<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puluhan Santriwati di Pati Jadi Korban Pencabulan, Gibran: Tak Bisa Ditoleransi!</title><description>Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecam keras kasus dugaan pencabulan, yang melibatkan oknum pengasuh pesantren di Pati, Jawa Tengah. Dalam kasus ini, jumlah korban diperkirakan mencapai puluhan santriwati.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/05/337/3216594/puluhan-santriwati-di-pati-jadi-korban-pencabulan-gibran-tak-bisa-ditoleransi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/05/337/3216594/puluhan-santriwati-di-pati-jadi-korban-pencabulan-gibran-tak-bisa-ditoleransi"/><item><title>Puluhan Santriwati di Pati Jadi Korban Pencabulan, Gibran: Tak Bisa Ditoleransi!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/05/337/3216594/puluhan-santriwati-di-pati-jadi-korban-pencabulan-gibran-tak-bisa-ditoleransi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/05/337/3216594/puluhan-santriwati-di-pati-jadi-korban-pencabulan-gibran-tak-bisa-ditoleransi</guid><pubDate>Selasa 05 Mei 2026 19:25 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/05/337/3216594/wapres_gibran_rakabuming_raka-VnaF_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres Gibran Rakabuming Raka  (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/05/337/3216594/wapres_gibran_rakabuming_raka-VnaF_large.jpg</image><title>Wapres Gibran Rakabuming Raka  (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecam keras kasus dugaan pencabulan, yang melibatkan oknum pengasuh pesantren di Pati, Jawa Tengah. Dalam kasus ini, jumlah korban diperkirakan mencapai puluhan santriwati.&#13;
&#13;
Gibran menegaskan, bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun. Ia juga memastikan proses hukum akan berjalan tegas, transparan, dan berkeadilan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mengecam keras kejadian pelecehan terhadap santriwati yang terjadi di Pati. Tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi. Proses hukum akan dilakukan secara tegas, transparan, dan berkeadilan,&amp;quot; kata Gibran, Selasa (5/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menyatakan, pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan perlindungan anak sebagai prioritas utama. Menurutnya, sekolah maupun pesantren harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ke depan, pengawasan dan perlindungan peserta didik akan diperkuat untuk mencegah kejadian serupa terulang,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, Gibran menekankan pentingnya pendampingan terhadap para korban sebagai langkah prioritas guna mempercepat proses pemulihan pascakejadian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya juga telah meminta agar pendampingan psikologis dan trauma healing diberikan secara intensif kepada para korban,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengecam keras kasus dugaan pencabulan, yang melibatkan oknum pengasuh pesantren di Pati, Jawa Tengah. Dalam kasus ini, jumlah korban diperkirakan mencapai puluhan santriwati.&#13;
&#13;
Gibran menegaskan, bahwa tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun. Ia juga memastikan proses hukum akan berjalan tegas, transparan, dan berkeadilan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya mengecam keras kejadian pelecehan terhadap santriwati yang terjadi di Pati. Tindakan tersebut tidak dapat ditoleransi. Proses hukum akan dilakukan secara tegas, transparan, dan berkeadilan,&amp;quot; kata Gibran, Selasa (5/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menyatakan, pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menempatkan perlindungan anak sebagai prioritas utama. Menurutnya, sekolah maupun pesantren harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ke depan, pengawasan dan perlindungan peserta didik akan diperkuat untuk mencegah kejadian serupa terulang,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Selain itu, Gibran menekankan pentingnya pendampingan terhadap para korban sebagai langkah prioritas guna mempercepat proses pemulihan pascakejadian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya juga telah meminta agar pendampingan psikologis dan trauma healing diberikan secara intensif kepada para korban,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
