<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Kecelakaan KRL Naik ke Penyidikan, 31 Saksi Diperiksa</title><description>Polisi menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus tabrakan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Saat ini, kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/30/338/3215740/kasus-kecelakaan-krl-naik-ke-penyidikan-31-saksi-diperiksa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/04/30/338/3215740/kasus-kecelakaan-krl-naik-ke-penyidikan-31-saksi-diperiksa"/><item><title>Kasus Kecelakaan KRL Naik ke Penyidikan, 31 Saksi Diperiksa</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/04/30/338/3215740/kasus-kecelakaan-krl-naik-ke-penyidikan-31-saksi-diperiksa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/04/30/338/3215740/kasus-kecelakaan-krl-naik-ke-penyidikan-31-saksi-diperiksa</guid><pubDate>Kamis 30 April 2026 20:17 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/04/30/338/3215740/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_budi_hermanto-zyn5_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/04/30/338/3215740/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_budi_hermanto-zyn5_large.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polisi menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus tabrakan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Saat ini, kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan dilakukan setelah penyidik mengumpulkan sejumlah alat bukti awal. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkara ini sudah naik ke tahap penyidikan. Kami telah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan barang bukti, termasuk rekaman CCTV,&amp;quot; kata Budi kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menerangkan, pihaknya telah memeriksa 24 orang saksi untuk mendalami kasus tersebut. Polisi juga masih memeriksa tujuh orang lainnya, mulai dari petugas pusat pengendali perjalanan kereta (Pusdalops), PPKA, petugas sinyal, masinis KRL, masinis KA Argo Bromo Anggrek, asisten masinis, hingga pengendali perjalanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemeriksaan masih berlangsung di Manggarai. Total saksi yang sudah diperiksa 24 orang, dan hari ini ada tambahan tujuh orang yang dimintai keterangan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pihaknya juga menggandeng tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mendalami penyebab kecelakaan. Salah satu yang ditelusuri adalah kemungkinan adanya gangguan teknis, termasuk sistem kelistrikan atau sinyal di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4). Tercatat, 16 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Polisi menyampaikan perkembangan terkini terkait kasus tabrakan kereta api yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi Timur. Saat ini, kasus tersebut telah naik ke tahap penyidikan.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengatakan peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan dilakukan setelah penyidik mengumpulkan sejumlah alat bukti awal. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkara ini sudah naik ke tahap penyidikan. Kami telah melakukan olah TKP, pemeriksaan saksi, serta pengumpulan barang bukti, termasuk rekaman CCTV,&amp;quot; kata Budi kepada wartawan, Kamis (30/4/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menerangkan, pihaknya telah memeriksa 24 orang saksi untuk mendalami kasus tersebut. Polisi juga masih memeriksa tujuh orang lainnya, mulai dari petugas pusat pengendali perjalanan kereta (Pusdalops), PPKA, petugas sinyal, masinis KRL, masinis KA Argo Bromo Anggrek, asisten masinis, hingga pengendali perjalanan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemeriksaan masih berlangsung di Manggarai. Total saksi yang sudah diperiksa 24 orang, dan hari ini ada tambahan tujuh orang yang dimintai keterangan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, pihaknya juga menggandeng tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk mendalami penyebab kecelakaan. Salah satu yang ditelusuri adalah kemungkinan adanya gangguan teknis, termasuk sistem kelistrikan atau sinyal di lokasi kejadian.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur terjadi pada Senin (27/4). Tercatat, 16 orang meninggal dunia dan 84 orang mengalami luka-luka.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
