<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Waspada Potensi Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah hingga 30 April 2026!</title><description>Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 24 hingga 30 April 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/25/340/3214465/bmkg-waspada-potensi-hujan-sangat-lebat-di-sejumlah-wilayah-hingga-30-april-2026</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/25/340/3214465/bmkg-waspada-potensi-hujan-sangat-lebat-di-sejumlah-wilayah-hingga-30-april-2026"/><item><title>BMKG: Waspada Potensi Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah hingga 30 April 2026!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/25/340/3214465/bmkg-waspada-potensi-hujan-sangat-lebat-di-sejumlah-wilayah-hingga-30-april-2026</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/25/340/3214465/bmkg-waspada-potensi-hujan-sangat-lebat-di-sejumlah-wilayah-hingga-30-april-2026</guid><pubDate>Sabtu 25 April 2026 05:00 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/24/340/3214465/bmkg-GbMn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Potensi Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah hingga 30 April 2026</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/24/340/3214465/bmkg-GbMn_large.jpg</image><title>Waspada Potensi Hujan Sangat Lebat di Sejumlah Wilayah hingga 30 April 2026</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 24 hingga 30 April 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BMKG melaporkan bahwa potensi hujan sangat lebat itu dipengaruhi sejumlah faktor. Pertama, ada aktivitas Rossby Ekuatorial, Kelvin, Mixed Rossby-Gravity (MRG) dan Madden Julian Oscillation (MJO) spasial di beberapa wilayah,&amp;rdquo; tulis keterangan BMKG, Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
Kedua, sirkulasi siklon di perairan dan pesisir barat Sumatra dan Jawa Barat hingga Jawa Tengah memicu terbentuknya daerah pertemuan angin, konvergensi dan konfluensi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan, baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di sekitar wilayah yang terdampak pola angin tersebut,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketiga, pemanasan permukaan yang cukup hangat pada siang hari, serta kelembaban udara yang masih cukup basah di lapisan bawah turut mendukung terbentuknya awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan,&amp;rdquo; demikian keterangan BMKG.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Timur (125,3mm/hari), Aceh (98 mm/hari).&#13;
&#13;
Selanjutnya di&amp;nbsp; Kalimantan Tengah (85 mm/hari), Kepulauan Rai (83 mm/hari), Jawa Timur (70,2 mm/hari), Jawa Barat (69,7 mm/hari), Kalimantan Tengah (67,1 mm/hari) dan Sumatra Barat (58,5 mm/hari).&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 24 hingga 30 April 2026.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BMKG melaporkan bahwa potensi hujan sangat lebat itu dipengaruhi sejumlah faktor. Pertama, ada aktivitas Rossby Ekuatorial, Kelvin, Mixed Rossby-Gravity (MRG) dan Madden Julian Oscillation (MJO) spasial di beberapa wilayah,&amp;rdquo; tulis keterangan BMKG, Jumat (24/4/2026).&#13;
&#13;
Kedua, sirkulasi siklon di perairan dan pesisir barat Sumatra dan Jawa Barat hingga Jawa Tengah memicu terbentuknya daerah pertemuan angin, konvergensi dan konfluensi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang meningkatkan peluang pertumbuhan awan hujan, baik di sekitar pusat sirkulasi maupun di sekitar wilayah yang terdampak pola angin tersebut,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ketiga, pemanasan permukaan yang cukup hangat pada siang hari, serta kelembaban udara yang masih cukup basah di lapisan bawah turut mendukung terbentuknya awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan,&amp;rdquo; demikian keterangan BMKG.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Curah hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Timur (125,3mm/hari), Aceh (98 mm/hari).&#13;
&#13;
Selanjutnya di&amp;nbsp; Kalimantan Tengah (85 mm/hari), Kepulauan Rai (83 mm/hari), Jawa Timur (70,2 mm/hari), Jawa Barat (69,7 mm/hari), Kalimantan Tengah (67,1 mm/hari) dan Sumatra Barat (58,5 mm/hari).&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
