<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Letusan Setinggi 1.400 Meter</title><description>Gunung Dukono mengalami erupsi pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 07.46 WIT. Tinggi kolom abu teramati ±1.400 meter di atas puncak (±2.487 meter di atas permukaan laut).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/04/340/3216210/gunung-dukono-erupsi-pagi-ini-letusan-setinggi-1-400-meter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/04/340/3216210/gunung-dukono-erupsi-pagi-ini-letusan-setinggi-1-400-meter"/><item><title>Gunung Dukono Erupsi Pagi Ini, Letusan Setinggi 1.400 Meter</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/04/340/3216210/gunung-dukono-erupsi-pagi-ini-letusan-setinggi-1-400-meter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/04/340/3216210/gunung-dukono-erupsi-pagi-ini-letusan-setinggi-1-400-meter</guid><pubDate>Senin 04 Mei 2026 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/04/340/3216210/gunung_dukono_erupsi-tFJy_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Dukono Erupsi (foto: Magma Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/04/340/3216210/gunung_dukono_erupsi-tFJy_large.jpg</image><title>Gunung Dukono Erupsi (foto: Magma Indonesia)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gunung Dukono mengalami erupsi pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 07.46 WIT. Tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn;1.400 meter di atas puncak (&amp;plusmn;2.487 meter di atas permukaan laut).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah utara dan timur laut,&amp;quot; tulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).&#13;
&#13;
PVMBG mencatat erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 10 mm dan durasi 58,18 detik. Saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung/wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
PVMBG menjelaskan bahwa letusan dengan abu vulkanik terjadi secara periodik, dan sebarannya mengikuti arah serta kecepatan angin, sehingga area terdampak dapat berubah-ubah.&#13;
&#13;
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono juga diimbau untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Gunung Dukono mengalami erupsi pada Senin, 4 Mei 2026 pukul 07.46 WIT. Tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn;1.400 meter di atas puncak (&amp;plusmn;2.487 meter di atas permukaan laut).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal, condong ke arah utara dan timur laut,&amp;quot; tulis Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).&#13;
&#13;
PVMBG mencatat erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 10 mm dan durasi 58,18 detik. Saat laporan dibuat, erupsi masih berlangsung.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat ini, Gunung Dukono berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat di sekitar gunung dan pengunjung/wisatawan diimbau untuk tidak beraktivitas, mendaki, maupun mendekati Kawah Malupang Warirang dalam radius 4 km.&#13;
&#13;
PVMBG menjelaskan bahwa letusan dengan abu vulkanik terjadi secara periodik, dan sebarannya mengikuti arah serta kecepatan angin, sehingga area terdampak dapat berubah-ubah.&#13;
&#13;
Masyarakat di sekitar Gunung Dukono juga diimbau untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
