<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>May Day, 10 Ribu Buruh Bakal Demo di Gedung DPR</title><description>Sunarno menjelaskan, aksi ini berbeda dengan perayaan May Day Fiesta yang diselenggarakan di Monas, Jakarta Pusat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/30/337/3215578/may-day-10-ribu-buruh-bakal-demo-di-gedung-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/30/337/3215578/may-day-10-ribu-buruh-bakal-demo-di-gedung-dpr"/><item><title>May Day, 10 Ribu Buruh Bakal Demo di Gedung DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/30/337/3215578/may-day-10-ribu-buruh-bakal-demo-di-gedung-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/30/337/3215578/may-day-10-ribu-buruh-bakal-demo-di-gedung-dpr</guid><pubDate>Kamis 30 April 2026 10:56 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/30/337/3215578/demo_buruh_2025-IiFh_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">May Day, 10 Ribu Buruh Bakal Demo di Gedung DPR (Ilustrasi/Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/30/337/3215578/demo_buruh_2025-IiFh_large.jpg</image><title>May Day, 10 Ribu Buruh Bakal Demo di Gedung DPR (Ilustrasi/Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Sebanyak 10.000 buruh bakal unjuk rasa di Gedung DPR RI untuk memperingati Hari Buruh Internasional pada Jumat (1/5/2026).&#13;
&#13;
1. 10 Ribu Buruh Demo&#13;
&#13;
Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buurh Indonesia (KASBI), Sunarno, mengatakan 10.000 massa yang akan datang merupakan bagian dari pihaknya dan Aliansi GEBRAK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami dari Konfederasi KASBI bersama Aliansi GEBRAK akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI Jakarta dengan estimasi massa sekitar 10.000 orang,&amp;quot; ujar Sunarno dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).&#13;
&#13;
Ia mengatakan, aksi ini merupakan aksi mandiri dan independen yang berbeda dengan perayaan May Day Fiesta yang diselenggarakan di Monas, Jakarta Pusat. Aksi akan mengangkat tema &amp;#39;Lawan Kapitalisme, Imperialisme, Militerisme: Wujudkan Kerja Layak, Upah Layak dan Hidup Layak&amp;#39;.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini aksi yang mandiri, independen, dan berbeda dengan perayaan May Day Fiesta yang diselenggarakan di Monas yang syarat dengan narasi mainstream dan koptasi kekuasaan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, KASBI dan Aliansi GEBRAK tidak akan bergabung ke acara May Day Fiesta di Monas yang rencananya dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Hal ini sebab kondisi perburuhan dinilai masih sangat memprihatinkan.&#13;
&#13;
Sunarno mengungkapkan, buruh masih tidak mendapatkan jaminan kepastian kerja/status hubungan kerja. Sebaliknya buruh justru masuk dalam skema labour market fleksibility, yaitu sistem kerja yang memberikan kelonggaran atas pemenuhan hak-hak normatif kaum buruh, atau sistem kerja yang mengarah pada informalisasi tenaga kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya kaum buruh semakin sulit untuk mendapatkan status sebagai pekerja tetap. Hal ini diperkuat regulasi UU Cipta kerja dan PP 35/2021, sehingga pelanggaran hak-hak normatif buruh makin masif terjadi di berbagai sektor, jenis, dan perusahaan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. 10 Tuntutan Buruh&#13;
&#13;
Dalam aksi besok, Konfederasi KASBI dan Aliansi GEBRAK memiliki 10 tuntutan. Berikut tuntutannya:&#13;
&#13;
1. Segera wujudkan UU Ketenagakerjaan pro buruh dengan melibatkan serikat buruh, pascaputusan MK 168 tentang Omnibuslaw Cipta kerja;&#13;
2. Reformasi sistem pengupahan dan hilangkan disparitas upah : Berlakukan upah layak nasional yang adil dan bermartabat bagi kaum buruh;&#13;
3. Jamin kepastian kerja : Hapus Sistem Outsourcing, kerja kontrak, kemitraan palsu, dan pemagangan eksploitatif;&#13;
4. Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Konvensi ILO 190, jamin dan lindungi buruh perempuan dan disabilitas;&#13;
5. Sejahterakan tenaga pendidik, dosen, pekerja platform, serta pekerja medis dan kesehatan.&#13;
6. Setop PHK masal dan pemberangusan serikat buruh;&#13;
7. Wujudkan pendidikan gratis, kesehatan gratis dan berkualitas;&#13;
8. Tegakkan supremasi sipil, jaga demokrasi, stop militerisme, stop kriminalisasi gerakan rakyat, bebaskan aktivis yang ditangkap;&#13;
9. Jalankan reforma agraria sejati, hentikan penggusuran tanah rakyat;&#13;
10. Hentikan Perang: Solidaritas untuk kedaulatan rakyat Palestina, Iran, Venezuela, Kuba, dll.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Sebanyak 10.000 buruh bakal unjuk rasa di Gedung DPR RI untuk memperingati Hari Buruh Internasional pada Jumat (1/5/2026).&#13;
&#13;
1. 10 Ribu Buruh Demo&#13;
&#13;
Ketua Umum Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buurh Indonesia (KASBI), Sunarno, mengatakan 10.000 massa yang akan datang merupakan bagian dari pihaknya dan Aliansi GEBRAK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami dari Konfederasi KASBI bersama Aliansi GEBRAK akan melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI Jakarta dengan estimasi massa sekitar 10.000 orang,&amp;quot; ujar Sunarno dalam keterangannya, Kamis (30/4/2026).&#13;
&#13;
Ia mengatakan, aksi ini merupakan aksi mandiri dan independen yang berbeda dengan perayaan May Day Fiesta yang diselenggarakan di Monas, Jakarta Pusat. Aksi akan mengangkat tema &amp;#39;Lawan Kapitalisme, Imperialisme, Militerisme: Wujudkan Kerja Layak, Upah Layak dan Hidup Layak&amp;#39;.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini aksi yang mandiri, independen, dan berbeda dengan perayaan May Day Fiesta yang diselenggarakan di Monas yang syarat dengan narasi mainstream dan koptasi kekuasaan,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, KASBI dan Aliansi GEBRAK tidak akan bergabung ke acara May Day Fiesta di Monas yang rencananya dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Hal ini sebab kondisi perburuhan dinilai masih sangat memprihatinkan.&#13;
&#13;
Sunarno mengungkapkan, buruh masih tidak mendapatkan jaminan kepastian kerja/status hubungan kerja. Sebaliknya buruh justru masuk dalam skema labour market fleksibility, yaitu sistem kerja yang memberikan kelonggaran atas pemenuhan hak-hak normatif kaum buruh, atau sistem kerja yang mengarah pada informalisasi tenaga kerja.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Artinya kaum buruh semakin sulit untuk mendapatkan status sebagai pekerja tetap. Hal ini diperkuat regulasi UU Cipta kerja dan PP 35/2021, sehingga pelanggaran hak-hak normatif buruh makin masif terjadi di berbagai sektor, jenis, dan perusahaan,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. 10 Tuntutan Buruh&#13;
&#13;
Dalam aksi besok, Konfederasi KASBI dan Aliansi GEBRAK memiliki 10 tuntutan. Berikut tuntutannya:&#13;
&#13;
1. Segera wujudkan UU Ketenagakerjaan pro buruh dengan melibatkan serikat buruh, pascaputusan MK 168 tentang Omnibuslaw Cipta kerja;&#13;
2. Reformasi sistem pengupahan dan hilangkan disparitas upah : Berlakukan upah layak nasional yang adil dan bermartabat bagi kaum buruh;&#13;
3. Jamin kepastian kerja : Hapus Sistem Outsourcing, kerja kontrak, kemitraan palsu, dan pemagangan eksploitatif;&#13;
4. Ratifikasi Konvensi ILO 188 dan Konvensi ILO 190, jamin dan lindungi buruh perempuan dan disabilitas;&#13;
5. Sejahterakan tenaga pendidik, dosen, pekerja platform, serta pekerja medis dan kesehatan.&#13;
6. Setop PHK masal dan pemberangusan serikat buruh;&#13;
7. Wujudkan pendidikan gratis, kesehatan gratis dan berkualitas;&#13;
8. Tegakkan supremasi sipil, jaga demokrasi, stop militerisme, stop kriminalisasi gerakan rakyat, bebaskan aktivis yang ditangkap;&#13;
9. Jalankan reforma agraria sejati, hentikan penggusuran tanah rakyat;&#13;
10. Hentikan Perang: Solidaritas untuk kedaulatan rakyat Palestina, Iran, Venezuela, Kuba, dll.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
