<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>OSO Nilai Keberpihakan Jadi Kunci Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat</title><description>Menurut OSO, keberpihakan kepada daerah harus diwujudkan melalui upaya nyata dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/02/337/3216004/oso-nilai-keberpihakan-jadi-kunci-pembangunan-dan-kesejahteraan-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/02/337/3216004/oso-nilai-keberpihakan-jadi-kunci-pembangunan-dan-kesejahteraan-masyarakat"/><item><title>OSO Nilai Keberpihakan Jadi Kunci Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/02/337/3216004/oso-nilai-keberpihakan-jadi-kunci-pembangunan-dan-kesejahteraan-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/02/337/3216004/oso-nilai-keberpihakan-jadi-kunci-pembangunan-dan-kesejahteraan-masyarakat</guid><pubDate>Sabtu 02 Mei 2026 14:58 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/02/337/3216004/oso-6esc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">OSO Nilai Keberpihakan Jadi Kunci Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/02/337/3216004/oso-6esc_large.jpg</image><title>OSO Nilai Keberpihakan Jadi Kunci Pembangunan dan Kesejahteraan Masyarakat (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang (OSO) menilai keberpihakan menjadi kunci pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Keberpihakan Jadi Kunci&#13;
&#13;
Menurut OSO, keberpihakan kepada daerah harus diwujudkan melalui upaya nyata dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Hal itu mencakup peningkatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan kemandirian daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keberpihakan itu adalah bagaimana saudara memberikan kemakmuran, kehidupan, dan peluang kerja bagi masyarakat di daerah,&amp;rdquo; kata OSO saat membuka Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) anggota DPRD Fraksi Partai Hanura di Kalbar, dikutip Sabtu (2/5/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia juga mengingatkan, jabatan sebagai anggota dewan tak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. &amp;quot;Bukan saudara menikmati kehidupan sebagai anggota DPRD, sementara masyarakat tidak merasakan manfaatnya,&amp;quot; cetusnya.&#13;
&#13;
OSO tak ingin partainya dipandang sebelah mata lantaran kinerja kader legislatif tidak maksimal. Karenanya, mantan Wakil Ketua MPR RI itu meminta seluruh anggota memperjuangkan kepentingan rakyat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia mengingatkan, situasi global yang tidak menentu turut berdampak pada kondisi masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh wakil rakyat hadir dengan keberanian dan tindakan nyata.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rakyat kita sedang mengalami kesulitan, dalam situasi dunia yang tidak menentu. Hanya dengan keberanian bertindak dan membela kepentingan daerah, saudara akan berarti,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
OSO menyebutkan, tanpa keberanian, anggota Dewan berpotensi menjadi bahan ejekan publik. Bahkan, kata dia, citra partai juga akan ikut terdampak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pidatonya, OSO memompa semangat kader untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia menyebutkan, memajukan daerah bukan dilihat dari seberapa banyak jumlah anggota Dewan-nya.&amp;nbsp;&amp;quot;Mulai detik ini saudara harus berkualitas, harus berani. Berani menegakkan keadilan, berani menetapkan kejujuran, dan berani mengoreksi jalannya pemerintahan daerah untuk kemakmuran masyarakat,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Ia pun mengkritisi fenomena legislatif yang tidak optimal menjalankan fungsi dan perannya. OSO menyebut, masih ada anggota Dewan yang pasif dan tidak mampu menyuarakan aspirasi masyarakat secara maksimal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyak orang menjadi anggota DPR, tapi banyak juga yang tidak berkontribusi. Bahkan, tidak mampu mengeluarkan inspirasi dari hati nuraninya,&amp;rdquo; cecar OSO.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Acara pembukaan Bimteknas ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra; Gubernur Kalbar, Ria Norsan; serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Kalbar yang didukung dan diusung di Pilkada 2024, serta akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung; dan Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Partai Hanura, Osman Sapta Odang (OSO) menilai keberpihakan menjadi kunci pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
1. Keberpihakan Jadi Kunci&#13;
&#13;
Menurut OSO, keberpihakan kepada daerah harus diwujudkan melalui upaya nyata dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Hal itu mencakup peningkatan ekonomi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan kemandirian daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keberpihakan itu adalah bagaimana saudara memberikan kemakmuran, kehidupan, dan peluang kerja bagi masyarakat di daerah,&amp;rdquo; kata OSO saat membuka Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) anggota DPRD Fraksi Partai Hanura di Kalbar, dikutip Sabtu (2/5/2026).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia juga mengingatkan, jabatan sebagai anggota dewan tak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi. &amp;quot;Bukan saudara menikmati kehidupan sebagai anggota DPRD, sementara masyarakat tidak merasakan manfaatnya,&amp;quot; cetusnya.&#13;
&#13;
OSO tak ingin partainya dipandang sebelah mata lantaran kinerja kader legislatif tidak maksimal. Karenanya, mantan Wakil Ketua MPR RI itu meminta seluruh anggota memperjuangkan kepentingan rakyat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Dia mengingatkan, situasi global yang tidak menentu turut berdampak pada kondisi masyarakat. Karena itu, ia meminta seluruh wakil rakyat hadir dengan keberanian dan tindakan nyata.&#13;
&#13;
&amp;quot;Rakyat kita sedang mengalami kesulitan, dalam situasi dunia yang tidak menentu. Hanya dengan keberanian bertindak dan membela kepentingan daerah, saudara akan berarti,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
OSO menyebutkan, tanpa keberanian, anggota Dewan berpotensi menjadi bahan ejekan publik. Bahkan, kata dia, citra partai juga akan ikut terdampak.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam pidatonya, OSO memompa semangat kader untuk memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia menyebutkan, memajukan daerah bukan dilihat dari seberapa banyak jumlah anggota Dewan-nya.&amp;nbsp;&amp;quot;Mulai detik ini saudara harus berkualitas, harus berani. Berani menegakkan keadilan, berani menetapkan kejujuran, dan berani mengoreksi jalannya pemerintahan daerah untuk kemakmuran masyarakat,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
Ia pun mengkritisi fenomena legislatif yang tidak optimal menjalankan fungsi dan perannya. OSO menyebut, masih ada anggota Dewan yang pasif dan tidak mampu menyuarakan aspirasi masyarakat secara maksimal.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyak orang menjadi anggota DPR, tapi banyak juga yang tidak berkontribusi. Bahkan, tidak mampu mengeluarkan inspirasi dari hati nuraninya,&amp;rdquo; cecar OSO.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Acara pembukaan Bimteknas ini dihadiri Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra; Gubernur Kalbar, Ria Norsan; serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Kalbar yang didukung dan diusung di Pilkada 2024, serta akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung; dan Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya.&amp;nbsp;&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
