<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pramono Tegaskan Masih Rutin Musnahkan Ikan Sapu-Sapu, tapi Tidak Diekspos</title><description>Ia menyampaikan, pemusnahan ikan sapu-sapu ini merupakan tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/08/338/3217171/pramono-tegaskan-masih-rutin-musnahkan-ikan-sapu-sapu-tapi-tidak-diekspos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/08/338/3217171/pramono-tegaskan-masih-rutin-musnahkan-ikan-sapu-sapu-tapi-tidak-diekspos"/><item><title>Pramono Tegaskan Masih Rutin Musnahkan Ikan Sapu-Sapu, tapi Tidak Diekspos</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/08/338/3217171/pramono-tegaskan-masih-rutin-musnahkan-ikan-sapu-sapu-tapi-tidak-diekspos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/08/338/3217171/pramono-tegaskan-masih-rutin-musnahkan-ikan-sapu-sapu-tapi-tidak-diekspos</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2026 14:29 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/08/338/3217171/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-yeZp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pramono Tegaskan Masih Rutin Musnahkan Ikan Sapu-Sapu, tapi Tidak Diekspos (Danandaya)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/08/338/3217171/gubernur_dki_jakarta_pramono_anung-yeZp_large.jpg</image><title>Pramono Tegaskan Masih Rutin Musnahkan Ikan Sapu-Sapu, tapi Tidak Diekspos (Danandaya)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan pihaknya masih rutin membersihkan alias menangkap ikan sapu-sapu di sungai Jakarta. Pemusnahan ikan sapu-sapu ini untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tanpa teman-teman ketahui, untuk ikan sapu-sapu pun kita kemarin sudah ada gerakan untuk bersih-bersih kembali,&amp;quot; ucap Pramono di Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menyampaikan, pemusnahan ikan sapu-sapu ini merupakan tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, kegiatan tersebut menurutnya merupakan pekerjaan rutin yang tidak terlalu penting untuk diekspos ke publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi memang saya meminta sudah tidak terlalu diekspos karena yang begitu-begitu sudah menjadi pekerjaan rutinlah,&amp;quot; ucap Pramono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, ia memastikan kebijakan baru mengenai gerakan pemilihan sampah akan dimulai 10 Mei 2026. Secara simbolik pembukaan kegiatan ini akan direncanakan digelar di Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
Pemprov DKI Jakarta akan serius menggalakkan program ini agar bisa diikuti masyarakat. Sebab mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu, seperti popok sekali pakai, pembalut, tisu kotor, serta sampah campuran tidak bisa dipilah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Besok tanggal 10 itu adalah pencanangan gerakan dan saya gerakan ini nggak mau setengah-setengah,&amp;quot; kata Pramono.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keseriusan menjalankan program tersebut ditunjukkan Pramono dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 5 tahun 2026 tentang gerakan pemilihan dan pengelolaan sampah dari sumber. Melalui aturan itu, seluruh wali kota dan Bupati diminta ikut menyosialisasikan progam tersebut kepada warganya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang ini Ingub-nya kan sudah saya tanda tangani dan sudah disosialisasikan. Semua Walikota termasuk Bupati Pulau Seribu juga terlibat di dalam sosialisasi di wilayahnya masing-masing,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan pihaknya masih rutin membersihkan alias menangkap ikan sapu-sapu di sungai Jakarta. Pemusnahan ikan sapu-sapu ini untuk menjaga keseimbangan ekosistem perairan di Jakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tanpa teman-teman ketahui, untuk ikan sapu-sapu pun kita kemarin sudah ada gerakan untuk bersih-bersih kembali,&amp;quot; ucap Pramono di Jakarta Timur, Jumat (8/5/2026).&#13;
&#13;
Ia menyampaikan, pemusnahan ikan sapu-sapu ini merupakan tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta. Karena itu, kegiatan tersebut menurutnya merupakan pekerjaan rutin yang tidak terlalu penting untuk diekspos ke publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tetapi memang saya meminta sudah tidak terlalu diekspos karena yang begitu-begitu sudah menjadi pekerjaan rutinlah,&amp;quot; ucap Pramono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Di sisi lain, ia memastikan kebijakan baru mengenai gerakan pemilihan sampah akan dimulai 10 Mei 2026. Secara simbolik pembukaan kegiatan ini akan direncanakan digelar di Kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
Pemprov DKI Jakarta akan serius menggalakkan program ini agar bisa diikuti masyarakat. Sebab mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang hanya menerima sampah residu, seperti popok sekali pakai, pembalut, tisu kotor, serta sampah campuran tidak bisa dipilah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Besok tanggal 10 itu adalah pencanangan gerakan dan saya gerakan ini nggak mau setengah-setengah,&amp;quot; kata Pramono.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Keseriusan menjalankan program tersebut ditunjukkan Pramono dengan mengeluarkan Instruksi Gubernur (Ingub) nomor 5 tahun 2026 tentang gerakan pemilihan dan pengelolaan sampah dari sumber. Melalui aturan itu, seluruh wali kota dan Bupati diminta ikut menyosialisasikan progam tersebut kepada warganya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekarang ini Ingub-nya kan sudah saya tanda tangani dan sudah disosialisasikan. Semua Walikota termasuk Bupati Pulau Seribu juga terlibat di dalam sosialisasi di wilayahnya masing-masing,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
