&#13;
Sebagai Ketua DPD Partai Perindo TTS, dia menegaskan program ini sejalan dengan upaya mendorong ekonomi kerakyatan melalui penguatan usaha kecil berbasis masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengembangan sektor budidaya seperti ini diharapkan dapat menjadi fondasi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi di tingkat lokal,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
