<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lima Penjual Daging Ikan Sapu-sapu Ditangkap di Bantaran Kali Jakpus</title><description>Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sawah Besar menangkap lima pedagang daging ikan sapu-sapu pada Jumat 25 April 2026. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/25/338/3214611/lima-penjual-daging-ikan-sapu-sapu-ditangkap-di-bantaran-kali-jakpus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/25/338/3214611/lima-penjual-daging-ikan-sapu-sapu-ditangkap-di-bantaran-kali-jakpus"/><item><title>Lima Penjual Daging Ikan Sapu-sapu Ditangkap di Bantaran Kali Jakpus</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/25/338/3214611/lima-penjual-daging-ikan-sapu-sapu-ditangkap-di-bantaran-kali-jakpus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/25/338/3214611/lima-penjual-daging-ikan-sapu-sapu-ditangkap-di-bantaran-kali-jakpus</guid><pubDate>Sabtu 25 April 2026 10:24 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/25/338/3214611/petugas_ppsu-pMLr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas PPSU saat menangkap ikan sapu-sapu (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/25/338/3214611/petugas_ppsu-pMLr_large.jpg</image><title>Petugas PPSU saat menangkap ikan sapu-sapu (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sawah Besar menangkap lima pedagang daging ikan sapu-sapu pada Jumat 25 April 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mereka diamankan setelah kedapatan mengolah daging ikan sapu-sapu di bantaran anak Kali Ciliwung, tepatnya di depan Sekolah Santa Ursula, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengamankan lima pria yang bekerja sebagai penjual daging ikan sapu-sapu. Mereka kami amankan setelah mendapat laporan dari warga yang curiga dengan aktivitas tersebut,&amp;quot; kata Kasatpol PP Sawah Besar, Darwis Silitonga, kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kelima orang yang diamankan merupakan warga Cikarang, Kabupaten Bekasi. Setelah ikan ditangkap, mereka langsung memisahkan daging dan telur ikan sapu-sapu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah ikan didapat, mereka langsung menyiangi. Dagingnya kemudian dijual ke Cikarang kepada pengepul untuk bahan pembuatan siomay menggunakan daging ikan sapu-sapu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, satu orang penangkap bisa memperoleh ikan sapu-sapu dalam jumlah besar. Bahkan, satu orang dapat menjual hingga 20 kilogram daging per hari kepada pengepul.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap hari satu orang bisa menjual sekitar 20 kilogram daging ikan sapu-sapu. Jadi kalau ada lima orang, totalnya bisa mencapai 100 kilogram per hari,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dari hasil temuan tersebut, petugas Satpol PP mengambil tindakan tegas dengan memusnahkan seluruh daging ikan sapu-sapu dengan cara dikubur agar tidak diolah menjadi makanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua kami musnahkan dengan cara dikubur. Kami juga meminta mereka untuk tidak lagi menjual daging ikan sapu-sapu sebagai bahan makanan seperti siomay,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sawah Besar menangkap lima pedagang daging ikan sapu-sapu pada Jumat 25 April 2026.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Mereka diamankan setelah kedapatan mengolah daging ikan sapu-sapu di bantaran anak Kali Ciliwung, tepatnya di depan Sekolah Santa Ursula, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengamankan lima pria yang bekerja sebagai penjual daging ikan sapu-sapu. Mereka kami amankan setelah mendapat laporan dari warga yang curiga dengan aktivitas tersebut,&amp;quot; kata Kasatpol PP Sawah Besar, Darwis Silitonga, kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kelima orang yang diamankan merupakan warga Cikarang, Kabupaten Bekasi. Setelah ikan ditangkap, mereka langsung memisahkan daging dan telur ikan sapu-sapu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setelah ikan didapat, mereka langsung menyiangi. Dagingnya kemudian dijual ke Cikarang kepada pengepul untuk bahan pembuatan siomay menggunakan daging ikan sapu-sapu,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menjelaskan, satu orang penangkap bisa memperoleh ikan sapu-sapu dalam jumlah besar. Bahkan, satu orang dapat menjual hingga 20 kilogram daging per hari kepada pengepul.&#13;
&#13;
&amp;quot;Setiap hari satu orang bisa menjual sekitar 20 kilogram daging ikan sapu-sapu. Jadi kalau ada lima orang, totalnya bisa mencapai 100 kilogram per hari,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dari hasil temuan tersebut, petugas Satpol PP mengambil tindakan tegas dengan memusnahkan seluruh daging ikan sapu-sapu dengan cara dikubur agar tidak diolah menjadi makanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Semua kami musnahkan dengan cara dikubur. Kami juga meminta mereka untuk tidak lagi menjual daging ikan sapu-sapu sebagai bahan makanan seperti siomay,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
