<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ratusan Santri Akan Diterjunkan Mengajar di Pedalaman Papua</title><description>Menteri Agama Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran pesantren dan Ma?? had Aly dalam menjaga tradisi keilmuan Islam dan moderasi beragama.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/10/337/3217512/ratusan-santri-akan-diterjunkan-mengajar-di-pedalaman-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2026/05/10/337/3217512/ratusan-santri-akan-diterjunkan-mengajar-di-pedalaman-papua"/><item><title>Ratusan Santri Akan Diterjunkan Mengajar di Pedalaman Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2026/05/10/337/3217512/ratusan-santri-akan-diterjunkan-mengajar-di-pedalaman-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2026/05/10/337/3217512/ratusan-santri-akan-diterjunkan-mengajar-di-pedalaman-papua</guid><pubDate>Minggu 10 Mei 2026 12:12 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2026/05/10/337/3217512/pemerintah-0IcV_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ratusan Santri Akan Diterjunkan Mengajar di Pedalaman Papua</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2026/05/10/337/3217512/pemerintah-0IcV_large.jpg</image><title>Ratusan Santri Akan Diterjunkan Mengajar di Pedalaman Papua</title></images><description>JAKARTA &amp;nbsp;&amp;mdash; Ratusan mahasantri akan diterjunkan mengajar di pedalaman Papua. Selain itu, mereka juga akan mengajar di berbagai daerah di Indonesia. Fenomena ini menjadi gambaran bahwa lulusan pesantren masih sangat dibutuhkan masyarakat.&#13;
&#13;
Khususnya mereka yang memiliki penguasaan Alquran, kemampuan membaca kitab kuning, dan adab pesantren yang kuat.&#13;
&#13;
Menteri Agama Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran pesantren dan Ma&amp;rsquo;had Aly dalam menjaga tradisi keilmuan Islam dan moderasi beragama.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Serta membangun generasi ulama yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa tercerabut dari akar tradisi,&amp;rdquo; ujar Nasaruddin dalam Wisuda Ma&amp;rsquo;had Aly As&amp;rsquo;adiyah Sengkang Takhaṣṣuṣ Tafsir wa Ulumuhu, Minggu (10/5/2026).&#13;
&#13;
Ketua Umum Asosiasi Ma&amp;rsquo;had Aly Indonesia, Nur Salikin, menambahkan,fenomena tersebut sebagai bukti bahwa pesantren masih menjadi pusat kaderisasi ulama dan pendidik umat yang dipercaya masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahkan sebelum prosesi wisuda selesai, para mahasantri sudah dipanggil umat untuk mengabdi. Ini menunjukkan bahwa masyarakat masih menaruh harapan besar kepada kader-kader pesantren,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, masyarakat hari ini tidak hanya membutuhkan sosok yang pandai berbicara agama, tetapi juga pendidik yang memiliki kedalaman ilmu, akhlak, dan kesiapan hidup bersama umat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang dicari bukan hanya kemampuan ceramah. Mereka mencari guru yang bisa membimbing, membaca kitab, menjaga adab, dekat dengan masyarakat, dan mampu menjadi teladan,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;nbsp;&amp;mdash; Ratusan mahasantri akan diterjunkan mengajar di pedalaman Papua. Selain itu, mereka juga akan mengajar di berbagai daerah di Indonesia. Fenomena ini menjadi gambaran bahwa lulusan pesantren masih sangat dibutuhkan masyarakat.&#13;
&#13;
Khususnya mereka yang memiliki penguasaan Alquran, kemampuan membaca kitab kuning, dan adab pesantren yang kuat.&#13;
&#13;
Menteri Agama Nasaruddin Umar, menegaskan pentingnya peran pesantren dan Ma&amp;rsquo;had Aly dalam menjaga tradisi keilmuan Islam dan moderasi beragama.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Serta membangun generasi ulama yang mampu menjawab tantangan zaman tanpa tercerabut dari akar tradisi,&amp;rdquo; ujar Nasaruddin dalam Wisuda Ma&amp;rsquo;had Aly As&amp;rsquo;adiyah Sengkang Takhaṣṣuṣ Tafsir wa Ulumuhu, Minggu (10/5/2026).&#13;
&#13;
Ketua Umum Asosiasi Ma&amp;rsquo;had Aly Indonesia, Nur Salikin, menambahkan,fenomena tersebut sebagai bukti bahwa pesantren masih menjadi pusat kaderisasi ulama dan pendidik umat yang dipercaya masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahkan sebelum prosesi wisuda selesai, para mahasantri sudah dipanggil umat untuk mengabdi. Ini menunjukkan bahwa masyarakat masih menaruh harapan besar kepada kader-kader pesantren,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, masyarakat hari ini tidak hanya membutuhkan sosok yang pandai berbicara agama, tetapi juga pendidik yang memiliki kedalaman ilmu, akhlak, dan kesiapan hidup bersama umat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang dicari bukan hanya kemampuan ceramah. Mereka mencari guru yang bisa membimbing, membaca kitab, menjaga adab, dekat dengan masyarakat, dan mampu menjadi teladan,&amp;rdquo; tutupnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
