<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RS Polri Terima 7 Sampel DNA Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur</title><description>Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono, menyebut hingga saat ini pihaknya telah menerima tujuh sampel DNA dari keluarga korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/28/338/3215189/rs-polri-terima-7-sampel-dna-keluarga-korban-kecelakaan-kereta-bekasi-timur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/28/338/3215189/rs-polri-terima-7-sampel-dna-keluarga-korban-kecelakaan-kereta-bekasi-timur"/><item><title>RS Polri Terima 7 Sampel DNA Keluarga Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/28/338/3215189/rs-polri-terima-7-sampel-dna-keluarga-korban-kecelakaan-kereta-bekasi-timur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/28/338/3215189/rs-polri-terima-7-sampel-dna-keluarga-korban-kecelakaan-kereta-bekasi-timur</guid><pubDate>Selasa 28 April 2026 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/28/338/3215189/kecelakaan_kereta_di_bekasi-R8B4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kecelakaan kereta di Bekasi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/28/338/3215189/kecelakaan_kereta_di_bekasi-R8B4_large.jpg</image><title>Kecelakaan kereta di Bekasi (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono, menyebut hingga saat ini pihaknya telah menerima tujuh sampel DNA dari keluarga korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keluarga yang sudah melaporkan ke posko antemortem sampai saat ini sebanyak tujuh keluarga,&amp;rdquo; ujar Prima kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).&#13;
&#13;
Ia mengatakan, RS Polri Kramat Jati masih menunggu keluarga korban lainnya yang belum melapor ke Pos Antemortem RS Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, tim DVI (Disaster Victim Identification) masih melakukan proses identifikasi terhadap 10 jenazah korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Proses identifikasi masih berjalan. Kami bekerja sama dengan Pusident dari Polda Metro Jaya, Polres, maupun Mabes Polri untuk mempercepat identifikasi,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Prima menambahkan, setelah seluruh data terkumpul, pihaknya akan melakukan rekonsiliasi antara data antemortem dan postmortem untuk memastikan identitas korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nantinya akan dilakukan rekonsiliasi untuk mencocokkan data antemortem dan postmortem,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri Kramat Jati, Brigjen Pol. Prima Heru Yulihartono, menyebut hingga saat ini pihaknya telah menerima tujuh sampel DNA dari keluarga korban kecelakaan kereta api di Bekasi Timur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keluarga yang sudah melaporkan ke posko antemortem sampai saat ini sebanyak tujuh keluarga,&amp;rdquo; ujar Prima kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).&#13;
&#13;
Ia mengatakan, RS Polri Kramat Jati masih menunggu keluarga korban lainnya yang belum melapor ke Pos Antemortem RS Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, tim DVI (Disaster Victim Identification) masih melakukan proses identifikasi terhadap 10 jenazah korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Proses identifikasi masih berjalan. Kami bekerja sama dengan Pusident dari Polda Metro Jaya, Polres, maupun Mabes Polri untuk mempercepat identifikasi,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Prima menambahkan, setelah seluruh data terkumpul, pihaknya akan melakukan rekonsiliasi antara data antemortem dan postmortem untuk memastikan identitas korban.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Nantinya akan dilakukan rekonsiliasi untuk mencocokkan data antemortem dan postmortem,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
