<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Pengamat : Tak Ada Dendam Politik dalam Kamus Prabowo</title><description>Peneliti dari Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, melihat langkah Presiden Prabowo Subianto mengangkat Jumhur murni karena melihat kapabilitas.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/29/337/3215362/jumhur-hidayat-jadi-menteri-lh-pengamat-tak-ada-dendam-politik-dalam-kamus-prabowo</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/29/337/3215362/jumhur-hidayat-jadi-menteri-lh-pengamat-tak-ada-dendam-politik-dalam-kamus-prabowo"/><item><title>Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Pengamat : Tak Ada Dendam Politik dalam Kamus Prabowo</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/29/337/3215362/jumhur-hidayat-jadi-menteri-lh-pengamat-tak-ada-dendam-politik-dalam-kamus-prabowo</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/29/337/3215362/jumhur-hidayat-jadi-menteri-lh-pengamat-tak-ada-dendam-politik-dalam-kamus-prabowo</guid><pubDate>Rabu 29 April 2026 09:58 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/29/337/3215362/jumhur_hidayat-oDy6_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Pengamat : Tak Ada Dendam Politik dalam Kamus Prabowo (Binti Mufarida)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/29/337/3215362/jumhur_hidayat-oDy6_large.jpg</image><title>Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Pengamat : Tak Ada Dendam Politik dalam Kamus Prabowo (Binti Mufarida)</title></images><description>JAKARTA - Jumhur Hidayat diangkat menjadi Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq. Peneliti dari Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, melihat langkah Presiden Prabowo Subianto mengangkat Jumhur murni karena melihat kapabilitas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pesan politik dari pengangkatan Jumhur, tidak ada istilah dendam politik di dalam kamus politik Presiden Prabowo,&amp;rdquo; kata Bawono, Selasa (28/4/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, Prabowo tak memandang latar belakang politik seseorang ketika dianggap layak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Demi menempatkan figur tepat dan kompeten sesuai bidang dan keahlian, maka semua diabaikan oleh Presiden Prabowo,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Pengangkatan Jumhur sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq menjadi salah satu yang menyita perhatian publik pada Senin (27/4/2026) siang di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasalnya, latar belakang politik Jumhur saat masa Pemilihan Presiden 2024 berseberangan dengan Prabowo. Jumhur saat itu menjabat sebagai Co-Captain atau orang nomor dua dalam Tim Nasional Pemenangan pasangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar.&#13;
&#13;
Selain itu, Jumhur masih menjabat ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia. Organisasi itu menyokong penuh pasangan berakronim &amp;lsquo;Amin&amp;rsquo; tersebut.&#13;
&#13;
Jadi, kata Bawono, Jumhur bukanlah termasuk orang yang &amp;lsquo;berkeringat&amp;rsquo; bagi pasangan Prabowo - Gibran di Pilpres 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi fakta politik itu tidak lantas menutup keterbukaan hati serta pemikiran dari Presiden Prabowo untuk menunjuk Jumhur sebagai menteri di kabinet yang beliau pimpin,&amp;rdquo; kata dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Jumhur Hidayat diangkat menjadi Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq. Peneliti dari Indikator Politik Indonesia, Bawono Kumoro, melihat langkah Presiden Prabowo Subianto mengangkat Jumhur murni karena melihat kapabilitas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pesan politik dari pengangkatan Jumhur, tidak ada istilah dendam politik di dalam kamus politik Presiden Prabowo,&amp;rdquo; kata Bawono, Selasa (28/4/2026).&#13;
&#13;
Menurutnya, Prabowo tak memandang latar belakang politik seseorang ketika dianggap layak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Demi menempatkan figur tepat dan kompeten sesuai bidang dan keahlian, maka semua diabaikan oleh Presiden Prabowo,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Pengangkatan Jumhur sebagai Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq menjadi salah satu yang menyita perhatian publik pada Senin (27/4/2026) siang di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pasalnya, latar belakang politik Jumhur saat masa Pemilihan Presiden 2024 berseberangan dengan Prabowo. Jumhur saat itu menjabat sebagai Co-Captain atau orang nomor dua dalam Tim Nasional Pemenangan pasangan Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar.&#13;
&#13;
Selain itu, Jumhur masih menjabat ketua Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia. Organisasi itu menyokong penuh pasangan berakronim &amp;lsquo;Amin&amp;rsquo; tersebut.&#13;
&#13;
Jadi, kata Bawono, Jumhur bukanlah termasuk orang yang &amp;lsquo;berkeringat&amp;rsquo; bagi pasangan Prabowo - Gibran di Pilpres 2024.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tapi fakta politik itu tidak lantas menutup keterbukaan hati serta pemikiran dari Presiden Prabowo untuk menunjuk Jumhur sebagai menteri di kabinet yang beliau pimpin,&amp;rdquo; kata dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
