<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral Mobil Dinas Bintang 2 Lawan Arah, Begini Penjelasan TNI AD</title><description>. Dinarasikan mobil dinas tersebut ikut melawan arah, meski sudah diingatkan untuk mundur.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/06/337/3216654/viral-mobil-dinas-bintang-2-lawan-arah-begini-penjelasan-tni-ad</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/06/337/3216654/viral-mobil-dinas-bintang-2-lawan-arah-begini-penjelasan-tni-ad"/><item><title>Viral Mobil Dinas Bintang 2 Lawan Arah, Begini Penjelasan TNI AD</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/06/337/3216654/viral-mobil-dinas-bintang-2-lawan-arah-begini-penjelasan-tni-ad</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/06/337/3216654/viral-mobil-dinas-bintang-2-lawan-arah-begini-penjelasan-tni-ad</guid><pubDate>Rabu 06 Mei 2026 07:36 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/06/337/3216654/viral_mobil_dinas_tni_lawan_arah-hbYv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Viral Mobil Dinas Bintang 2 Lawan Arah, Begini Penjelasan TNI AD (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/06/337/3216654/viral_mobil_dinas_tni_lawan_arah-hbYv_large.jpg</image><title>Viral Mobil Dinas Bintang 2 Lawan Arah, Begini Penjelasan TNI AD (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Viral di media sosial (medsos) video yang menarasikan mobil berpelat dinas TNI dengan bintang dua diduga melawan arah di kawasan Jalan Denpasar Raya menuju Jalan Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
1. Viral Mobil Dinas Lawan Arah&#13;
&#13;
Dalam video yang beredar, tampak mobil dinas TNI bintang dua tersebut berwarna hijau dengan pelat nomor 1-45. Dinarasikan mobil dinas tersebut ikut melawan arah, meski sudah diingatkan untuk mundur.&#13;
&#13;
Selain mobil dinas tersebut, tampak beberapa mobil lainnya lawan arah. Tampak beberapa orang berusaha untuk menyuruh mobil tersebut mundur.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kadispenad TNI AD, Brigjen Donny Pramono, menyebutkan pihaknya masih mendalami hal tersebut. Informasi awal, kata dia, peristiwa itu terjadi saat kondisi jalan sedang padat dan cuaca hujan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kendaraan dinas yang terekam dalam video berada dalam posisi terjebak di tengah kemacetan dan ruang gerak yang terbatas, baik untuk maju maupun mundur,&amp;rdquo; kata Donny dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).&#13;
&#13;
Ia mengatakan saat itu terdapat upaya untuk mengurai kemacetan. Kendaraan tersebut hendak menyesuaikan posisi agar arus lalu lintas bisa kembali bergerak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun, potongan video yang beredar hanya menampilkan sebagian situasi, sehingga menimbulkan persepsi seolah-olah kendaraan dinas tersebut menjadi penyebab utama kemacetan, padahal faktanya bukan demikian,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, dia menerangkan, dalam proses perekaman, terdapat upaya provokasi terhadap pengendara mobil dinas. Namun, anggota tetap menahan diri dan tidak terpancing, melainkan fokus berupaya mencari solusi agar dapat kembali ke jalur dengan aman.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada prinsipnya, TNI AD terus menekankan kepada seluruh prajurit untuk selalu tertib berlalu lintas dan menjadi contoh di masyarakat. Sehingga, apabila dalam pendalaman ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga mengimbau masyarakat untuk melihat peristiwa secara utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari potongan video yang beredar, terlebih jika disertai narasi yang provokatif,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Viral di media sosial (medsos) video yang menarasikan mobil berpelat dinas TNI dengan bintang dua diduga melawan arah di kawasan Jalan Denpasar Raya menuju Jalan Prof Dr Satrio, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
1. Viral Mobil Dinas Lawan Arah&#13;
&#13;
Dalam video yang beredar, tampak mobil dinas TNI bintang dua tersebut berwarna hijau dengan pelat nomor 1-45. Dinarasikan mobil dinas tersebut ikut melawan arah, meski sudah diingatkan untuk mundur.&#13;
&#13;
Selain mobil dinas tersebut, tampak beberapa mobil lainnya lawan arah. Tampak beberapa orang berusaha untuk menyuruh mobil tersebut mundur.&#13;
&#13;
Sementara itu, Kadispenad TNI AD, Brigjen Donny Pramono, menyebutkan pihaknya masih mendalami hal tersebut. Informasi awal, kata dia, peristiwa itu terjadi saat kondisi jalan sedang padat dan cuaca hujan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kendaraan dinas yang terekam dalam video berada dalam posisi terjebak di tengah kemacetan dan ruang gerak yang terbatas, baik untuk maju maupun mundur,&amp;rdquo; kata Donny dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).&#13;
&#13;
Ia mengatakan saat itu terdapat upaya untuk mengurai kemacetan. Kendaraan tersebut hendak menyesuaikan posisi agar arus lalu lintas bisa kembali bergerak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun, potongan video yang beredar hanya menampilkan sebagian situasi, sehingga menimbulkan persepsi seolah-olah kendaraan dinas tersebut menjadi penyebab utama kemacetan, padahal faktanya bukan demikian,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, dia menerangkan, dalam proses perekaman, terdapat upaya provokasi terhadap pengendara mobil dinas. Namun, anggota tetap menahan diri dan tidak terpancing, melainkan fokus berupaya mencari solusi agar dapat kembali ke jalur dengan aman.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pada prinsipnya, TNI AD terus menekankan kepada seluruh prajurit untuk selalu tertib berlalu lintas dan menjadi contoh di masyarakat. Sehingga, apabila dalam pendalaman ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan ditangani sesuai ketentuan yang berlaku,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami juga mengimbau masyarakat untuk melihat peristiwa secara utuh dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari potongan video yang beredar, terlebih jika disertai narasi yang provokatif,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
