<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ade Armando Dinilai Bangun Persepsi Salah soal Potongan Video Jusuf Kalla</title><description>Lebih lanjut dia mengatakan, perubahan komentar mulai terlihat setelah podcast Ade Armando tersebut beredar.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/08/337/3217192/ade-armando-dinilai-bangun-persepsi-salah-soal-potongan-video-jusuf-kalla</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/08/337/3217192/ade-armando-dinilai-bangun-persepsi-salah-soal-potongan-video-jusuf-kalla"/><item><title>Ade Armando Dinilai Bangun Persepsi Salah soal Potongan Video Jusuf Kalla</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/08/337/3217192/ade-armando-dinilai-bangun-persepsi-salah-soal-potongan-video-jusuf-kalla</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/08/337/3217192/ade-armando-dinilai-bangun-persepsi-salah-soal-potongan-video-jusuf-kalla</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2026 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Yuwantoro Winduajie</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/08/337/3217192/viral-dE0A_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ade Armando/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/08/337/3217192/viral-dE0A_large.jpg</image><title>Ade Armando/Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Direktur LBH Hidayatullah, Syaefullah Hamid, menilai pembahasan potongan ceramah Jusuf Kalla dalam podcast Ade Armando memunculkan framing yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.&#13;
&#13;
Demikian disampaikan Syaefullah dalam program Interupsi bertajuk &amp;ldquo;Dituding Fitnah Jusuf Kalla, 40 Ormas Laporkan Ade Armando Cs&amp;rdquo; yang disiarkan iNews TV.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bung Ade dan kawan-kawan itu kan bisa kita anggap mereka menyimpulkan bahwa Pak JK itu sedang menafsirkan ajaran Kristen secara salah. Itu yang dibangun oleh mereka,&amp;rdquo; kata Syaefullah dikutip, Jumat (8/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut dia, pembahasan dalam podcast tersebut justru berdampak kontraproduktif dan memicu emosi publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau menurut saya kontraproduktif apa yang dilakukan Bung Ade Armando di dalam podcast itu. Justru dampaknya ya itu tadi, menghasut, membakar emosi saudara-saudara kita Kristiani, yang akhirnya menganggap Pak JK melakukan penistaan terhadap ajaran Kristen,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Syaefullah kemudian menyinggung video ceramah Jusuf Kalla yang diunggah di kanal YouTube UGM. Ia menyebut respons publik terhadap video itu awalnya cenderung positif sebelum podcast Ade Armando tayang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kita lihat YouTube ceramah Pak Jusuf Kalla di YouTube-nya UGM, sebelum tanggal 9 itu semua komentar positif,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia mengatakan, perubahan komentar mulai terlihat setelah podcast Ade Armando tersebut beredar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Komentar netizen atau yang menonton itu sebelum tanggal 9 April 2024 atau sebelum Bung Ade Armando membuat podcast, itu semua positif. Enggak ada negatif terhadap Pak JK. Tapi setelah beliau ini, waduh itu sudah mulai penistaan agama Kristen,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam dialog itu, Ade Armando sempat menanggapi pernyataan Syaefullah dan meminta agar isi podcast dibedakan dengan pernyataan Jusuf Kalla.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bedakan dulu antara podcast dengan apa yang dikatakan Bapak Jusuf Kalla,&amp;rdquo; kata Ade Armando.&#13;
&#13;
Namun, Syaefullah menilai pembahasan dalam podcast tersebut didramatisasi dengan tambahan cerita yang dinilai tidak berkaitan langsung dengan ceramah JK.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang kemudian didramatisasi oleh Bung Ade Armando dan kawan-kawan dengan dua cerita,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Direktur LBH Hidayatullah, Syaefullah Hamid, menilai pembahasan potongan ceramah Jusuf Kalla dalam podcast Ade Armando memunculkan framing yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.&#13;
&#13;
Demikian disampaikan Syaefullah dalam program Interupsi bertajuk &amp;ldquo;Dituding Fitnah Jusuf Kalla, 40 Ormas Laporkan Ade Armando Cs&amp;rdquo; yang disiarkan iNews TV.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bung Ade dan kawan-kawan itu kan bisa kita anggap mereka menyimpulkan bahwa Pak JK itu sedang menafsirkan ajaran Kristen secara salah. Itu yang dibangun oleh mereka,&amp;rdquo; kata Syaefullah dikutip, Jumat (8/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut dia, pembahasan dalam podcast tersebut justru berdampak kontraproduktif dan memicu emosi publik.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau menurut saya kontraproduktif apa yang dilakukan Bung Ade Armando di dalam podcast itu. Justru dampaknya ya itu tadi, menghasut, membakar emosi saudara-saudara kita Kristiani, yang akhirnya menganggap Pak JK melakukan penistaan terhadap ajaran Kristen,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Syaefullah kemudian menyinggung video ceramah Jusuf Kalla yang diunggah di kanal YouTube UGM. Ia menyebut respons publik terhadap video itu awalnya cenderung positif sebelum podcast Ade Armando tayang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau kita lihat YouTube ceramah Pak Jusuf Kalla di YouTube-nya UGM, sebelum tanggal 9 itu semua komentar positif,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut dia mengatakan, perubahan komentar mulai terlihat setelah podcast Ade Armando tersebut beredar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Komentar netizen atau yang menonton itu sebelum tanggal 9 April 2024 atau sebelum Bung Ade Armando membuat podcast, itu semua positif. Enggak ada negatif terhadap Pak JK. Tapi setelah beliau ini, waduh itu sudah mulai penistaan agama Kristen,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Dalam dialog itu, Ade Armando sempat menanggapi pernyataan Syaefullah dan meminta agar isi podcast dibedakan dengan pernyataan Jusuf Kalla.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bedakan dulu antara podcast dengan apa yang dikatakan Bapak Jusuf Kalla,&amp;rdquo; kata Ade Armando.&#13;
&#13;
Namun, Syaefullah menilai pembahasan dalam podcast tersebut didramatisasi dengan tambahan cerita yang dinilai tidak berkaitan langsung dengan ceramah JK.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang kemudian didramatisasi oleh Bung Ade Armando dan kawan-kawan dengan dua cerita,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
