<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Dalami Kasus 2 PRT Loncat dari Lantai 4 Gara-Gara Majikannya Sadis</title><description>Polisi akan memeriksa agen penyalur kedua PRT itu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/25/338/3214539/polisi-dalami-kasus-2-prt-loncat-dari-lantai-4-gara-gara-majikannya-sadis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/25/338/3214539/polisi-dalami-kasus-2-prt-loncat-dari-lantai-4-gara-gara-majikannya-sadis"/><item><title>Polisi Dalami Kasus 2 PRT Loncat dari Lantai 4 Gara-Gara Majikannya Sadis</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/25/338/3214539/polisi-dalami-kasus-2-prt-loncat-dari-lantai-4-gara-gara-majikannya-sadis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/25/338/3214539/polisi-dalami-kasus-2-prt-loncat-dari-lantai-4-gara-gara-majikannya-sadis</guid><pubDate>Sabtu 25 April 2026 02:08 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/24/338/3214539/kabid_humas_polda_metro_jaya-bcLy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi Dalami Kasus 2 PRT Loncat dari Lantai 4 Gara-Gara Majikannya Sadis (Okezone/Riyan Rizki)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/24/338/3214539/kabid_humas_polda_metro_jaya-bcLy_large.jpg</image><title>Polisi Dalami Kasus 2 PRT Loncat dari Lantai 4 Gara-Gara Majikannya Sadis (Okezone/Riyan Rizki)</title></images><description>JAKARTA - Polisi masih mengusut kasus dua pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D yang lompat dari lantai 4 sebuah bangunan kos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, hingga membuat seorang di antaranya tewas yakni R. Penyelidikan dilakukan oleh tim gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.&#13;
&#13;
1. Usut Kasus PRT Loncat&#13;
&#13;
&amp;ldquo;(Penanganan) masih gabungan Polres Jakpus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya,&amp;quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung menjelaskan, polisi masih mendalami keterangan dari PRT yang selamat. Pihaknya akan memeriksa agen penyalur kedua PRT itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga akan memanggil agen PRT untuk didalami keterangannya. Langkah ini penting agar penyidik mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara profesional, cermat, dan berimbang,&amp;rdquo; ujar Reynold.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, penanganan kasus ini mengedepankan aspek kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin memastikan setiap fakta didalami secara objektif. Di sisi lain, kami juga menaruh perhatian pada kondisi saksi yang selamat, termasuk aspek pemulihan dan pendampingannya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Diketahui, polisi telah memeriksa majikan PRT tersebut pada Kamis (23/4/2026). Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyebut keduanya diduga melompat karena ingin kabur lantaran tidak betah bekerja dengan majikannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau untuk informasi sementara, orang itu katanya enggak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai 4,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Roby menerangkan, menurut pengakuan salah satu korban, keduanya tak betah lantaran majikannya bersikap sadis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada saksi yang lain yang ngomongin bahwa mereka itu enggak betah karena majikannya sadis gitu atau sadis katanya. Sadis itu enggak tahu ya gimana kata-katanya ya. Enggak ngomong suka disiksa, tapi galak,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Sebelumnya, peristiwa itu terjadi di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat pada Rabu (22/4/2026). Kedua PRT tersebut, yaitu D dan R jatuh dari lantai 4 kamar kosan majikan. Salah satunya yakni R meninggal dunia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi masih mengusut kasus dua pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D yang lompat dari lantai 4 sebuah bangunan kos di Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, hingga membuat seorang di antaranya tewas yakni R. Penyelidikan dilakukan oleh tim gabungan Polres Metro Jakarta Pusat dan Polda Metro Jaya.&#13;
&#13;
1. Usut Kasus PRT Loncat&#13;
&#13;
&amp;ldquo;(Penanganan) masih gabungan Polres Jakpus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya,&amp;quot; kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Reynold EP Hutagalung menjelaskan, polisi masih mendalami keterangan dari PRT yang selamat. Pihaknya akan memeriksa agen penyalur kedua PRT itu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga akan memanggil agen PRT untuk didalami keterangannya. Langkah ini penting agar penyidik mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh, sehingga penanganan perkara dapat dilakukan secara profesional, cermat, dan berimbang,&amp;rdquo; ujar Reynold.&#13;
&#13;
Ia menegaskan, penanganan kasus ini mengedepankan aspek kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin memastikan setiap fakta didalami secara objektif. Di sisi lain, kami juga menaruh perhatian pada kondisi saksi yang selamat, termasuk aspek pemulihan dan pendampingannya,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Diketahui, polisi telah memeriksa majikan PRT tersebut pada Kamis (23/4/2026). Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra menyebut keduanya diduga melompat karena ingin kabur lantaran tidak betah bekerja dengan majikannya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau untuk informasi sementara, orang itu katanya enggak betah. Terus dia kabur sama saksi satu. Jadi berdua loncat dari lantai 4,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Roby menerangkan, menurut pengakuan salah satu korban, keduanya tak betah lantaran majikannya bersikap sadis.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ada saksi yang lain yang ngomongin bahwa mereka itu enggak betah karena majikannya sadis gitu atau sadis katanya. Sadis itu enggak tahu ya gimana kata-katanya ya. Enggak ngomong suka disiksa, tapi galak,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Sebelumnya, peristiwa itu terjadi di kawasan Bendungan Hilir (Benhil), Jakarta Pusat pada Rabu (22/4/2026). Kedua PRT tersebut, yaitu D dan R jatuh dari lantai 4 kamar kosan majikan. Salah satunya yakni R meninggal dunia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
