<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Capai 80,17%</title><description>Hasil survei terbaru Nusantara Riset Indonesia (NRI), menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mencapai 80,17%.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/09/337/3217384/survei-nri-kepuasan-publik-terhadap-prabowo-gibran-capai-80-17</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/09/337/3217384/survei-nri-kepuasan-publik-terhadap-prabowo-gibran-capai-80-17"/><item><title>Survei NRI: Kepuasan Publik terhadap Prabowo-Gibran Capai 80,17%</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/09/337/3217384/survei-nri-kepuasan-publik-terhadap-prabowo-gibran-capai-80-17</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/09/337/3217384/survei-nri-kepuasan-publik-terhadap-prabowo-gibran-capai-80-17</guid><pubDate>Sabtu 09 Mei 2026 15:28 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/09/337/3217384/deni_yusup-y5dr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg"> Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/09/337/3217384/deni_yusup-y5dr_large.jpg</image><title> Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Hasil survei terbaru Nusantara Riset Indonesia (NRI), menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mencapai 80,17%.&#13;
&#13;
Tingginya tingkat kepuasan publik tersebut dinilai berdampak langsung terhadap elektabilitas partai politik, khususnya Partai Gerindra yang kini memimpin dengan raihan 27,25%.&#13;
&#13;
Dalam survei itu, Partai Golkar berada di posisi kedua dengan elektabilitas 15,67%, disusul PDI Perjuangan sebesar 15,17%.&#13;
&#13;
Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup mengatakan, tingginya elektabilitas Gerindra tidak dapat dilepaskan dari persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai memuaskan oleh mayoritas responden.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara kepuasan publik terhadap pemerintah, dengan preferensi politik masyarakat,&amp;quot; ujar Deni, Sabtu (9/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam temuan survei, sebanyak 80,17% responden mengaku sangat puas terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden. Sementara 7,33% menyatakan tidak puas dan 12,50% lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.&#13;
&#13;
Selain unggul dalam elektabilitas, Gerindra juga mendominasi indikator kesukaan, kinerja, dan popularitas partai politik yang berada di kisaran 27%.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Survei tersebut juga mencatat faktor ketahanan energi menjadi variabel paling dominan dalam membentuk kepuasan publik, yakni sebesar 19,17%. Menurut Deni, sektor energi kini menjadi fondasi utama kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sekaligus memperkuat efek elektoral terhadap partai pendukung utama pemerintahan.&#13;
&#13;
Selain ketahanan energi, faktor lain yang memengaruhi kepuasan publik yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 18,33%, kepemimpinan Presiden Prabowo 17,92%, penegakan hukum 16,67%, ketahanan pangan 15,42%, serta sektor pendidikan dan sekolah rakyat sebesar 12,50%.&#13;
&#13;
Meski demikian, survei ini juga mencatat sejumlah catatan kritis dari masyarakat. Ketidakpuasan publik paling banyak dipicu isu korupsi dan lemahnya penegakan hukum sebesar 13%.&#13;
&#13;
Selain itu, publik juga menyoroti regulasi pemerintah yang dinilai belum maksimal sebesar 10%, koordinasi pemerintahan 9,50%, serta persoalan kesejahteraan dan pendidikan yang masing-masing berada di angka 9 persen.&#13;
&#13;
Survei NRI dilakukan pada 13-22 April 2026 menggunakan metode multi-stage random sampling terhadap 1.200 responden di 38 provinsi dan 518 kabupaten/kota.&#13;
&#13;
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh surveyor terlatih dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error &amp;plusmn;2,9%. Komposisi responden terdiri atas 50% laki-laki dan 50% perempuan.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Hasil survei terbaru Nusantara Riset Indonesia (NRI), menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, mencapai 80,17%.&#13;
&#13;
Tingginya tingkat kepuasan publik tersebut dinilai berdampak langsung terhadap elektabilitas partai politik, khususnya Partai Gerindra yang kini memimpin dengan raihan 27,25%.&#13;
&#13;
Dalam survei itu, Partai Golkar berada di posisi kedua dengan elektabilitas 15,67%, disusul PDI Perjuangan sebesar 15,17%.&#13;
&#13;
Direktur Nusantara Riset Indonesia, Deni Yusup mengatakan, tingginya elektabilitas Gerindra tidak dapat dilepaskan dari persepsi publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran yang dinilai memuaskan oleh mayoritas responden.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hasil ini menunjukkan adanya hubungan yang kuat antara kepuasan publik terhadap pemerintah, dengan preferensi politik masyarakat,&amp;quot; ujar Deni, Sabtu (9/5/2026).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam temuan survei, sebanyak 80,17% responden mengaku sangat puas terhadap kinerja Presiden dan Wakil Presiden. Sementara 7,33% menyatakan tidak puas dan 12,50% lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.&#13;
&#13;
Selain unggul dalam elektabilitas, Gerindra juga mendominasi indikator kesukaan, kinerja, dan popularitas partai politik yang berada di kisaran 27%.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Survei tersebut juga mencatat faktor ketahanan energi menjadi variabel paling dominan dalam membentuk kepuasan publik, yakni sebesar 19,17%. Menurut Deni, sektor energi kini menjadi fondasi utama kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah sekaligus memperkuat efek elektoral terhadap partai pendukung utama pemerintahan.&#13;
&#13;
Selain ketahanan energi, faktor lain yang memengaruhi kepuasan publik yakni Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebesar 18,33%, kepemimpinan Presiden Prabowo 17,92%, penegakan hukum 16,67%, ketahanan pangan 15,42%, serta sektor pendidikan dan sekolah rakyat sebesar 12,50%.&#13;
&#13;
Meski demikian, survei ini juga mencatat sejumlah catatan kritis dari masyarakat. Ketidakpuasan publik paling banyak dipicu isu korupsi dan lemahnya penegakan hukum sebesar 13%.&#13;
&#13;
Selain itu, publik juga menyoroti regulasi pemerintah yang dinilai belum maksimal sebesar 10%, koordinasi pemerintahan 9,50%, serta persoalan kesejahteraan dan pendidikan yang masing-masing berada di angka 9 persen.&#13;
&#13;
Survei NRI dilakukan pada 13-22 April 2026 menggunakan metode multi-stage random sampling terhadap 1.200 responden di 38 provinsi dan 518 kabupaten/kota.&#13;
&#13;
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka oleh surveyor terlatih dengan tingkat kepercayaan 95% dan margin of error &amp;plusmn;2,9%. Komposisi responden terdiri atas 50% laki-laki dan 50% perempuan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
