<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Awas! Jangan Panik, Ada Uji Coba Sirine EWS di Lereng Gunung Merapi Siang Ini</title><description>Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) akan melakukan uji coba Early Warning System &amp;#40;EWS&amp;#41; berupa sirine di kawasan lereng Gunung Merapi, Rabu (29/4/2026) siang. Masyarakat diimbau untuk tidak panik.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/29/340/3215383/awas-jangan-panik-ada-uji-coba-sirine-ews-di-lereng-gunung-merapi-siang-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/29/340/3215383/awas-jangan-panik-ada-uji-coba-sirine-ews-di-lereng-gunung-merapi-siang-ini"/><item><title>Awas! Jangan Panik, Ada Uji Coba Sirine EWS di Lereng Gunung Merapi Siang Ini</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/29/340/3215383/awas-jangan-panik-ada-uji-coba-sirine-ews-di-lereng-gunung-merapi-siang-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/29/340/3215383/awas-jangan-panik-ada-uji-coba-sirine-ews-di-lereng-gunung-merapi-siang-ini</guid><pubDate>Rabu 29 April 2026 11:30 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/29/340/3215383/gunung_merapi-be4V_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi (Foto: Badan Geologi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/29/340/3215383/gunung_merapi-be4V_large.jpg</image><title>Gunung Merapi (Foto: Badan Geologi)</title></images><description>JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) akan melakukan uji coba Early Warning System (EWS) berupa sirine di kawasan lereng Gunung Merapi, Rabu (29/4/2026) siang. Masyarakat diimbau untuk tidak panik.&#13;
&#13;
Uji coba dijadwalkan berlangsung pukul 12.00&amp;ndash;13.00 WIB dan berlokasi di Dusun Takeran, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dimohon kepada warga Merapi untuk tetap tenang,&amp;rdquo; demikian pemberitahuan resmi BPPTKG yang disampaikan kepada masyarakat, Rabu.&#13;
&#13;
BPPTKG menegaskan, bunyi sirine yang terdengar nantinya merupakan bagian dari pengujian sistem peringatan dini, bukan tanda adanya kondisi darurat. Sementara itu, berdasarkan laporan aktivitas gunung api periode pengamatan 29 April 2026 pukul 00.00&amp;ndash;06.00 WIB, aktivitas Gunung Merapi masih tergolong tinggi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam laporan tersebut, tercatat 38 kali gempa guguran dengan amplitudo 2&amp;ndash;39 mm dan durasi 71,37&amp;ndash;191,6 detik. Selain itu, terjadi 15 kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 2&amp;ndash;28 mm serta satu gempa vulkanik dangkal. Secara visual, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi sekitar 150 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Teramati 13 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter,&amp;rdquo; tulis BPPTKG.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, status Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga). BPPTKG mengingatkan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas masih mengancam sektor selatan&amp;ndash;barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer.&#13;
&#13;
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar dan awan panas guguran, terutama saat terjadi hujan di sekitar lereng gunung.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) akan melakukan uji coba Early Warning System (EWS) berupa sirine di kawasan lereng Gunung Merapi, Rabu (29/4/2026) siang. Masyarakat diimbau untuk tidak panik.&#13;
&#13;
Uji coba dijadwalkan berlangsung pukul 12.00&amp;ndash;13.00 WIB dan berlokasi di Dusun Takeran, Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dimohon kepada warga Merapi untuk tetap tenang,&amp;rdquo; demikian pemberitahuan resmi BPPTKG yang disampaikan kepada masyarakat, Rabu.&#13;
&#13;
BPPTKG menegaskan, bunyi sirine yang terdengar nantinya merupakan bagian dari pengujian sistem peringatan dini, bukan tanda adanya kondisi darurat. Sementara itu, berdasarkan laporan aktivitas gunung api periode pengamatan 29 April 2026 pukul 00.00&amp;ndash;06.00 WIB, aktivitas Gunung Merapi masih tergolong tinggi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam laporan tersebut, tercatat 38 kali gempa guguran dengan amplitudo 2&amp;ndash;39 mm dan durasi 71,37&amp;ndash;191,6 detik. Selain itu, terjadi 15 kali gempa hybrid atau fase banyak dengan amplitudo 2&amp;ndash;28 mm serta satu gempa vulkanik dangkal. Secara visual, asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi sekitar 150 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Teramati 13 kali guguran lava ke arah barat daya (Kali Sat/Putih, Kali Bebeng, Kali Krasak, dan Kali Boyong) dengan jarak luncur maksimum 1.900 meter,&amp;rdquo; tulis BPPTKG.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, status Gunung Merapi masih berada pada Level III (Siaga). BPPTKG mengingatkan potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas masih mengancam sektor selatan&amp;ndash;barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga 7 kilometer.&#13;
&#13;
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi lahar dan awan panas guguran, terutama saat terjadi hujan di sekitar lereng gunung.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
