<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa 39 Saksi</title><description>Polisi masih mendalami kasus kecelakaan maut yang melibatkan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur. Hingga kini, penyidik telah memeriksa 39 orang saksi terkait insiden tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/08/338/3217202/kasus-kecelakaan-kereta-di-bekasi-timur-polisi-periksa-39-saksi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/08/338/3217202/kasus-kecelakaan-kereta-di-bekasi-timur-polisi-periksa-39-saksi"/><item><title>Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Polisi Periksa 39 Saksi</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/08/338/3217202/kasus-kecelakaan-kereta-di-bekasi-timur-polisi-periksa-39-saksi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/08/338/3217202/kasus-kecelakaan-kereta-di-bekasi-timur-polisi-periksa-39-saksi</guid><pubDate>Jum'at 08 Mei 2026 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/08/338/3217202/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_budi-S7jB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/08/338/3217202/kabid_humas_polda_metro_jaya_kombes_budi-S7jB_large.jpg</image><title>Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi masih mendalami kasus kecelakaan maut yang melibatkan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur. Hingga kini, penyidik telah memeriksa 39 orang saksi terkait insiden tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemeriksaan saksi sampai saat ini, penyidik telah meminta keterangan terhadap 39 orang saksi,&amp;rdquo; ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).&#13;
&#13;
Menurut Budi, puluhan saksi yang telah diperiksa terdiri atas satu saksi pelapor, dua saksi dalam laporan polisi, serta 11 korban dalam kecelakaan tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, polisi juga memeriksa delapan saksi di sekitar lokasi kejadian, dua pihak pengemudi dan operasional kendaraan, delapan pihak operasional perkeretaapian, tiga saksi dari instansi terkait, dan empat saksi dari perusahaan taksi online.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemeriksaan lanjutan difokuskan pada unsur teknis perkeretaapian, instansi terkait, serta pihak yang berkaitan dengan operasional kendaraan taksi online,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Meski demikian, polisi belum membeberkan hasil pemeriksaan terhadap para saksi. Sebab, proses pendalaman dan pemeriksaan tambahan masih terus dilakukan.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi masih mendalami kasus kecelakaan maut yang melibatkan KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek di kawasan Bekasi Timur. Hingga kini, penyidik telah memeriksa 39 orang saksi terkait insiden tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemeriksaan saksi sampai saat ini, penyidik telah meminta keterangan terhadap 39 orang saksi,&amp;rdquo; ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (8/5/2026).&#13;
&#13;
Menurut Budi, puluhan saksi yang telah diperiksa terdiri atas satu saksi pelapor, dua saksi dalam laporan polisi, serta 11 korban dalam kecelakaan tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu, polisi juga memeriksa delapan saksi di sekitar lokasi kejadian, dua pihak pengemudi dan operasional kendaraan, delapan pihak operasional perkeretaapian, tiga saksi dari instansi terkait, dan empat saksi dari perusahaan taksi online.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemeriksaan lanjutan difokuskan pada unsur teknis perkeretaapian, instansi terkait, serta pihak yang berkaitan dengan operasional kendaraan taksi online,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
Meski demikian, polisi belum membeberkan hasil pemeriksaan terhadap para saksi. Sebab, proses pendalaman dan pemeriksaan tambahan masih terus dilakukan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
