<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Prabowo: Jangan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita!</title><description>Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menyejahterakan nelayan. Prabowo tidak ingin kapal-kapal asing justru mengambil ikan di laut Indonesia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/10/337/3217446/prabowo-jangan-kapal-asing-yang-ambil-ikan-di-laut-kita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/10/337/3217446/prabowo-jangan-kapal-asing-yang-ambil-ikan-di-laut-kita"/><item><title>Prabowo: Jangan Kapal Asing yang Ambil Ikan di Laut Kita!</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/10/337/3217446/prabowo-jangan-kapal-asing-yang-ambil-ikan-di-laut-kita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/10/337/3217446/prabowo-jangan-kapal-asing-yang-ambil-ikan-di-laut-kita</guid><pubDate>Minggu 10 Mei 2026 00:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/09/337/3217446/presiden_prabowo_subianto-MI3j_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Prabowo Subianto (foto: Biro Pers Kepresidenan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/09/337/3217446/presiden_prabowo_subianto-MI3j_large.jpg</image><title>Presiden Prabowo Subianto (foto: Biro Pers Kepresidenan)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menyejahterakan nelayan. Prabowo tidak ingin kapal-kapal asing justru mengambil ikan di laut Indonesia.&#13;
&#13;
Prabowo membeberkan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah, yakni membangun dan membagikan sebanyak 1.582 kapal ikan untuk nelayan di seluruh Indonesia mulai tahun ini. Hal itu diungkapkan saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan. Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu. Nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi. Akan diatur, misalnya 30 nelayan dalam satu koperasi, lalu kita beri kapal. Kapalnya ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada kapal-kapal besar,&amp;rdquo; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita tidak ingin kapal asing yang mengambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita sendiri yang mengambil,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun sektor kelautan dan perikanan secara besar-besaran melalui penguatan ekonomi biru. Menurutnya, potensi laut Indonesia merupakan karunia besar yang harus dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena itu, pemerintah yang saya pimpin akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah ekonomi biru atau the blue ocean economy. Ini sangat penting, merupakan karunia dari Yang Maha Kuasa. Kita harus bersyukur dan sekarang waktunya investasi besar-besaran,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo menekankan, penguatan sektor kelautan menjadi bagian dari upaya besar pemerintah membangun kemandirian nasional. Kepala Negara menegaskan nelayan harus menjadi pelaku utama dalam pemanfaatan sumber daya laut nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sangat dihormati karena sekarang sudah swasembada pangan, swasembada beras, swasembada jagung, dan banyak komoditas lainnya. Kita sekarang tidak perlu impor pangan lagi dari luar, dan para nelayan punya jasa besar. Karena itu, kita ingin memperkuat peran para nelayan kita,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Prabowo optimistis langkah tersebut akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat pesisir di seluruh Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rakyat kita harus sejahtera. Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera, saya ingin mereka tersenyum setiap hari karena penghasilannya baik,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk menyejahterakan nelayan. Prabowo tidak ingin kapal-kapal asing justru mengambil ikan di laut Indonesia.&#13;
&#13;
Prabowo membeberkan salah satu upaya yang dilakukan pemerintah, yakni membangun dan membagikan sebanyak 1.582 kapal ikan untuk nelayan di seluruh Indonesia mulai tahun ini. Hal itu diungkapkan saat meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Leato Selatan, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5/2026).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita akan bangun mulai tahun ini 1.582 kapal ikan. Nanti kita akan bantu, kita akan bagi kapal-kapal itu. Nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi. Akan diatur, misalnya 30 nelayan dalam satu koperasi, lalu kita beri kapal. Kapalnya ada yang kecil, ada yang menengah, dan ada kapal-kapal besar,&amp;rdquo; kata Prabowo.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita tidak ingin kapal asing yang mengambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita sendiri yang mengambil,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo juga menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun sektor kelautan dan perikanan secara besar-besaran melalui penguatan ekonomi biru. Menurutnya, potensi laut Indonesia merupakan karunia besar yang harus dikelola untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus memperkuat kedaulatan ekonomi nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Karena itu, pemerintah yang saya pimpin akan besar-besaran mengembangkan perikanan dan kelautan. Istilah kita sekarang adalah ekonomi biru atau the blue ocean economy. Ini sangat penting, merupakan karunia dari Yang Maha Kuasa. Kita harus bersyukur dan sekarang waktunya investasi besar-besaran,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prabowo menekankan, penguatan sektor kelautan menjadi bagian dari upaya besar pemerintah membangun kemandirian nasional. Kepala Negara menegaskan nelayan harus menjadi pelaku utama dalam pemanfaatan sumber daya laut nasional.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sangat dihormati karena sekarang sudah swasembada pangan, swasembada beras, swasembada jagung, dan banyak komoditas lainnya. Kita sekarang tidak perlu impor pangan lagi dari luar, dan para nelayan punya jasa besar. Karena itu, kita ingin memperkuat peran para nelayan kita,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Prabowo optimistis langkah tersebut akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat pesisir di seluruh Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Rakyat kita harus sejahtera. Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera, saya ingin mereka tersenyum setiap hari karena penghasilannya baik,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
