<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Buru Aktor Intelektual di Balik Rusuh Demo May Day</title><description>Polisi masih mendalami pihak yang diduga menjadi dalang di balik rencana aksi anarkis dalam peringatan May Day di Jakarta.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/02/338/3215978/polisi-buru-aktor-intelektual-di-balik-rusuh-demo-may-day</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/02/338/3215978/polisi-buru-aktor-intelektual-di-balik-rusuh-demo-may-day"/><item><title>Polisi Buru Aktor Intelektual di Balik Rusuh Demo May Day</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/02/338/3215978/polisi-buru-aktor-intelektual-di-balik-rusuh-demo-may-day</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/02/338/3215978/polisi-buru-aktor-intelektual-di-balik-rusuh-demo-may-day</guid><pubDate>Sabtu 02 Mei 2026 12:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/02/338/3215978/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_budi_hermanto-ucXA_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/02/338/3215978/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_budi_hermanto-ucXA_large.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi masih mendalami pihak yang diduga menjadi dalang di balik rencana aksi anarkis dalam peringatan May Day di Jakarta.&#13;
&#13;
Sebelumnya, aparat mengamankan 101 orang yang diduga akan terlibat dalam aksi tersebut. Kini, penyelidikan difokuskan pada aktor intelektual serta pihak yang diduga mendanai pergerakan massa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih dalam pendalaman ya,&amp;quot; ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, polisi juga menelusuri dugaan aliran dana di balik pengerahan massa. Saat penindakan, petugas menemukan sejumlah uang yang disebut berasal dari koordinator lapangan untuk dibagikan kepada peserta aksi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, 101 orang yang sebelumnya diamankan telah dipulangkan ke keluarga masing-masing setelah menjalani pemeriksaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semalam 101 orang tersebut sudah pulang ke rumah masing-masing dengan dijemput keluarga dan pendampingan dari LBH Jakarta,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Polisi menegaskan, proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab di balik rencana aksi tersebut.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi masih mendalami pihak yang diduga menjadi dalang di balik rencana aksi anarkis dalam peringatan May Day di Jakarta.&#13;
&#13;
Sebelumnya, aparat mengamankan 101 orang yang diduga akan terlibat dalam aksi tersebut. Kini, penyelidikan difokuskan pada aktor intelektual serta pihak yang diduga mendanai pergerakan massa.&#13;
&#13;
&amp;quot;Masih dalam pendalaman ya,&amp;quot; ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, polisi juga menelusuri dugaan aliran dana di balik pengerahan massa. Saat penindakan, petugas menemukan sejumlah uang yang disebut berasal dari koordinator lapangan untuk dibagikan kepada peserta aksi.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Meski demikian, 101 orang yang sebelumnya diamankan telah dipulangkan ke keluarga masing-masing setelah menjalani pemeriksaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semalam 101 orang tersebut sudah pulang ke rumah masing-masing dengan dijemput keluarga dan pendampingan dari LBH Jakarta,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Polisi menegaskan, proses penyelidikan masih terus berjalan untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab di balik rencana aksi tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
