<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Ungkap Detik-Detik Tabrakan Kereta di Bekasi, Penumpang Banyak Terpental dan Terjepit</title><description>Menurutnya, tabrakan yang awalnya menyasar gerbong bagian belakang rangkaian Commuter Line-nya terjadi begitu keras.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/28/338/3215086/korban-ungkap-detik-detik-tabrakan-kereta-di-bekasi-penumpang-banyak-terpental-dan-terjepit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/28/338/3215086/korban-ungkap-detik-detik-tabrakan-kereta-di-bekasi-penumpang-banyak-terpental-dan-terjepit"/><item><title>Korban Ungkap Detik-Detik Tabrakan Kereta di Bekasi, Penumpang Banyak Terpental dan Terjepit</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/28/338/3215086/korban-ungkap-detik-detik-tabrakan-kereta-di-bekasi-penumpang-banyak-terpental-dan-terjepit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/28/338/3215086/korban-ungkap-detik-detik-tabrakan-kereta-di-bekasi-penumpang-banyak-terpental-dan-terjepit</guid><pubDate>Selasa 28 April 2026 04:12 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/28/338/3215086/kereta-0K4M_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban Ungkap Detik-Detik Tabrakan Kereta di Bekasi/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/28/338/3215086/kereta-0K4M_large.jpg</image><title>Korban Ungkap Detik-Detik Tabrakan Kereta di Bekasi/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Desi Budianti (50), &amp;nbsp;salah satu korban selamat mengungkap detik-detik kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4) malam. Desi merupakan penumpang Commuter Line yang rangkaian keretanya ditabrak oleh Kereta Api Argo Bromo Anggrek.&#13;
&#13;
Saat itu, Desi berangkat dari rangkaian kereta di Jakarta menuju Cikarang, stasiun dekat kediamannya.&#13;
&#13;
Di Stasiun Bekasi Timur, Commuter Line yang ditumpangi Desi ternyata berhenti cukup lama disebabkan kecelakaan di mana kereta lain menambrak kendaraan mobil.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ternyata ada (mobil) yang ditabrak kereta, tapi di jalur lain, jalur sebelah sana, jalur kiri kan Kita kan di jalur kanan. Nah, Terus kok berhenti si kereta (yang ditumpanginya) berhenti lama?&amp;quot; ujar Desi saat ditemui di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).&#13;
&#13;
Namun, Commuter Line yang ditumpangi ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek yang datang dari arah Jakarta.&#13;
&#13;
Menurutnya, tabrakan yang awalnya menyasar gerbong bagian belakang rangkaian Commuter Line-nya terjadi begitu keras.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari belakang dong, (Argo Bromo) dari arah Jakarta ke Cikarang itu nabrak kita. Langsung tembus ke belakang gitu,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tabrakan itu bahkan membuat pengguna KRL di gerbongnya terpental. Padahal, ia berada di Gerbong 5, jauh dari gerbong 12 yang ringsek akibat dihantam Kereta Api Argo Bromo Anggrek.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada mental semua. Bapak-bapak juga, duh mental. Ya udah kita lari,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Selama proses menyelamatkan diri, Desi mengaku kerap melihat korban tabrakan itu. Ia menyebut banyak korban yang terhimpit dan telah meninggal dunia, beberapa korban lainnya terlihat mengalami luka parah hingga patah tulang. &amp;quot;Banyak banget (korban). Ibu juga ngilu, ih serem. Banyak banget,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Desi Budianti (50), &amp;nbsp;salah satu korban selamat mengungkap detik-detik kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4) malam. Desi merupakan penumpang Commuter Line yang rangkaian keretanya ditabrak oleh Kereta Api Argo Bromo Anggrek.&#13;
&#13;
Saat itu, Desi berangkat dari rangkaian kereta di Jakarta menuju Cikarang, stasiun dekat kediamannya.&#13;
&#13;
Di Stasiun Bekasi Timur, Commuter Line yang ditumpangi Desi ternyata berhenti cukup lama disebabkan kecelakaan di mana kereta lain menambrak kendaraan mobil.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ternyata ada (mobil) yang ditabrak kereta, tapi di jalur lain, jalur sebelah sana, jalur kiri kan Kita kan di jalur kanan. Nah, Terus kok berhenti si kereta (yang ditumpanginya) berhenti lama?&amp;quot; ujar Desi saat ditemui di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (28/4/2026).&#13;
&#13;
Namun, Commuter Line yang ditumpangi ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek yang datang dari arah Jakarta.&#13;
&#13;
Menurutnya, tabrakan yang awalnya menyasar gerbong bagian belakang rangkaian Commuter Line-nya terjadi begitu keras.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari belakang dong, (Argo Bromo) dari arah Jakarta ke Cikarang itu nabrak kita. Langsung tembus ke belakang gitu,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Tabrakan itu bahkan membuat pengguna KRL di gerbongnya terpental. Padahal, ia berada di Gerbong 5, jauh dari gerbong 12 yang ringsek akibat dihantam Kereta Api Argo Bromo Anggrek.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pada mental semua. Bapak-bapak juga, duh mental. Ya udah kita lari,&amp;quot; ujar dia.&#13;
&#13;
Selama proses menyelamatkan diri, Desi mengaku kerap melihat korban tabrakan itu. Ia menyebut banyak korban yang terhimpit dan telah meninggal dunia, beberapa korban lainnya terlihat mengalami luka parah hingga patah tulang. &amp;quot;Banyak banget (korban). Ibu juga ngilu, ih serem. Banyak banget,&amp;quot; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
