<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Simulasi Perang Rudal! Puluhan Kapal Perang hingga Jet Tempur F-16 Bombardir Pulau Gundul Karimun Jawa</title><description>Selain serangan rudal dan bom, TNI Angkatan Laut juga menggelar Artillery Duel melalui unsur Striking Force.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/26/340/3214726/simulasi-perang-rudal-puluhan-kapal-perang-hingga-jet-tempur-f-16-bombardir-pulau-gundul-karimun-jawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/26/340/3214726/simulasi-perang-rudal-puluhan-kapal-perang-hingga-jet-tempur-f-16-bombardir-pulau-gundul-karimun-jawa"/><item><title>Simulasi Perang Rudal! Puluhan Kapal Perang hingga Jet Tempur F-16 Bombardir Pulau Gundul Karimun Jawa</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/26/340/3214726/simulasi-perang-rudal-puluhan-kapal-perang-hingga-jet-tempur-f-16-bombardir-pulau-gundul-karimun-jawa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/26/340/3214726/simulasi-perang-rudal-puluhan-kapal-perang-hingga-jet-tempur-f-16-bombardir-pulau-gundul-karimun-jawa</guid><pubDate>Minggu 26 April 2026 00:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/26/340/3214726/tni-Hrd9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puluhan Kapal Perang hingga Jet Tempur F-16 Bombardir Pulau Gundul Karimun Jawa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/26/340/3214726/tni-Hrd9_large.jpg</image><title>Puluhan Kapal Perang hingga Jet Tempur F-16 Bombardir Pulau Gundul Karimun Jawa</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) dan Penembakan Senjata Khusus TNI Tahun 2026 di Perairan Karimunjawa, Semarang, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
Dalam latihan ini, berbagai alutsista dikerahkan mulai dari kapal perang hingga pesawat tempur F-16 untuk menghantam target dalam simulasi pertempuran laut dan udara.&#13;
&#13;
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau lokasi latihan tersebut.&#13;
&#13;
Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, dalam kegiatan tersebut dilaksanakan simulasi tempur, dimana eks-KRI Teluk Hading yang dijadikan sasaran berhasil dihancurkan melalui serangan terintegrasi matra laut dan udara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Latihan skala besar ini melibatkan sedikitnya 20 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara,&amp;rdquo;ujar Aulia kepada Okezone, Sabtu (25/4/2026).&#13;
&#13;
Operasi penghancuran sasaran terbagi dalam dua tahap utama. Tahap pertama dimulai dengan penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 oleh unsur KRI, disusul tahap kedua berupa Operasi Udara Lawan Laut (OULL).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada tahap kedua, tiga unit pesawat F-16 TNI AU melepaskan bom jenis MK-12 secara presisi ke arah sasaran,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Selain serangan rudal dan bom, TNI Angkatan Laut juga menggelar Artillery Duel melalui unsur Striking Force.&#13;
&#13;
Dengan menggunakan sistem penembakan modern berakurasi tinggi, satuan tersebut berhasil menghancurkan sasaran darat yang telah ditentukan di Pulau Gundul.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melalui kegiatan ini, TNI terus mengasah kesiapsiagaan dan kemampuan tempur prajurit, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah maritim.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Latihan ini juga menjadi wujud komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.&#13;
&#13;
Selanjutnya, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono serta Ketua Komisi 1 DPR RI Utut Adianto.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopslagab) dan Penembakan Senjata Khusus TNI Tahun 2026 di Perairan Karimunjawa, Semarang, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
Dalam latihan ini, berbagai alutsista dikerahkan mulai dari kapal perang hingga pesawat tempur F-16 untuk menghantam target dalam simulasi pertempuran laut dan udara.&#13;
&#13;
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin meninjau lokasi latihan tersebut.&#13;
&#13;
Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah mengatakan, dalam kegiatan tersebut dilaksanakan simulasi tempur, dimana eks-KRI Teluk Hading yang dijadikan sasaran berhasil dihancurkan melalui serangan terintegrasi matra laut dan udara.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&amp;ldquo;Latihan skala besar ini melibatkan sedikitnya 20 Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dan pesawat tempur F-16 milik TNI Angkatan Udara,&amp;rdquo;ujar Aulia kepada Okezone, Sabtu (25/4/2026).&#13;
&#13;
Operasi penghancuran sasaran terbagi dalam dua tahap utama. Tahap pertama dimulai dengan penembakan Rudal Exocet MM40 Block 3 oleh unsur KRI, disusul tahap kedua berupa Operasi Udara Lawan Laut (OULL).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada tahap kedua, tiga unit pesawat F-16 TNI AU melepaskan bom jenis MK-12 secara presisi ke arah sasaran,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
Selain serangan rudal dan bom, TNI Angkatan Laut juga menggelar Artillery Duel melalui unsur Striking Force.&#13;
&#13;
Dengan menggunakan sistem penembakan modern berakurasi tinggi, satuan tersebut berhasil menghancurkan sasaran darat yang telah ditentukan di Pulau Gundul.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melalui kegiatan ini, TNI terus mengasah kesiapsiagaan dan kemampuan tempur prajurit, khususnya dalam menghadapi berbagai potensi ancaman di wilayah maritim.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Latihan ini juga menjadi wujud komitmen TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
&#13;
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.&#13;
&#13;
Selanjutnya, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono serta Ketua Komisi 1 DPR RI Utut Adianto.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
