<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>TNI Sita Puluhan Senpi dan Ratusan Amunisi Milik OPM di Papua</title><description>Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, berhasil menyita puluhan pucuk senjata api (senpi) dan ratusan butir amunisi milik TPNPB-OPM. Selain itu, satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III dan Koops Habema, juga menyita berbagai jenis senjata tajam dari kelompok tersebut. Senjata-senjata itu disita dalam operasi yang berlangsung sepanjang Januari hingga Mei 2026.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/09/340/3217362/tni-sita-puluhan-senpi-dan-ratusan-amunisi-milik-opm-di-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/09/340/3217362/tni-sita-puluhan-senpi-dan-ratusan-amunisi-milik-opm-di-papua"/><item><title>TNI Sita Puluhan Senpi dan Ratusan Amunisi Milik OPM di Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/09/340/3217362/tni-sita-puluhan-senpi-dan-ratusan-amunisi-milik-opm-di-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/09/340/3217362/tni-sita-puluhan-senpi-dan-ratusan-amunisi-milik-opm-di-papua</guid><pubDate>Sabtu 09 Mei 2026 13:30 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/09/340/3217362/komando_gabungan_wilayah_pertahanan_iii-5exv_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III sita senjata milik OPM (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/09/340/3217362/komando_gabungan_wilayah_pertahanan_iii-5exv_large.jpeg</image><title>Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III sita senjata milik OPM (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, berhasil menyita puluhan pucuk senjata api (senpi) dan ratusan butir amunisi milik TPNPB-OPM. Selain itu, satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III dan Koops Habema, juga menyita berbagai jenis senjata tajam dari kelompok tersebut. Senjata-senjata itu disita dalam operasi yang berlangsung sepanjang Januari hingga Mei 2026.&#13;
&#13;
Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, pihaknya sulit membayangkan besarnya ancaman terhadap masyarakat apabila senjata-senjata tersebut masih beredar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kelompok ini telah kehilangan nurani, mereka tidak segan menyakiti saudara sebangsa sendiri, termasuk warga asli Papua,&amp;quot; ujar Lucky, Sabtu (9/5/2026).&#13;
&#13;
Menurut dia, aksi kekerasan kelompok tersebut diperparah oleh pengaruh narkotika, minuman keras, dan obat-obatan terlarang, khususnya ganja yang disebut dipropagandakan oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal ini jelas merusak moral dan menghancurkan masa depan generasi Papua,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain senjata api dan amunisi, TNI juga menyita alat komunikasi, alat intai, uang rupiah, hingga bendera Bintang Kejora yang disebut sebagai barang bukti tindak kejahatan terhadap kedaulatan negara.&#13;
&#13;
Lucky mengatakan, melalui operasi yang terukur dan berbasis data intelijen akurat, TNI juga berhasil melumpuhkan sejumlah tokoh sentral TPNPB-OPM yang selama ini menjadi otak teror. Di antaranya, Yesias Mate (Danlog Kodap IV Soraya), Army Kogoya (Danyon Aluguru Kodap III/Ndugama), dan Bilip Kobak (Danops Kimpussa Kodap XVI/Yahukimo).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lalu, Dinus Tigau (Danki Tanah Merah), Manuel Yohanes Aimau (Wadan Ops Kodap IV/Soraya), Hurbianus Murip (Ka Keu Kodap III/D Dulla), Alfon Sorry (Wadan Ops Kodap IV/Soraya) dan Jeki Murib (Danwil Kodap XVII/Ilaga).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tindakan tegas diambil karena yang bersangkutan melakukan serangan balik brutal terhadap personel TNI di Desa Pinapa,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Selain itu, pasukan Kogabwilhan III juga menindak Lau Gwijangge (Danwil Mugie), Ket Gwijangge (Danops Yon Mugi), Peltu Usmabul (Wadanops Mugi), Serlu Wonimbo, dan anggota TPNPB-OPM lainnya di wilayah Paniai.&#13;
&#13;
Lucky turut menyampaikan penghormatan kepada prajurit TNI yang gugur akibat serangan kelompok bersenjata tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengorbanan mereka adalah bukti nyata cinta tanpa batas kepada NKRI,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menegaskan, keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil sinergi TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan dukungan masyarakat Papua.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin memastikan mama-mama bisa ke pasar dengan tenang, anak-anak bisa sekolah dengan ceria, dan pembangunan di Papua terus melaju tanpa gangguan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Lucky juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi bohong atau hoaks terkait situasi keamanan di Papua.&#13;
&#13;
Menurut dia, setiap operasi TNI dilakukan berdasarkan aturan pelibatan atau rules of engagement (RoE) yang ketat dengan tetap menjunjung hukum, hak asasi manusia (HAM), dan etika kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun, perlu dicatat, TNI tidak akan pernah ragu. Dalam situasi mendesak, kami memegang teguh prinsip &amp;lsquo;salus populi suprema lex esto&amp;rsquo;, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III, berhasil menyita puluhan pucuk senjata api (senpi) dan ratusan butir amunisi milik TPNPB-OPM. Selain itu, satgas TNI di bawah kendali Kogabwilhan III dan Koops Habema, juga menyita berbagai jenis senjata tajam dari kelompok tersebut. Senjata-senjata itu disita dalam operasi yang berlangsung sepanjang Januari hingga Mei 2026.&#13;
&#13;
Panglima Kogabwilhan III, Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, pihaknya sulit membayangkan besarnya ancaman terhadap masyarakat apabila senjata-senjata tersebut masih beredar.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kelompok ini telah kehilangan nurani, mereka tidak segan menyakiti saudara sebangsa sendiri, termasuk warga asli Papua,&amp;quot; ujar Lucky, Sabtu (9/5/2026).&#13;
&#13;
Menurut dia, aksi kekerasan kelompok tersebut diperparah oleh pengaruh narkotika, minuman keras, dan obat-obatan terlarang, khususnya ganja yang disebut dipropagandakan oleh Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom.&#13;
&#13;
&amp;quot;Hal ini jelas merusak moral dan menghancurkan masa depan generasi Papua,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain senjata api dan amunisi, TNI juga menyita alat komunikasi, alat intai, uang rupiah, hingga bendera Bintang Kejora yang disebut sebagai barang bukti tindak kejahatan terhadap kedaulatan negara.&#13;
&#13;
Lucky mengatakan, melalui operasi yang terukur dan berbasis data intelijen akurat, TNI juga berhasil melumpuhkan sejumlah tokoh sentral TPNPB-OPM yang selama ini menjadi otak teror. Di antaranya, Yesias Mate (Danlog Kodap IV Soraya), Army Kogoya (Danyon Aluguru Kodap III/Ndugama), dan Bilip Kobak (Danops Kimpussa Kodap XVI/Yahukimo).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lalu, Dinus Tigau (Danki Tanah Merah), Manuel Yohanes Aimau (Wadan Ops Kodap IV/Soraya), Hurbianus Murip (Ka Keu Kodap III/D Dulla), Alfon Sorry (Wadan Ops Kodap IV/Soraya) dan Jeki Murib (Danwil Kodap XVII/Ilaga).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tindakan tegas diambil karena yang bersangkutan melakukan serangan balik brutal terhadap personel TNI di Desa Pinapa,&amp;quot; ucapnya.&#13;
&#13;
Selain itu, pasukan Kogabwilhan III juga menindak Lau Gwijangge (Danwil Mugie), Ket Gwijangge (Danops Yon Mugi), Peltu Usmabul (Wadanops Mugi), Serlu Wonimbo, dan anggota TPNPB-OPM lainnya di wilayah Paniai.&#13;
&#13;
Lucky turut menyampaikan penghormatan kepada prajurit TNI yang gugur akibat serangan kelompok bersenjata tersebut.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pengorbanan mereka adalah bukti nyata cinta tanpa batas kepada NKRI,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menegaskan, keberhasilan operasi tersebut merupakan hasil sinergi TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan dukungan masyarakat Papua.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami ingin memastikan mama-mama bisa ke pasar dengan tenang, anak-anak bisa sekolah dengan ceria, dan pembangunan di Papua terus melaju tanpa gangguan,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Lucky juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi informasi bohong atau hoaks terkait situasi keamanan di Papua.&#13;
&#13;
Menurut dia, setiap operasi TNI dilakukan berdasarkan aturan pelibatan atau rules of engagement (RoE) yang ketat dengan tetap menjunjung hukum, hak asasi manusia (HAM), dan etika kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Namun, perlu dicatat, TNI tidak akan pernah ragu. Dalam situasi mendesak, kami memegang teguh prinsip &amp;lsquo;salus populi suprema lex esto&amp;rsquo;, keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
