<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembangunan Sekolah Rakyat di Jateng Ditolak Warga, Ini Penjelasan Gus Ipul</title><description>Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul merespons penolakan pembangunan Sekolah Rakyat, di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/06/337/3216732/pembangunan-sekolah-rakyat-di-jateng-ditolak-warga-ini-penjelasan-gus-ipul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/06/337/3216732/pembangunan-sekolah-rakyat-di-jateng-ditolak-warga-ini-penjelasan-gus-ipul"/><item><title>Pembangunan Sekolah Rakyat di Jateng Ditolak Warga, Ini Penjelasan Gus Ipul</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/06/337/3216732/pembangunan-sekolah-rakyat-di-jateng-ditolak-warga-ini-penjelasan-gus-ipul</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/06/337/3216732/pembangunan-sekolah-rakyat-di-jateng-ditolak-warga-ini-penjelasan-gus-ipul</guid><pubDate>Rabu 06 Mei 2026 13:32 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/06/337/3216732/mensos_saifullah_yusuf_atau_akrab_disapa_gus_ipul-Mez3_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Mensos Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/06/337/3216732/mensos_saifullah_yusuf_atau_akrab_disapa_gus_ipul-Mez3_large.jpeg</image><title>Mensos Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul merespons penolakan pembangunan Sekolah Rakyat, di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
Gus Ipul menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara itu, usulan berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos) setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lahannya disediakan oleh pemerintah daerah, kemudian dilakukan asesmen oleh Kementerian PU agar memenuhi semua syarat yang telah ditetapkan,&amp;rdquo; ujarnya kepada awak media di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jakarta, Rabu (6/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menegaskan, proses pembangunan tidak bisa dilakukan sembarangan karena ada serangkaian prosedur ketat yang harus dipenuhi sebelum proyek dimulai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mulai dari AMDAL, kontur tanah, dan berbagai persyaratan lainnya. Jika semuanya sudah clear and clean, baru Kementerian PU dapat melakukan pembangunan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gus Ipul menambahkan, pemilihan lokasi telah melalui penelitian yang mendalam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tanah yang dinyatakan clear and clean telah melalui penelitian yang ketat dan cermat oleh Kementerian PU, dengan pendampingan dari kami, sehingga ditetapkan titik-titik yang layak untuk pembangunan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Meski secara administratif lahan di Temanggung dan Wonosobo telah memenuhi syarat, dinamika sosial di lapangan masih menjadi kendala.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk Temanggung, masih ada persoalan dengan masyarakat setempat yang belum menemukan titik temu dengan pemerintah daerah, sehingga pembangunan belum bisa berjalan,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, kondisi di Wonosobo relatif lebih progresif meski belum sepenuhnya tanpa hambatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di Wonosobo, sebagian sudah bisa dibangun, meskipun sebagian lainnya masih bermasalah. Namun, kami mendapat informasi bahwa kendala tersebut segera diselesaikan. Pembangunan di sana sudah mulai berjalan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gus Ipul menegaskan, penyelesaian persoalan ini diserahkan kepada kepala daerah melalui jalur musyawarah agar tercapai kesepakatan dengan warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menunggu langkah Bupati untuk bermusyawarah dengan warga yang berada di lokasi tersebut agar pembangunan bisa berjalan dengan baik,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul merespons penolakan pembangunan Sekolah Rakyat, di Kabupaten Temanggung dan Wonosobo, Jawa Tengah.&#13;
&#13;
Gus Ipul menjelaskan, pembangunan Sekolah Rakyat dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Sementara itu, usulan berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos) setelah berkoordinasi dengan pemerintah daerah.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Lahannya disediakan oleh pemerintah daerah, kemudian dilakukan asesmen oleh Kementerian PU agar memenuhi semua syarat yang telah ditetapkan,&amp;rdquo; ujarnya kepada awak media di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Jakarta, Rabu (6/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menegaskan, proses pembangunan tidak bisa dilakukan sembarangan karena ada serangkaian prosedur ketat yang harus dipenuhi sebelum proyek dimulai.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mulai dari AMDAL, kontur tanah, dan berbagai persyaratan lainnya. Jika semuanya sudah clear and clean, baru Kementerian PU dapat melakukan pembangunan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gus Ipul menambahkan, pemilihan lokasi telah melalui penelitian yang mendalam.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tanah yang dinyatakan clear and clean telah melalui penelitian yang ketat dan cermat oleh Kementerian PU, dengan pendampingan dari kami, sehingga ditetapkan titik-titik yang layak untuk pembangunan,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Meski secara administratif lahan di Temanggung dan Wonosobo telah memenuhi syarat, dinamika sosial di lapangan masih menjadi kendala.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Untuk Temanggung, masih ada persoalan dengan masyarakat setempat yang belum menemukan titik temu dengan pemerintah daerah, sehingga pembangunan belum bisa berjalan,&amp;rdquo; paparnya.&#13;
&#13;
Sementara itu, kondisi di Wonosobo relatif lebih progresif meski belum sepenuhnya tanpa hambatan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Di Wonosobo, sebagian sudah bisa dibangun, meskipun sebagian lainnya masih bermasalah. Namun, kami mendapat informasi bahwa kendala tersebut segera diselesaikan. Pembangunan di sana sudah mulai berjalan,&amp;rdquo; jelasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Gus Ipul menegaskan, penyelesaian persoalan ini diserahkan kepada kepala daerah melalui jalur musyawarah agar tercapai kesepakatan dengan warga.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menunggu langkah Bupati untuk bermusyawarah dengan warga yang berada di lokasi tersebut agar pembangunan bisa berjalan dengan baik,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
