<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Identitas 10 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Sumsel, Ini Daftarnya</title><description>Proses identifikasi dilakukan Tim DVI Biddokkes dari Polda Sumsel dibantu Pusdokkes Mabes Polri.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/07/340/3216977/identitas-10-korban-tewas-kecelakaan-bus-als-di-sumsel-ini-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/07/340/3216977/identitas-10-korban-tewas-kecelakaan-bus-als-di-sumsel-ini-daftarnya"/><item><title>Identitas 10 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Sumsel, Ini Daftarnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/07/340/3216977/identitas-10-korban-tewas-kecelakaan-bus-als-di-sumsel-ini-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/07/340/3216977/identitas-10-korban-tewas-kecelakaan-bus-als-di-sumsel-ini-daftarnya</guid><pubDate>Kamis 07 Mei 2026 14:54 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/07/340/3216977/korban_tewas_kecelakaan_bus_als_dan_truk_tangki_bbm_di_muratara_sumsel-q5yn_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Identitas 10 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Sumsel, Ini Daftarnya (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/07/340/3216977/korban_tewas_kecelakaan_bus_als_dan_truk_tangki_bbm_di_muratara_sumsel-q5yn_large.jpg</image><title>Identitas 10 Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Sumsel, Ini Daftarnya (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengidentifikasi 10 dari 16 korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut bus ALS dengan truk BBM di Musi Rawas Utara.&#13;
&#13;
1. 10 Korban Teridentifikasi&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu&amp;rsquo;min Wijaya menyebutkan, seluruh kantong jenazah telah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk diidentifikasi sejak Kamis (7/5/2026) pukul 05.10 WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengatakan, proses identifikasi dilakukan Tim DVI Biddokkes dari Polda Sumsel dibantu Pusdokkes Mabes Polri. Nandang menyebut hingga pukul 08.00 WIB total 10 korban meninggal dunia telah diidentifikasi.&#13;
&#13;
Berikut daftar identitas korban meninggal dunia:&#13;
&#13;
1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau.&#13;
2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Musi Rawas Utara.&#13;
3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, warga Jawa Tengah.&#13;
4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan.&#13;
5. Maleh (42), kru Bus ALS, warga Medan.&#13;
6. Relodo, penumpang Bus ALS.&#13;
7. Zulkifli, penumpang Bus ALS.&#13;
8. Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS.&#13;
9. Rani, penumpang Bus ALS, istri Aldi Sulistiawan.&#13;
10. Bela, penumpang Bus ALS, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain korban tewas, sejumlah orang lainnya menjalani perawatan. Berikut daftar korban yang dirawat:&#13;
&#13;
1. Jumiatun (35), warga Pati, Jawa Tengah &amp;mdash; mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.&#13;
2. Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah &amp;mdash; mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.&#13;
3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal &amp;mdash; mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.&#13;
4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS, warga Riau &amp;mdash; mengalami luka lecet atau luka ringan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Polda Sumsel juga telah menyediakan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi valid mengenai anggota keluarga mereka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Selatan (Sumsel) telah mengidentifikasi 10 dari 16 korban meninggal dunia dalam kecelakaan maut bus ALS dengan truk BBM di Musi Rawas Utara.&#13;
&#13;
1. 10 Korban Teridentifikasi&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Nandang Mu&amp;rsquo;min Wijaya menyebutkan, seluruh kantong jenazah telah tiba di RS Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang untuk diidentifikasi sejak Kamis (7/5/2026) pukul 05.10 WIB.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia mengatakan, proses identifikasi dilakukan Tim DVI Biddokkes dari Polda Sumsel dibantu Pusdokkes Mabes Polri. Nandang menyebut hingga pukul 08.00 WIB total 10 korban meninggal dunia telah diidentifikasi.&#13;
&#13;
Berikut daftar identitas korban meninggal dunia:&#13;
&#13;
1. Aryanto (49), pengemudi Mobil Tangki Seleraya, warga Lubuk Linggau.&#13;
2. Martono (48), penumpang Mobil Tangki Seleraya, warga Musi Rawas Utara.&#13;
3. Alif (44), pengemudi Bus ALS, warga Jawa Tengah.&#13;
4. Saf (50), kenek Bus ALS, warga Medan.&#13;
5. Maleh (42), kru Bus ALS, warga Medan.&#13;
6. Relodo, penumpang Bus ALS.&#13;
7. Zulkifli, penumpang Bus ALS.&#13;
8. Aldi Sulistiawan, penumpang Bus ALS.&#13;
9. Rani, penumpang Bus ALS, istri Aldi Sulistiawan.&#13;
10. Bela, penumpang Bus ALS, anak dari Aldi Sulistiawan dan Rani.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain korban tewas, sejumlah orang lainnya menjalani perawatan. Berikut daftar korban yang dirawat:&#13;
&#13;
1. Jumiatun (35), warga Pati, Jawa Tengah &amp;mdash; mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.&#13;
2. Ngadiono (44), warga Pati, Jawa Tengah &amp;mdash; mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.&#13;
3. Muhammad Fahrul Hubaidi (31), warga Tegal &amp;mdash; mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Rupit.&#13;
4. M. Fadli bin Ibrahim (30), kenek Bus ALS, warga Riau &amp;mdash; mengalami luka lecet atau luka ringan.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
Polda Sumsel juga telah menyediakan Call Center Posko DVI di nomor +62 821-7803-8910 untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi valid mengenai anggota keluarga mereka.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami memastikan proses penegakan hukum dan identifikasi korban dilakukan secara profesional serta transparan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
